(GS/Chapter) Nothing’s Over Than You~ 05

Title : Nothing’s Over Than You

Author : Choi Ryeosomnia

( phiphohBie )

Chapter 5

Rate : T

Cast :

Kim Ryeowook, Lee Donghae, Lee Hyukjae, Kim Jong Woon aka Yesung, Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Lee Sungmin, Kim Kibum And other person

Pair :

Haewook, Yewook, Kyuwook, SiWook slight EunHae, Kyumin and other

Summary :

Sebuah cerita cinta yang membingungkan

Membuat semua merasa tersakiti, merasakan ketidak adilan terhadap hidup ini

Sebuah persahabatan yang terselubungi oleh cinta sebelah pihak

Dan sebuah kisah cinta yang sudah ditakdirkan oleh Tuhan

.

.

.

Ryeowook tersenyum sedikit kikuk pada namja yang baru saja menggagalkan acara ciumannya dengan Donghae. “ Yesung Oppa ” panggil Ryeowook. Donghae hanya mengerutkan alisnya tak suka saat Ryeowook memanggil orang lain dengan nada yang seharusnya untuk dirinya sendiri.

Yesung berjalan mendekati Ryeowook, air mukanya terlihat murung setelah kejadian barusan.

 “ Siapa dia? ” tanya Yesung to the point.

Ryeowook menoleh pada Donghae, “ Ah, kenalkan. Dia Donghae kekasihku Oppa, dan ini Yesung Oppa ” Ryeowook mengenalkan mereka satu sama lain.

DEGG.. DEGG.. DEGG.. jantung Yesung seakan hancur mendengar ucapan Ryeowook. beginikah rasanya saat orang yang kau sukai mengenalkan kekasihnya pada dirimu? Sakit sekali.

Yesung menerima uluran tangan Donghae “ Senang berkenalan denganmu Hyung ”. Yesung hanya mengangguk dan masuk ke rumah Ryeowook tanpa berucap apapun lagi.

Donghae menatap Ryeowook intens, “ Apa dia namja yang kau ceritakan kemarin? ”

“ Ne, dia Yesung Oppa. Orang yang sudah ku anggap sebagai Oppa ku sendiri. Wae Oppa? ”

“ Aniyaa, ya sudah Oppa pulang dulu ne~ ”

Ryeowook mengangguk imut dan mencium pipi Donghae. “ Besok aku akan masuk sekolah, hihi ”

“ Tentu saja, jika tidak Oppa akan mengeluarkanmu dari club dance ” ancamnya.

Ryeowook mengerucutkan bibirnya lucu, “ Tega sekali ” cibirnya yang membuat Donghae tertawa lepas.

.

.

.

Yesung duduk memandang luar dari jendela kamar Ryeowook di lantai dua. Masih kental dalam ingatannya tentang kejadian tadi. Semua yang Ia lihat benar-benar membuatnya kesal. Dia tak menyangka jika sekarang Ryeowook kecilnya sudah dewasa. Sungguh, jika saja ia boleh meminta, ia ingin sekali memutar waktu dan membuat semuanya terkendali seperti yang Ia inginkan. Ia menyesal telah lebih memilih pergi ke Jepang. Jika saja Ia tak pergi ke Jepang mungkin saat ini yeoja mungil itu akan tetap menjadi miliknya.

“ Oppa~ ” Ryeowook yang baru saja masuk kamarnya langsung duduk di sebelah Yesung. Yesung hanya menjawab seadanya membuat Ryeowook kesal setengah mati.

“ Oppa kenapa diam saja sih? Apa ada yang salah ”

Yesung memutar badannya ke samping menghadap Ryeowook. “ Kau mencintainya? ”

Ryeowook menatap bingung Yesung. “ Kau mencintai namja tadi? ” ulang Yesung. Ryeowook mengangguk semangat “ Tentu saja aku mencintainya. Sama seperti Oppa yang mencintai yeojacingu Oppa ” terangnya. Yesung memandang sendu Ryeowook saat gadis itu menyinggung perihal yeojacingunya. Semua terasa menyakitkan jika harus mengingat dari awal.

“ Bagaimana hubungan Oppa dengan.. yeojacingu Oppa ” ucapnya dengan cepat di kalimat terakhir. Sedikit ragu untuk menanyakannya.

“ Sudah berakhir ” jawab Yesung dingin. Ryeowook membulatkan matanya lucu. Berakhir? Tanya Ryeowook dalam hati. Bagaimana bisa? Bukankah dulu mereka berdua sangat mesra dan terlihat sangat romantis? Membuat dirinya yang saat itu masih duduk di bangku SMP selalu menangis sendirian karena merasa di acuhkan. Entah Ryeowook harus menjawab apa, karena sekarang keadaan sudah berubah. Jika saat ini Ryeowook masihlah dirinya yang dulu, mugkin ia akan sangat bahagia, tapi sekarang keadaan sudah lain. Rasa itu.. rasa yang disimpan oleh Ryeowook untuk Yesung perlahan telah melebur dengan seiring berjalannya waktu. Ryeowook sudah mengikhlaskan kepergian Yesung ke Jepang saat itu yang memang berniat bersekolah bersama dengan yeojacingunya, sejak saat itu Ia sudah sangat berusaha untuk melupakan Yesung.

“ Bukankah dulu kalian sangat romantis dan seolah menjadi pasangan paling sempurna dan bahagia di dunia ini? Kenapa kalian berakhir? ”

Yesung menggeleng lemah, “ Seseorang membuat semuanya kacau ” tak ada nada sedih saat mengucapkannya. Tak ada nada kecewa saat Yesung berucap bahwa hubungannya sudah berakhir dengan yeojacingunya yang dulu.

“ Maksud Oppa? ” bingung Ryeowook.

“ Aniyaa, sudahlah jangan di fikirkan. Sekarang cepatlah makan malam. Bukankah namjamu itu sangat protective terhadap kesehatanmu eoh? ” godanya yang membuat pipi Ryeowook bersemu merah.

.

.

Pagi ini kaki-kaki kecil milik Ryeowook berjalan riang dengan tak lupa senyum yang selalu tersungging di bibirnya. Bibir itu sesekali bersenandung kecil. Sepertinya hari ini Ia cukup bahagia karena dia tak terlambat seperti biasa. Dan lagi duo namja yang selalu berebut untuk berangkat bersamanya kini sudah tak lagi mengeyel mengingat sekarang sudah ada Yesung Oppa yang pasti sudah siap untuk mengantarnya berangkat sekolah.

“ Berangkat pagi Nona ” sapa seseorang padanya saat dirinya berjalan di koridor lantai satu. Ryeowook menoleh ke kanan pada dinding dan mendapati kekasihnya tengah berdiri menyenderkan badannya pada dinding dengan kaki menyilang dan tangan yang bersendekap. Ryeowook cemberut saat melihat wajah Donghae yang seolah mengejeknya karena hari ini Ia tak terlambat seperti biasa.

“ Jangan merusak mood ku pagi-pagi begini dengan melihat wajah jelekmu itu Wookie ”

Ryeowook berjalan mendekati Donghae yang masih setia dengan posisinya semula, “ Dan Oppa juga jangan membuatku kesal pagi-pagi begini ” sungutnya tak suka.

Donghae menarik pinggang Ryeowook kedepan untuk merapatkan tubuh keduanya. Di kecupnya pelan pucuk kepala Ryeowook. “ Mau bercerita? ” tawar Donghae.

“ Cerita apa? ” Ryeowook semakin menyamankan posisinya di pelukan hangat Donghae.

“ Cerita bagaimana bisa yeoja manjaku yang ceroboh ini menjadi datang tak terlambat hari ini ”

“ Ya! jangan memancing amarahku ” pekik Ryeowook sembari melepas pelukan Donghae di pinggangnya. Donghae tertawa kecil, “ Oppa kan hanya bertanya baby, apa salah? ”

Ryeowook menggembungkan pipinya lucu, “ Oppa menyindir ” dengusnya kesal.

Eum, selalu saja seperti ini. Keduanya selalu berbagi kehangatan setiap paginya, meskipun Ryeowook sering terlambat tapi tak membuat keduanya untuk saling bercerita di pagi hari. Mungkin ini juga salah satu kebiasaan pasangan aneh ini.

“ Ekhemm.. bisa tidak jangan mengumbar kemesraan di pagi begini, kalian mengacaukan semangatku ” Eunhyuk melirik malas pada Donghae dan Ryeowook.

“ Ekkh, Eunhyuk Sunbae ” kaget Ryeowook yang langsung melepas pelukan Donghae yang bersarang di pinggang langsingnya.

Eunhyuk mengangkat sebelah alisnya, ada sesuatu yang berbeda hari ini rupanya. “ Ck, tumben kau datang pagi? ” herannya yang membuat Ryeowook kembali cemberut. “ Kenapa semua orang selalu berkata seperti itu hari ini padaku? Apa ini aneh jika aku berangkat pagi ”

Donghae tertawa saat melihat gadisnya itu kesal. Entahlah apa yang membuatnya begitu senang jika melihat ekspresi gadisnya itu, yang ia tahu ia akan selalu tertawa jika sudah berhadapan dengan Ryeowook.

“ Tentu saja aneh. Apa kau salah minum obat? ” Eunhyuk semakin mengejek Ryeowook.

Ryeowook menghentak-hentakan kakinya kesal. Bersama dengan dua orang yang bersahabat ini selalu saja membuat dirinya diejek, dan di bully. Yaa walaupun pada akhirnya Donghae membelanya, tapi tetap saja Ia kesal.

Henry berjalan mendekati ketiga orang tersebut. “ Anyyeong ” sapanya lembut membuat Ketiganya menoleh pada dirinya. Ryeowook mengkerutkan dahinya, sepertinya Ia belum tahu kalau saat Ia tak masuk sekolah kemarin ada seorang murid baru yang sebenarnya sudah Donghae beritakan padanya. “ Ne, nuguya? ” tanyanya.

Henry tersenyum dan mengulurkan tangannya, “ Henry Lau, murid baru. Kau Kim Ryeowook kan? ” tebaknya yang kali ini menambah kerutan di dahi Ryeowook. bagaimana yeoja ini bisa tahu namanya, apa dia pernah bertemu sebelumnya?

“ Aku satu kelas denganmu. Dan kemarin kau tak masuk jadi aku belum sempat berkenalan denganmu. Tapi teman-teman yang lainnya sudah memberitahuku tentang dirimu ” terangnya.

Ryeowook mengangguk imut lalu tersenyum manis, “ Senang berkenalan denganmu… ” Ryeowook menelengkan kepalanya menghadap Donghae yang ternyata sedang memainkan ponselnya, “ Oppa, apa Henry yeoja yang dibilang adalah murid baru kemarin itu? ” tanyanya. Donghae mengangguk sebagai jawaban dan kembali sibuk dengan ponselnya.

Eunhyuk masih diam tak melakukan apa-apa. Selalu saja begini, kenapa dia selalu diam dan tak melakukan apa-apa. Kenapa dirinya seolah bukan siapa-siapa dalam kisah ini? Miris sekali nasibnya. Dulu dia harus kalah dari Henry, dan setelah henry pergi ia pun sekarang harus kalah dengan yeoja mungil itu. Dan apa lagi sekarang? Henry dan Ryeowook? Eunhyuk kembali menelan ludah keluh, dia sadar dia bahkan tak ada apa-apanya jika dibanding kedua yeoja itu. Dia sudah kalah sebelum permainan ini di mulai.

“ Wookie-ah, sepertinya Oppa dan Hyukkie harus ke ruang Osis dulu untuk mengurus berkas-berkas nanti yang digunakan rapat, kau tak apa kan jika ke kelasmu sendiri? ” ucapnya sembari mengelus rambut Ryeowook sayang. “ Eung, tak apa kok. Lagi pula ada Henry yang akan menemaniku. Kan kita satu kelas ” Ryeowook menampakkan gigi putih rapinya. Membuat Donghae mau tak mau ikut tersenyum. “ Jangan melakukan kecerobohan apapun, bersikaplah dewasa, jangan terlalu dekat dengan Evil itu, apa lagi sampai menonton adegan temanmu yang bernama Key dan Onew yang sangat vulgar dan jug― ”

“ Oppaaaa~ ” rengek Ryeowook memotong perkataan Donghae. Ryeowook jengah jika setiap hari Donghae selalu mengingatkannya dengan hal tersebut. Hei, dia bukan anak kecil lagi yang perlu di nasehati. “ Aku bosan mendengar wasiat Oppa yang panjang itu setiap hari ” cibirnya. Donghae mengacak poni Ryeowook lalu mengecup sekilas bibir mungil kekasihnya itu tanpa malu di depan kedua yeoja yang tak lain adalah Henry dan Eunhyuk.

Henry dan Eunhyuk langsung membuang muka saat melihat adegan yang membuat hati mereka berdenyut sakit.

“ Ne..ne.. kalau begitu cepat masuk kelasmu ” donghae memberi isyarat pada Eunhyuk untuk mengikutinya dan tak perlu waktu lama untuk Eunhyuk mengerti maksud Donghae. Bahkan saat Donghae pergi pun ia tak berpamitan pada Henry yang sebenarnya jaraknya sangat dekat dengan dirinya. Jangankan menyapa, untuk melirik pun Donghae seperti tak sudi.

Ryeowook menarik jemari Henry lau yang tak kalah halus dari miliknya lalu menariknya menuju kelas. Sepanjang perjalanan menuju kelas, Ryeowook berceloteh panjang tentang entah apa saja, sedangkan Henry hanya tersenyum dan menanggapi seadanya. Diam-diam Henry memperhatikan wajah Ryeowook yang manis. Henry memperhatikan apa pun dari yeoja mungil itu, bahkan ia sudah hafal dengan suara tenor Ryeowook. Henry mencoba mencari sesuatu yang telah berhasil membuat Donghae mantan namjacingunya begitu perhatian dan menyayangi yeoja cilik ini.

Yah, Henry akui Ryeowook memang memiliki face wajah seperti bayi dan kulitnya juga sangat halus. Bibir Ryeowook pun sangat tipis dan merah seperti darah meskipun ia tak memakai apa pun. Mungkin secara fisik Ryeowook cukup mempesona walaupun sebenarnya Henry lebih cantik dari Ryeowook.

“ Ya! kau mendengarkanku mochi? ” suara Ryeowook kembali mengundang dengung di telinganya.

Henry mengangguk ragu, dan akhirnya menganggukkan kepalanya. Meskipun Ia tak benar-benar mendengarkannya tapi tak apalah berbohong. Tapi tunggu, ada sesuatu yang mengganjal dari pendengarannya barusan. Tapi apa ya?. Henry mencoba mencari-cari sesuatu yang membuatnya agak bingung. Dan….

“ Kenapa kau memanggilku mochi? ” tanyanya yang sudah mulai sadar akan panggilan aneh Ryeowook untuknya.

“ Kau kan memang mirip mochi. Pipimu sangat tembem. Hihihi ” Ryeowook tertawa kecil sembari mencubit gemas pipi Henry. Henry tertawa kecil saat mendapat cubitan tersebut.

Keduanya sudah sampai di kelas. Ryeowook mengedarkan pandangannya ke seluruh sudut kelas yang nampaknya masih sedikit murid yang berada disana. Mungkin ini memang masih terlalu pagi. Ryeowook menoleh ke kanan untuk melihat Henry, “ Henry, kau duduk dengan siapa? ” tanyanya ramah. “ Aku satu bangku dengan Taemin, kau sendiri? ” Henry berjalan menuju bangkunya di nomor dua dari depan. Ryeowook sendiri pun berjalan mengikuti Henry dan mendudukkan dirinya di kursi Taemin yang berada di sebelah Henry. “ Aku duduk di bangku paling belakang bersama Kyuhyun. kau tahu ? ”

Henry mengangguk, “ Namja yang sangt dingin itu kan? ” tebak Henry yang dijawab anggukan dan tawa kecil oleh Ryeowook. “ Dia tak seperti kelihatannya kok, Kyuhyun itu sebenarnya pribadi yang sangat hangat. Hanya saja Ia belum terbiasa dengan orang baru. ” Henry mengernyit heran, “ Bagaimana kau bisa tahu? Kau dekat dengannya? Atau kau kekasihnya? ” jujur saja Henry sudah tahu kalau Ryeowook adalah kekasih Donghae, dan meskipun sudah tahu rupanya Henry masih berharap bahwa mungkin Ryeowook memiliki namja lain selain Donghae, yaaa setidaknya dengan begitu Ia kan masih punya harapan untuk Donghae. Masih berharap eoh? Ckckck.

Ryeowook tersenyum manis, “ Karena aku mengenal hatinya jadi aku paham siapa dirinya..” Ryeowook bangkit dari duduknya dan menuju bangkunya sendiri “ ..Dan lagi dia bukan kekasihku, karena aku hanya memiliki satu kekasih, yaitu Donghae Oppa ” lanjutnya sambil duduk manis di bangkunya.

Henry mencoba memahami kata-kata Ryeowook ‘Karena aku mengenal hatinya’. mungkin kalimat ini terdengar sangat sederhana, tapi pada nyatanya kalimat ini mengandung sejuta makna yang tak dapat terdefinisikan. Henry membuka sebuah novel dan mulai membacanya. Meskipun dia terlihat membaca novel tersebut, tapi kenyataannya fikirannya masih sibuk dengan Donghae dan yeoja mungil yang duduk di sudut kelas tersebut.

.

Sesuatu yang telah berubah mungkin tak akan pernah bisa kembali seperti semula

Seperti kaca, setelah kaca tersebut pecah maka segala bentuknya akan berubah

Walaupun tak hancur dan remuk, tapi pasti akan meninggalkan jejak-jejak

Begitu juga dengan masa lalu….

Sekuat kau mencoba untuk melupakan atau pun mengubahnya maka yang kau dapat hanyalah kata sia-sia

_Choi Ryeosomnia_

.

.

“ Kyu! Aku mau menemui Donghae Oppa. Kau mau ikut? ” tanyanya polos yang sempat membuat Kyuhyun menatapnya tajam.

“ Ani ” jawabnya dingin. Ryeowook tersenyum manis dan membelai surai ikal kecoklatan Kyuhyun sayang, dan tentu saja Kyuhyun mencoba berpura-pura tetap konsentrasi dengan PSP nya. “ Tadi murid baru bernama Henry itu bilang kalau kau adalah namja dingin ” kata Ryeowook sambil tetap membelai rambut Kyuhyun. kyuhyun tetap tak bergeming, baginya tak ada gunanya membicarakan orang lain yang tak penting. Ryeowook menghela nafas berat, “ Tidakkah kau ingin mengenalnya agar dia tak menganggapmu jutek dan dingin? ” tanyanya. “ Untuk apa? Aku tak peduli dengan opininya terhadapku ” jawabnya santai. “ Ya! jangan seperti itu, kau seharusnya berbicara ramah padanya agar dia juga bisa mengenalmu dengan baik dan tidak menganggapmu dingin ”

Kyuhyun mem’pause’ PSP nya dan memberi perhatian penuh pada Ryeowook. di tangkupkan tangannya di pipi Chubby Ryeowook lalu menatap manik karamel indahnya lembut, “ Wookie-ah dengarkan aku! Aku tak peduli dengan apa yang diucapkan orang lain tentangku. Asal kau tetap bersamaku dan mempercayai aku apa adanya, itu sudah cukup untukku ”

“ Hanya aku itu tidak cukup Kyu, kau har― ”

“ Bagiku itu sudah cukup ” potong Kyuhyun cepat. Hah~ kembali Ryeowook mendesah berat. Kyuhyun itu kan memang sangat keras kepala. Sulit sekali untuk membuatnya mengikuti cara berfikir orang lain. Kyuhyun memiliki pedoman bahwa ‘Apa yang ada dalam pikiranku tak sama dengan apa yang kalian pikirkan’ begitulah katanya.

“ Dari awal hanya kau yang bisa mengerti aku, dan itu akan berlaku sampai nanti. Tak akan berubah Wookie-ah, ini tak akan berubah ” ucapnya lirih. Ryeowook tersenyum kecut melihat sorot mata Kyuhyun yang penuh dengan kepedihan. Sorot mata itu adalah sorot mata yang hanya Ia perlihatkan pada Ryeowook. tak seorang pun pernah melihat sorot mata kepedihan Cho Kyuhyun. dan Kyuhyun benar, bahwa hanya Ryeowook lah yang mengerti dirinya, hanya dia. Dan mungkin selamanya hanya dia.

Ryeowook diam menatap mata Kyuhyun dengan lembut. Mencoba memberi kehangatan lewat mata karamelnya yang cerah itu. Banyak yang dapat Ryeowook baca dari mata tersebut, mungkin Kyuhyun tak perlu bercerita padanya karena hanya dengan melihat mata Kyuhyun, semua sudah jelas. Sangat jelas sekali bahwa Kyuhyun sangatlah menderita.

Memory saat pertama kali keduanya bertemu pun kini tiba-tiba muncul….

~ FlashBack ~

Seorang namja yang sedang memakai seragam sekolah menengah pertama itu kini meringkuk sendirian di bawah pohon. Bisa di lihat bahwa namja itu sedang menangis dalam diam. Tak ada isakan hanya air mata yang tiba-tiba saja meluncur keluar.

“ Kau kenapa? Kau sedang sedih? ” yeoja yang juga memakai seragam SMP tapi berbeda dengan namja tersebut kini berjongkok di depan namja tersebut.

Kyuhyun nama namja itu membuang muka tak mau jika orang lain melihat kelemahannya terlebih seorang yeoja. Yeoja yang ternyata adalah Ryeowook itu menatap heran Kyuhyun yang tak menjawab pertanyaannya. “ Hei, kau sedang sedih? ”

“ Bukan urusanmu ” jawabnya ketus. Ryeowook mengerucutkan bibirnya ke depan. Kesal karena namja itu berkata sarkatis padanya. Padahal Ryeowook hanya ingin mengenalnya dan sedikit membantunya mengurangi kesedihannya mungkin.

“ Aku hanya ingin membantumu mengurangi bebanmu. Kau bisa bercerita padaku. Sungguh, aku akan mendengarkannya sampai selesai ” Ryeowook sedikit memaksa Kyuhyun untuk bercerita.

“ Aku jarang berbicara dengan orang lain ” sahutnya mengakui.

“ Eh? Kenapa? Apa kau tak punya teman atau mungkin kau jarang berinteraksi dengan orang lain? ” Ryeowook sedikit bingung dengan pengakuan namja di depannya tersebut. Jarang berbicara dengan orang lain? Adakah hal yang seperti itu? Karena dalam sepanjang kehidupan Ryeowook, dia sendiri selalu saja berbicara, jika tidak, mungkin dia akan mendengarkan. Bukankah itu jauh lebih menyenangkan?

“ Dua-duanya ” Kyuhyun masih menjawab dengan kalimat bengis.

“ Apa aku juga termasuk? ” Ryeowook menunjuk sendiri hidungnya yang kecil dan bangir itu. “ Tentu saja. Dan lagi aku tak mengenalmu ”

“ Jadi, kalau kau sudah mengenalku apa kau mau bercerita atau bersahabat denganku dan melakukan interaksi denganku? ” tanyanya dengan wajah yang berbinar.

“ Tetap tidak ” tanggapnya singkat.

“ Bagaikan sebuah emas yang terkunci rapat di sebuah ruangan gelap dan tersembunyi. Kau tak membiarkan siapapun untuk mendekat dan menyentuh dirimu. Kau memberi jarak pada orang lain. Bahkan ketika seseorang menemukanmu kau tidak membiarkan orang tersebut untuk membuka hatimu. Tidak membiarkan seorang pun untuk masuk dalam kehidupanmu ”

Kyuhyun menatap Ryeowook dalam. Angin bersemilir memainkan anak rambut Ryeowook yang sangat halus.

“ Kau harus sedikit membiarkan orang lain menghampirimu. Bukalah hatimu untuk orang lain agar mereka dapat memahamimu. Setelah itu perasaanmu pasti akan sedikit membaik. ” Ryeowook kembali berujar.

Kyuhyun menundukkan kepalanya. Mencoba memahami apa yang diucapkan yeoja sok tahu yang menceramahinya itu. Yeah, Kyuhyun begitu membenci hal ini. Membenci orang lain yang begitu sok tahu dan menasehatinya, terlebih saat ini orang yang begitu sok tahu itu adalah yeoja yang sebaya dengannya. Ciih, anak manja seperti dirinya tahu apa soal kehidupan yang Kyuhyun jalani. Dari tangannya saja sudah terlihat jika yeoja itu pasti tak pernah melakukan perkerjaan yang berat.

“ Sudah terlalu lama kau diam sendirian disana. Pasti sangat melelahkan saat kau harus sekuat tenaga menahan semua yang ada di hatimu itu. ”

“ Kau begitu sok tahu. Kau tak tahu apa-apa tentangku. Dan lagi aku tak pernah terlibat terlalu jauh dengan orang lain dalam sebuah percakapan ”

“ Lalu bagaimana dengan keluargamu? ” tanya Ryeowook.

“ Aku anak tunggal. Orang tua ku berpisah. Umma ku menikah lagi dan begitu pula dengan Appa ku. Aku hidup hanya dengan para maid ku di rumah besarku yang terasa seperti neraka ” jawab Kyuhyun. hei, kau baru saja membocorkan tentang kehidupanmu Kyu. Bukankah kau bilang kau tak pernah berinteraksi dengan orang lain? Lalu ini apa? Ckckckck kau bahkan menceritakan tentang keluargamu.

“ Aku juga anak tunggal. Tapi aku memiliki seorang tetangga yang memiliki anak namja. Dan aku menganggapnya sebagai Oppa ku. ” Ryeowook sedikit bercerita mengenai hidupnya. Mungkin dengan begini Kyuhyun mau bercerita lebih jauh lagi.

“ Lalu kedua orang tuamu bagaimana? ”

Ryeowook membelalakkan matanya tak percaya lalu tertawa sedikit keras. Kyuhyun menatap tajam Ryeowook, “ Kenapa kau tertawa? ”

Ryeowook mencoba menghentikan tawanya. “ Ah tidak apa-apa. Aku hanya sedikit kaget dan baru tahu kalau ternyata kau sedikit menaruh minat dengan kehidupan orang lain ” ucap Ryeowook sembari tersenyum manis.

Kyuhyun tertegun. Pertama ia baru sadar bahwa beberapa menit lalu Ia sudah bertanya soal kehidupan Ryeowook. dan yang paling membuatnya tak percaya adalah ―Bagaimana bisa Ia menceritakan hal-hal yang menurutnya pribadi dan tak pernah Ia ceritakan pada orang lain?―

Sungguh, ini adalah yang pertama kali Ia alami. Selama perjalanan hidupnya, Ia tak pernah sekalipun membagi kisah kehidupannya pada orang lain. Dan tidak pernah sekali pun. Tapi sekarang? Bagaimana bisa seperti ini? Ada apa sebenarnya dengan yeoja mungil di depannya ini?. Detik berikutnya Kyuhyu tersenyum tipis hingga Ryeowook tak menyadari bahwa namja itu kini tengah tersenyum memandangnya. “ jadi bagaimana dengan kedua orang tuamu? ” ulang Kyuhyun.

“ Umma ku adalah ibu rumah tangga yang baik, selalu mendengarkan kisah-kisahku dan memperhatikanku. Appa ku selalu sibuk dengan bisnisnya di kantor. Tapi ia tak pernah lupa untuk membelikanku boneka jerapah setelah pulang dari kantor. Intinya aku begitu bahagia dilahirkan dari keluarga yang benar-benar menyayangi dan mengasihiku ” jawabnya senang.

Kyuhyun tersenyum, tapi kali ini ia tak menyembunyikan senyum tersebut. Hingga membuat Ryeowook memekik “ Wooa, kau tersenyum? ” girangnya.

“ Kau gadis yang sangat menyebalkan yang ingin tahu urusan orang lain ” ―Kyuhyun.

Ryeowook cemberut mendengarkan ucapan Kyuhyun. menyebalkan?? Uhhhffff~

” Tapi kau cukup menyenangkan dan membuatku sedikit tertarik dengan kehidupan yang kau jalani ” Kyuhyun mengacak gemas rambut Ryeowook.

“ Jadi? Mau berteman dengaku, errr.. ? ” tanyanya

“ Ryeowook. namaku Kim Ryeowook. dan tentu saja aku mau berteman dengamu ” ditampilkannya gigi putih bersih dan rapi miliknya. Kyuhyun mendengus menahan tawa. Uggh, yeoja ini membawa pengaruh positive bagi hidupnya.

“ Cho Kyuhyun. panggil aku Kyuhyun. sepertinya kau seumuran denganku. Kau kelas 3 SMP kan? ”

Ryeowook menganggu imut, “ Kau juga? ”

“ Ya. dan sebentar lagi aku akan menapaki Sekolah menengah atas di Jepang ”

“ Kenapa di Jepang? Bukankah di Seoul juga memiliki banyak sekolah SMA yang bertaraf internasional? ” Ryeowook duduk bersila di depan Kyuhyun. tak Ia hiraukan jika rok sekolah yang besok masih Ia gunakan kotor karena duduk secara langsung beralaskan tanah.

“ Aku hanya ingin ” Kyuhyun menjawab singkat.

“ Engg, hanya itu alasannya? Benar-benar payah ” cibirnya. Kyuhyun mengangkat sebelah alisnya. Yeoja di depannya ini kenapa selalu berubah-ubah sih. Tadi dia menceramahi dirinya seolah-olah seperti orang dewasa dan sekarang mencibirnya dengan gaya kekanak-kanakan yang―yeaah Kyuhyun benci mengakui ini bahwa―terlihat imut.

“ Memang kau mau meneruskan dimana? ” Kyuhyun penasaran.

“ Shappire Blue. Itu sekolahan favorite ku sejak dulu. Hihi ”

Kyuhyun hanya ber’Oh’ria. Sedikit rasa bahagia memenuhi relung hatinya bahwa saat ini Ia sudah memiliki teman dan mungkin bisa membuatnya lebih bisa berinteraksi dengan orang lain. Semua yang tadi diucapkan yeoja mungil itu benar. Dia memang terlalu lama diam sendirian dengan perasaannya yang tersiksa akibat orang tuanya yang berpisah.

“ Kalau begitu aku pulang dulu ne Kyu, Umma akan marah kalau aku telat pulang lagi ” sesalnya. Dengan sigap Ryeowook berdiri dan menepuk-nepuk roknya yang sedikit kotor. “ Nah, sampai jumpa lain kali yaa~ ” kaki-kaki kecil Ryeowook berlari meninggalkan Kyuhyun yang masih berfikir keras dengan otaknya.

Ada sedikit rasa kecewa menggelitik hati Kyuhyun. entah kecewa karena akan berpisah disana, atau karena mereka mengakhiri perjumpaan itu dengan hal yang tidak mengenakkan. Seketika di sadarinya ia merasa tidak senang jika harus berpisah dengan gadis itu. Pertemuan yang hanya berlangsung sebentar itu, perjumpaan yang singkat itu, terasa begitu membekas di hatinya.

“ Baiklah, aku juga akan melanjutkan sekolahku disana. Yah, bersamamu gadis imut Kim Ryeowook ” gumamnya yang diselingi tawa kecil. Percaya atau tidak, setelah pertemuannya denga gadis mungil itu, Kyuhyun sedikit banyak berubah. Dia terlihat sedikit sumringah dari hari-hari sebelumnya. Bahkan ia jadi sering tersenyum dan memperhatikan sekelilingnya. Uggh, gadis itu…..

~ FlashBack Off ~

.

.

“ Arasseo, aku tak akan memaksamu ” putusnya sambil menarik tangan Kyuhyun yang membingkai wajahnya. “ Aku mau menemui Donghae Oppa dulu ne. ” Kyuhyun mengangguk dan mulai memainkan PSP nya yang tadi ia letakkan.

.

Di koridor saat Ryeowook berjalan, banyak juga yang menyapanya. Semua siswa di sekolah ini seolah begitu senang berteman dengan gadis manja itu. “ Ya! Taemin-ah, apa yang kau lakukan di kelas ini eoh? ” jerit Ryeowook saat secara tak sengaja melihat sahabatnya itu berada di kelas 2.

Taemin memberi isyarat agar Ryeowook mendekat. Dan akhirnya Ryeowook pun berjalan mendekati Taemin yang rupanya sedang duduk bersebelahan dengan namja tinggi yang memiliki mata seperti errr Kodok mungkin. “ Hei Wookie-ah. Kenalkan ini namjacinguku Choi Minho ”

“ Whoaah, jadi ini namjacingumu itu Taemin-ah? ” pekiknya girang membuat Taemin dan juga Minho menutup telinganya karena suara Ryeowook yang kelewat keras.

“ Yaiss, jangan berteriak-teriak seperti itu ” Taemin sedikit membesarkan suaranya.

“ Hihi, mianhae― Ryeowook memandang Minho dan membungkukkan badannya sopan ― senang berkenalan dengan Sunbae ” lanjutnya. Minho tersenyum dan juga melakukan hal sama seperti yang di lakukan Ryeowook barusan. “ Kau mau bertemu dengan Donghae Hyung ya? ” tebaknya.

Ryeowook mengangguk “ Ne. Donghae Oppa pasti akan tebar pesona lagi jika aku tak ke ruangan Osis untuk menemuinya. Ck, namja Playboy itu selalu membuatku hampir mati terbakar cemburu ” celotehnya membuat ‘2min’ tertawa kecil.

“ Ya sudah, cepatlah kesana sebelum namjacingu playboymu itu menggaet yeoja lain yang lebih sexy darimu ” goda Taemin.

“ Ya! ANDWEEEe~ ” Ryeowook berlari kencang. “ Kau benar-benar senang sekali sih menggodanya Chagy ” Minho memeluk pinggang ramping Taemin erat.

.

.

.

Yesung menatap keluar rumah dari kamarnya. Melihat awan putih yang bergumpal seperti bulu-bulu domba. Entah apa yang sedang Ia pikirkan. Ryeowook kah? Sepertinya iya. Melihat bahwa ditangannya ada sebuah figura yang memampangkan dengan jelas foto Ryeowook saat tersenyum lebar menampilkan barisan gigi putihnya. “ Masihkah ada kesempatan untukku? ” bisiknya pelan.

.

Dulu kau membuatnya terluka sangat dalam tapi dia selalu berusaha menutupinya

Dulu kau membuatnya menangis karena alasan bodohmu dan sekarang jangan salahkan dia jika cintanya terhadapmu telah memudar

_Choi Ryeosomnia_

.

.

Ryeowook mulai berjalan santai saat hampir sampai di lorong koridor sekolah yang menghubungkan dengan ruang Osis. Tapi langkahnya berhenti di tempat, saat sesuatu yang tiba-tiba membuat matanya panas tertangkap oleh retina matanya.

.

.

.

TBC ^^

.

Kyaaaa* senang seklai akhirnya bisa update chapter 5 ini. Ummm.. mungkin di chap ini bisa dibilang adalah alur flashback dari hubungan Kyuhyun dan Wookie. Ada yang kurang jelas? Boleh kok kalau memang mau tanya-tanya. Mianhae saya gk bisa terus-terusan balas Review kalian karena memang waktu saya terbatas. Banyak pekerjaan menumpuk dari sekolahan. Saya mengetik ini itu sedikit demi sedikit. Saya harap para readerdeul bisa mengerti. Kalau ada Typo atau apa, sekali lagi mianhae karena memang ini keburu-buru banget. Yang mau tanya-tanya bisa lewat PM or twitter kok. Di tunggu yaaa!!

Dan MIND TO REVIEW????????

.

.

.

Ryeowook’s Wife ^^

22 thoughts on “(GS/Chapter) Nothing’s Over Than You~ 05

  1. aduh kcian yeppa… yeppa seh ningglin wookie..jdi ptah hti kn skrg..wookie itu kn gdis yg special..ah~ haewook pge” dh msra”an aja.. cmburu ne aq.. ha..wookie bnr” bsa bkin org move on lge ne

  2. OMG !!!!! april,,, napa setiap part kyu aq selau nanggisss ,,,nyesekkkk#huweeeeeee

    aq mau nulis comment ampe bingung ,,,huks huks kyu ,,,,

    wookie napa kau g’ bisa liat betapa besar cinta kyu buat kamu ,,, apa harus diucapkan secara.gamblang baru kamu bisa tahu kalau kyu bener2 cinta ma kamu ,,, bahkan hanya untuk.melirik orang lain aja dia g’ sanggup ,,, huweeee

    wookie bis g’ sadar sedikittt aja kalau katamu tuh buat kyu sakittt,,,jebalyo~~~

    cie taemin ma minho jadian#tebar bunga ,,,🙂

    yeppa huhhh napa baru sekarng sadarnya kalau kau benar2 cinta ma wookie ,, disaat wookie dah bisa merelakanmu hah!!

    pai pai ,,,
    chu~~~wookie

  3. Wooki emng sllu mngenal hati x Kyu,kekekekee…
    Flashback x Siwook ama Kyuwook,Wookie jdi yeoja yg dewasa mendadak,tpi ttap aja ada bgian polos x..
    Wookie emng daebak…

  4. ‘karena aku mengenal hatinya’,aku suka kata2 ini un….
    Aku sllu suka Kyuwook,Kekeke…

    Taemin mulai nakal eoh,manas2in wookie..

  5. unn, oke kali ini gak pake caps komennya, sebenrnya sakit juga sih mata liatnya, yg lain nyante aku doang yg komen ganyante-____-
    btw btw aku suka yg ‘karena aku mengenal hatinya’ ciat kyuwook~~~~~<3<3
    yesung galau? sukur! siapa suruh nyianyiin ryeong pas dulu. eh tapi itu yg bikin putus yesung sm pacarnya siapa? trs itu pacarnya yesung juga siapa? ada pemain tambahan kah?.____.
    tapi dipart ini wook semacem sksd ya-_- baru kenal henry udh manggil mochi, pas sama kyu juga sok sokan pengen jadi temen, masa angel temenan sama setan…../? eh maap._.v

  6. ”ssorang membuat smuanya menjadi kacau”. Apa mksud dri ucpan Yesung? Apa gara2 wookie? Entahlah, hanya Tuhan, Yesung dan author yg tau.. Kkk~

    Berdiri di antara sahabat, mantan yeojachingu dan yeojachingu. Ck, donghae hebat. Hahaa..
    Kyuhyun ksihan, cidaha alias cinta dlam hati. T^T *hug kyu* kamu yg sbar yaah.

    Kira2 yg di lihat wook apa yaa?? O.o

  7. Accieee~ pagi” udh mesra”an aja haewook bkin hatiku panas aja*efekngiri*
    kkkk~ sabar ne hyuk and henly… Kkk~

    kyu kasian sekali kau hanya dua orang yg dekat dgn mu ..ya meskipun yg kau ingin kan hanya 1 yaitu wook..😦

    aduhhh ye memang apa yg kau lakukan dulu sih… Haishh~ menyesal pun tak ada gunanya~ …

  8. sedih bngt kisah ny kyuhyun -,-
    astaga , berarti baby wook itu bisa disebut pahlawan dong ?
    kkkk

    oh dinghae tidak mungkin mencari wanita lain xD, cinta donghae kan udah mentok ke baby wook

  9. 🙂 seneng baca cerita ini..wookie sll memberi energi positif pada setiap org,gadis polos dgn pemikiran dewasa hehehe…
    Berarti sebenrny siwon sm kyu dluan y yg ketemu dgn wookie..tp jdnya yg mendapt hati wookie itu donghae..kekeke..

  10. Disni paling ksihan yeppa.. Hidup’na gk brwrna.. Gk skolah d’tmpat yg sma sma wookie, pasti wookie liat hae sma mochi.. Psti dah..

  11. Huaaaa sekarang ini awal mulanya kyu bisa suka sama wook yah😮
    Wook memang spesial! Pantas aku juga tertarik *eh
    Yaaahh ye nya patah hati😦 *peluk yeye*

  12. flasback y kyu jlas bgt..q lngsng mengrti, ejtah knpa stiap adegan kyu sdih bgt rsa y , nyesek ^^,.
    diblik sfat manja y wook trnyata wook bner”mmbwa pengaruh bsar wat bnyk org * haewonyekyu

    yeppa galauuu..
    omo ! wook liat apa jgn blng liat hae ma henri.
    cz henri kya y rawan wat hbungan haewook. kkk
    next…

  13. wahh yesung lagi galau. ckck
    Sudah mulai nih kayaknya konfiknya. yg dilihat wookie pasti hae dengan henry.
    kyu punya perasaan dg wookie wahh semoga beruntung evil!!! kkeke😀
    nice..🙂
    lanjuutt april,

  14. Ecieee yg bru jadian lirik taemin minho,, Woow wookie daebak bisa menjadi orang satu2nya yg diinginkan mr. handsome Cho.. Ijin bca next chap lgi ne eon,,hihihi~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s