(GS/Chapter) Choose Me Or Your Past~ 08

Tittle : Past Or Future?

Chapter 8

Author : Choi Ryeosomnia

Rate : T

Cast  :

_Kim Ryeowook ( yeoja )

_Cho Kyuhyun

_Kim Jong Woon aka Yesung

_Lee Sungmin

And Other Person

Pair : Kyuwook, Yewook, slight Kyumin

Summary :

Aku yang selalu mencintaimu tanpa memikirkan perasaanmu yang sesungguhnya terhadapku..

Aku tak pernah tahu apakah kau benar-benar mencintaku atau tidak..

Tapi saat dia hadir diantara kita, itu membuatku merasa hancur..

Dan saat itu aku sadar, bahwa cinta ini tumbuh hanya dipihakku saja..

Saat ini rasanya ingin pergi saja dari dunia ini..

_Choi Ryeosomnia_

HAPPY READING ^^

                                                                                                    .

.

.

Tap.. Tap.. Tap.. BRUUUUUUUUUKKKK …

Pintu kamar Ryeowook dibuka kasar oleh namja jangkung yang kini menatapnya tajam seolah mengintimidasi.

Kyuhyun berjalan mendekati Ryeowook yang masih duduk di tepi ranjangnya dan masih tak merespons apapun akan tindakan Kyuhyun, entahlah Ryeowook yang biasanya akan berteriak jika Kyuhyun mendobrak pintunya kini malah enggan untuk bicara. Jangankan bicara, untuk menatap Kyuhyun pun dia sepertinya enggan. Hatinya benar-benar nyeri jika menatap Kyuhyun, masih teringat jelas diingatan Ryeowook saat Kyuhyun duduk bersama Sungmin dikantin, saat Kyuhyun membukakan pintu mobilnya untuk Sungmin, bahkan saat Kyuhyun menemani Sungmin di kedai ice cream. Sungguh, itu bagaikan cambuk yang sangat menyakiti hati Ryeowook.

Tapi apa yang bisa Ryeowook lakukan? Dia tak bisa apa-apa, dia hanya bisa diam menutup rapat-rapat sakit hatinya, menahan air matanya, memusnahkan ego nya, bahkan Ryeowook harus rela menghilangkan sifat manjanya saat ini. Ya, Ryeowook benar-benar berada di posisi yang amat menyedihkan, dimana ia hanya dijadikan pelampiasan.

“ Ya, kemarin kau dari mana eoh? Kenapa tak langsung pulang? ” teriak Kyuhyun didepan wajah Ryeowook.

‘Bagaimana bisa Kyuhyun tahu kalau aku tak langsung pulang? Apa dia mencariku? ” batin Ryeowook yang kini merasa sedikit kebahagiaan, setidaknya Kyuhyun mengkhawatirkannya kan.

“ Ya, Ya, aku sedang bicara denganmu ” Teriak Kyuhyun lagi saat Ryeowook malah berjalan menuju kamar mandi tanpa menjawab pertanyaan Kyuhyun sedikit pun. Kyuhyun berjalan mengekor Ryeowook ke kamar mandi dan diam sambil melipat kedua tangannya didepan dadanya sambil memperhatikan yeoja mungilnya yang kini tengah membasuh mukanya dan juga sikat gigi.

Kyuhyun memperhatikan dengan seksama setiap lekuk wajah Ryeowook yang kini terpantul jelas di cermin. Senyum kecil tercetak samar di bibir kissable Kyuhyun kala melihat Ryeowook yang masih menggosok giginya. Tapi tiba-tiba senyum itu pudar digantikan dengan tatapan yang sulit diartikan.

“ Chagiya, kenapa matamu bengkak? ” Kyuhyun menangkupkan tangannya membingkai wajah imut Ryeowook saat Ryeowook berbalik menghadap Kyuhyun. Ditatapi Kyuhyun dengan lekat seperti itu semakin membuat hati Ryeowook berdenyut sakit bercampur bahagia karena Kyuhyun memperhatikannya. Sebisa mungkin Ryeowook mencoba mengalihkan tatapan matanya ke sembarang obyek agar Ryeowook tak bertemu pandang dengan mata berpupil bulat itu. Ryeowook takut akan tak mampu untuk melepas Kyuhyun jika suatu saat nanti Kyuhyun lebih memilih masa lalunya. Dia sangat takut bahwa cinta ini akan berjalan dengan derai air mata yang mengikuti, sungguh dia tak mau itu semua terjadi.

“ Ani. Aku baik-baik saja. Aku mau ke dapur dulu  untuk membuat bekal, dan mungkin nanti aku takkan ke kantin ” Ryeowook melepaskan tangkupan tangan Kyuhyun di pipinya dan berjalan gontai menuju dapur.

Kyuhyun menatap kepergian Ryeowook dengan heran ‘tidak biasanya dia lemas seperti itu’ batin Kyuhyun.

 

Terkadang memang sakit saat kau berharap dan tak sesuai dengan harapanmu

Dan lebih sakit lagi jika kau peduli, tapi kau harus berjanji tidak akan pernah berhenti untuk tetap peduli, meskipun itu akan sangat menyakitimu ^^

_Choi Ryeosomnia_

 

Keduanya kini tengah berada didalam mobil, sesekali Kyuhyun mencuri pandang ke arah Ryeowook yang sepertinya hanya diam dan memilih menikmati pemandangan luar dari kaca samping mobil. Diam eh? Tak biasanya Ryeowook yang begitu cerewet itu diam.

Kyuhyun semakin bingung dengan kelakuan Ryeowook pagi ini. Jujur, dia begitu bosan dengan suasana yang seperti ini, dia memang benci keramaian, tapi jika keramaiannya adalah Ryeowook dia akui dia tak akan merasa terganggu sedikit pun. Hahh~ Kyuhyun menyerah kali ini, dia benar-benar benci Ryeowooknya yang seperti ini.

“ Kau sebenarnya kenapa? ” tanya Kyuhyun yang mengawali pembicaraan dalam mobil pagi itu.

“ Hengg? Bukankah selama ini kau sangat berharap suasana tenang dalam mobil seperti ini Kyu? ” ucapnya tanpa mengalihkan pandangan matanya ke arah Kyuhyun.

“ Ya, begini juga lebih baik ” Oh sungguh demi apa, dalam hati Kyuhyun benar-benar mengumpat akan ucapan yang baru saja ia keluarkan, bukan ini yang Kyuhyun inginkan. Yang dia inginkan adalah Ryeowook yang cerewet yang selalu saja punya cara untuk membuat Kyuhyun berteriak-teriak dan keluar dari karakter aslinya yang benar-benar dingin. Tapi sepertinya harga diri adalah nomor satu untuk Tuan Muda Cho itu.

Ryeowook tersenyum tipis menanggapi ucapan Kyuhyun, senyum palsu yang sengaja ia pasang agar Kyuhyun tak tahu bahwa saat ini ia benar-benar dalam keadaan yang rapuh.

.

.

Ryeowook turun dari mobil Kyuhyun tanpa mengucapkan sepatah kata pun dan berjalan dengan cepat meninggalkan Kyuhyun yang masih di area parkiran dihalaman sekolahnya.

Greeeppp….

“ Waeyo Kyu? ” tanya Ryeowook lembut saat Kyuhyun menarik tangan Ryeowook untuk menghadapnya.

“ Kau tampak tak sehat. Dan kau tak makan dengan baik tadi. Sebaiknya kita pulang, wajahmu pucat ” tanpa menunggu persetujuan dari Ryeowook, Kyuhyun menarik Ryeowook menuju mobilnya lagi.

Namun sepertinya Ryeowook memberontak dan menghempaskan tangan Kyuhyun dengan kasar. Di tatapnya mata Kyuhyun dengan lembut membuat Kyuhyun sedikit bingung. ‘kenapa dia menatapku seperti itu?’― inner Kyuhyun.

“ Aku baik-baik saja Kyu, jangan cemaskan aku ” Ryeowook kembali melangkahkan kakinya menjauh dari Kyuhyun.

Greeepp.. namun sekali lagi Kyuhyun menarik lengan kecil Ryeowook dengan sedikit kasar.

“ TIDAK APA-APA APANYA? KAU PUCAT RYEOWOOK-SSI ” Kyuhyun membentak Ryeowook dengan kasar serta memanggilnya dengan sebutan ‘Ryeowook-ssi’ , membuat Ryeowook benar-benar tersentak kaget dan takut untuk menatap mata Kyuhyun.

 Digigitnya bibir bawahnya, mencoba menahan tangis yang hampir saja keluar dari pelupuk matanya.

Ryeowook melepas cengkraman tangan Kyuhyun dilengannya, dan langsung berlari meninggalkan Kyuhyun yang melongo dan sedikit menyesal telah membentak yeoja mungil itu.

Demi Tuhan, Kyuhyun tak bermaksud untuk membentaknya, dia hanya khawatir dengan Ryeowook yang sepertinya sedikit lemas terlebih wajahnya pucat.

 

_Choi Ryeosomnia_

 

Ryeowook POV

Kau selalu membentakku Kyu, kau tak pernah sedikit pun mencoba berbicara halus denganku. Kau selalu memaksaku untuk menuruti semua kemauanmu, tapi dengan Sungmin? Kenapa kau seolah tak bisa menolak apapun permintaannya, kau selalu bersikap manis padanya. Aku iri Kyu, sungguh aku iri. Tidak bisakah kau sedikit saja memperlakukanku sebagai seorang yeoja yang kau cintai? Mengapa seolah-olah aku ini hanya yeoja pelampiasan kemarahanmu? Aku juga ingin merasakan bagaimana rasanya kau membukakan pintu mobilmu untukku, aku ingin kau menemaniku ke kedai ice cream, aku ingin kau memperhatikanku seperti kau memperhatikan Sungmin. Aku.. aku sungguh menginginkan itu semua Kyu. Aku ingin dicintai olehmu. Bolehkah aku berharap? Bolehkah aku menginginkan itu semua? Tidak, aku tidak berharap kau mencintaiku, yang aku harapkan hanyalah agar kau mau memperhatikanku. Itu saja? Apa itu masih terlalu berat? Apa itu berlebihan Kyu? Jika memang kau tak sanggup memperhatikanku setidaknya berikan aku senyum hangatmu setiap kali aku bangun dari tidurku. Bukan teriakan yang aku harapkan, aku hanya ingin kau menyambut pagiku dengan senyum hangatmu itu. Haha.. pasti kekanak-kanakan ya? pasti kau takkan mau melakukan hal menjijikkan itu denganku. Ah iya aku lupa, kau kan tidak suka yeoja manja dan banyak maunya sepertiku. Aku memang terlalu banyak bermimpi. “ Hikz..” “ air mata bodoh, kenapa kau keluar disaat-saat seperti ini hah? Ck air mata tak berguna.”

Ryeowook POV End

 

Ryeowook merancau tak jelas dengan diselingi isakan-isakan kecil dan juga tawa kecil yang begitu memilukan. Pagi yang indah dan cerah seperti ini tak mampu membuat suasana hati Ryeowook kembali membaik. Tak berniat mengikuti jam pelajaran pertama membuat Ryeowook melangkahkan kakinya ke taman belakang sekolah yang sering ia gunakan untuk menangis sambil berkeluh kesah.

Seperti biasanya, Ryeowook mendudukkan tubuhnya di rerumputan yang hijau. Mata caramel cerah itu menatap kedepan ke arah dua kupu-kupu yang tengah bertengger manis di kelopak bunga lili putih. Mata caramel itu sedikit menyipit saat ia tersenyum melihat kemesraan dua kupu-kupu itu.

Dua kupu-kupu itu masih bertengger manis dikelopak bunga lili putih, sampai seekor kupu-kupu lainnya datang diantara kedua kupu-kupu itu, dan membawa salah satu dari kedua kupu-kupu yang tadi bersama. Dan tinggalah satu kupu-kupu yang masih tetap bertengger manis di tempat yang sama―kelopak bunga lili.

Mata Ryeowook yang tadi terpancar kini meredup kembali digantikan dengan tatapan nanar dan berkaca-kaca.

“ Kasihan sekali kau, ditinggal oleh temanmu. Pasti kau sangat sedih. Iya kan? ” tanya Ryeowook yang masih menatap nanar kupu-kupu itu.

“ Kau pasti kesepian? ”

“ Apa sangat menyakitkan saat ditinggal pergi oleh seseorang yang kau cintai? ”

“ Apa kau masih akan tetap menunggu temanmu itu? ”

“ Apa kau tak ingin mencoba mencari teman baru? Bukankah temanmu itu sudah pergi dengan kupu-kupu lainnya? ”

“ Kenapa kau masih di situ? Seharusnya kau pergi. Kau benar-benar kupu-kupu bodoh. Hikz.. kau kupu-kupu yang sangat bodoh ” Ryeowook melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang ditujukannya pada kupu-kupu tersebut. Jika saja ada yang melihat, sudah dipastikan Ryeowook akan di cap sebagai pelajar baru gila yang berbicara dengan Kupu-kupu.

“ Yah, kau memang bodoh. Dan kau tak jauh beda denganku Kupu-kupu malang, sebentar lagi aku juga akan sepertimu ”

“ Ditinggal pergi dengan orang yang aku cintai, akan mengalami kesendirian dan hanya bisa menangis serta berdiam diri menunggu seseorang menghampiri. Haha, bukankah kita benar-benar menyakitkan? Iya kan? kenapa Tuhan begitu hikz, begitu jahat kepada kita? ” hancur sudah pertahanannya, air mata itu kembali mengalir entah untuk yang keberapa kalinya pagi ini.

“ Salahkah jika aku akan melakukan hal bodoh yang sama sepertimu? Melakukan penantian, yang entah kapan akan berakhir? Salahkah jika aku menanti orang itu kembali menjadi milikku, ah Ani, maksudku menjadikannya milikku, karena selama ini memang aku tak memilikinya. Salahkah? Hikz.. salahkah aku? Hikz.. hikz.. ” Ryeowook tak sanggup lagi melontarkan kata-katanya. Lidahnya sudah terasa keluh untuk mengeluarkan kalimat lagi. Masih belum cukupkah air mata ini mewakili perasaan yeoja ini? Masihkah kalian mempertanyakan bagaimana perasaan yeoja mungil yang kini tengah menangis itu? Haruskah yeoja itu memperlihatkan hatinya yang sepertinya penuh sayatan jika diibaratkan dengan kulit? Apakah dia harus berteriak dengan keras agar kalian mau mengerti bagaimana hancurnya perasaannya?

 

Siapa yang bisa disalahkan oleh perasaan ini?

Waktu yang telah mempertemukan ataukah takdir yang telah mengatur ini semua

Atau mungkin memang aku yang tak mengindahkan logika?

Aku sungguh mencintainya, tulus tanpa syarat apa-apa

Sedetik pun aku tak mampu bergeming darinya

Cintaku begitu besar, cinta yang terjalin dalam sebuah ikatan perjodohan

Apakah cinta yang seperti itu memang benar-benar tak akan bisa menyatu?

_Choi Ryeosomnia_

 

“ pssst..psst.. ” Taemin mencoba memanggil Kibum yang duduk disebelahnya dengan pelan karena takut ketahuan seonsaengnim yang sedang mengajar.

“ Hmm, waeyo Min? ” jawab Kibum tak kalah pelan.

“ Bummie, kemana Wookie? Kenapa tak masuk kelas? Bukannya tadi dia berangkat dengan Kyuhyun? ” cercah Taemin penasaran.

“ Molla,tadi dia hanya menitipkan bekal ini untuk Yesung Oppa. Lalu pergi menuju taman belakang. Sepertinya dia ada masalah ” ucap Kibum sambil menunjuk kotak bekal di dalam tas nya.

“ Mwoo? Bekal untuk Yesung Oppa? Ke-kenapa untuk Yesung Oppa? Kenapa bu-bukan untuk Kyuhyun? Apa Wookie selingkuh dengan Yesung Oppa? ” Taemin merancau tak jelas.

“ ssssttt, kecilkan suaramu bodoh. Nanti seonsaengnim dengar. Molla, kau pikir aku baby sister Wookie? Dan lagi jangan membuat gossip tak berdasar seperti itu ”

“ Ah, baiklah. Nanti kita tanya langsung saja ke Wookie ” ucapan Taemin barusan menutup percakapan ekheem lebih tepatnya gossip antara Taemin dan Kibum.

 

_Choi Ryeosomnia_

 

Ring Ding Dong ― bel tanda istirahat telah berbunyi.

“ Oppa, ini ” Kibum menyerahkan sekotak bekal dari Ryeowook ke Yesung.

“ Apa ini? ” tanya Yesung sembari menerima kotak berwarna ungu dengan hiasan jerapah ditutup kotak bekal itu.

“ Dari Wookie, dia menitipkan itu untukmu ” jelas Kibum yang membuat Eunhyuk, Donghae, dan Yesung sendiri membulatkan matanya tak percaya.

“ A-apa? Ka-kau tak berbohong kan Bummie? ” Eunhyuk berujar tak percaya yang di amini oleh Donghae dan Yesung.

“ Ani, tadi Wookie sendiri yang bilang bahwa itu untuk Yesung Oppa ”

“ Ahh, gomawo Bummie, lalu dimaan Wookie? Kenapa tak langsung memberikannya padaku? ”

“ Molla, tadi dia juga tak mengikuti jam pelajaran pertama sampai istirahat. Dia bilang dia ditaman belakang ” tunjuk Kibum ke arah jalan yang mengarah ke taman belakang sekolahnya.

“ Ah, baiklah. Kalau begitu aku akan menghampiri Wookie, kalian ke kantinlah. Pai..Pai.. ” Yesung berlari sambil melambaikan tangannya kearah hoobae-hoobaenya itu.

.

.

.

“ Kyuuu~ ayoo ke kantin, aku lapaaar~ ” rengek Sungmin sambil bergelanjut mesra di lengan Kyuhun.

Murid-murid yang melihat itu pun sedikit risih dengan kelakuan Sungmin. Bagaimana tidak, seluruh siswa Shappire Blue juga sudah tahu kalau Kyuhyun itu milik Ryeowook, jadi bagaimana mungkin Sungmin yang notabenenya adalah siswa baru bisa semanja itu dengan seseorang yang sudah memiliki kekasih? Ckck,’yeoja tidak tahu malu’ begitulah kira-kira pikiran siswa-siswi.

“ Aniyoo Min, aku sedang tidak lapar. Kau pergilah sendiri ke kantin ” Kyuhyun masih setia memainkan PSP kesayangannya tanpa sedikit pun melirik Sungmin yang tengah merajuk. Hal langkah sekali jika seorang Cho Kyuhyun mengabaikan Lee Sungmin. Mungkinkah Kyuhyun tengah memikirkan yeoja mungil itu?

“ Hah~ baiklah kalau begitu. Aku akan ke kantin sendiri ” akhirnya Sungmin mengalah dan lebih memilih meninggalkan Kyuhyun bersama PSP nya.

 

_Choi Ryeosomnia_

 

Yesung mengusap lembut kelopak mata Ryeowook yang benar-benar membengkak dengan lembut. Yesung sedikit banyak ikut merasakan sakit yang dirasakan oleh Ryeowook. hei, siapa pun juga pasti akan begitu jika melihat orang yang dicintainya menangis terlebih menangis karena orang lain.

Yesung tersenyum miris ketika menyadari bahwa Ryeowook benar-benar mencintai namja bernama Cho Kyuhyun itu. ‘sudah tak adakah tempat di hatimu untukku?’ batin Yesung.

“ Eungghh~ ” Ryeowook melenguh, bisa ditebak sebentar lagi pasti pupil mata berwarna caramel itu akan terbuka. Dan benar saja, Ryeowook mulai mengerjap-ngerjapkan matanya seperti bayi. Betapa terkejutnya ia saat pertama yang ia lihat adalah wajah Yesung yang begitu dekat dengan wajahnya.

“ Kyaaaa ” Ryeowook menjerit kaget sambil menjauhkan tubuhnya dari Yesung.

“ Oppa? Kenapa mengagetkanku begitu sih? ” tanya Ryeowook yang sudah mulai sadar dari acara kagetnya.

“ Heum, siapa suruh kau tiduran seperti orang mati seperti itu dan lagi ditaman belakang sekolah ”

“ i-itu karena aku sedang lelah ” elak Ryeowook.

Yesung mengacak pelan rambut Ryeowook yang tergerai indah “ Kau sudah makan?. ” Ryeowook menggeleng menjawab pertanyaan Yesung.

“ Baiklah, ayo kita makan bersama ” sorak Yesung sambil mengangkat tinggi-tinggi kotak bekal makanan yang sebenarnya itu adalah milik Ryeowook yang sengaja Ia berikan kepada Yesung. Yesung mulai membuka kotak bekal itu ” Woow, Kimchi? ” kata Yesung setelah mengetahui isi dalam kotak bekal tersebut.

“ Waeyo? Oppa tidak suka? ”

“ Aniyo, justru Oppa sangat suka. Bagaimana bisa kau tahu kalau Oppa suka Kimchi? ”

“ Eh? Jadi Oppa suka Kimchi?. Molla aku tadi pagi hanya tiba-tiba ingin membuatkan Oppa Kimchi ” jujur Ryeowook.

“ Jinjayo? Jadi ini kau buat untuk Oppa? ” Yesung bertanya semangat yang dibalas dengan senyum manis oleh Ryeowook.

“ Gomawo Wookie-ah. Nah ayo kita makan bersama ” Yesung mengambil sumpit yang sudah tersedia di dalam kotak bekal tersebut.

“ Engg, sumpitnya hanya satu, lebih baik Oppa saja yang makan ” tolak Ryeowook halus yang membuat Yesung berfikir sejenak sebelum akhirnya tersenyum menyeringai, seolah menemukan ide jahil yang akan dia terapkan kepada yeoja mungil disampingnya ini.

“ Mana bisa seperti itu? Bagaimana kalau kita makan dengan berbagi sumpit? ” tawar Yesung. Ryeowook tampak bersemu merah, bagaimana bisa namja disampingnya ini mengatakan hal seperti itu dengan gamblang. Bukankah makan menggunakan sumpit yang sama itu sama saja dengan ciuman secara tidak langsung? Bukankah jika kita minum menggunakan sedotan yang sama dengan orang lain dinamakan dengan ciuman secara tak langsung? jadi apa salah jika Ryeowook menganggap ini juga sebagai ciuman tidak langsung??

“ Kenapa kau bersemu seperti itu Wook? Kau tak sedang berfikir macam-macam kan? ” goda Yesung sambil memicingkan matanya.

“ Ah, a-aniya ”

“ Kalau begitu ayo kita mulai makan, aku sudah tidak sabar untuk memakan masakanmu yang lezat ini ” Yesung mulai mengambil potongan-potongan makanan tersebut lalu memasukkannya kedalam mulutnya.

“ Hemm, mashittaaaaaaa ” puji Yesung.

“ Jinja? ” Ryeowook berbinar senang saat Yesung memuji masakannya.

“ Nae, sekarang giliranmu, cobalah masakanmu yang lezat ini Wook, aaaa..aaa ” Yesung mengarahkan sumpitnya didepan mulut Ryeowook dan langsung saja Ryeowook membuka mulutnya dan memakannya.

“ Bagaimana? Bukankah sangat lezat? ”

“ Eum, ini enak Oppa ” ucap Ryeowook di sela-sela dia mengunyah makanannya.

Ryeowook mengambil alih sumpit yang dipegang Yesung, mengambil potongan-potongan kecil sayuran itu lalu mulai menyuapkannya kedalam mulut Yesung. Yesung benar-benar tak percaya akan apa yang sekarang ini berlaku. ‘Ryeowook? menyuapiku? Ah mimpi apa aku semalam?’ batin Yesung girang.

Keduanya bergantian saling menyuapi melupakan fakta bahwa Ryeowook telah memiliki namja cingu, melupakan sejenak sakit hati yang mendera yeoja mungil itu, sedikit hiburan untuk Ryeowook mungkin sangat bagus untuknya, mengingat akhir-akhir ini Kyuhyun sudah tak perhatian padanya seperti dulu.

“ Ahh~ aku kenyang Wook ” Yesung memegangi perutnya yang mungkin sudah terisi penuh dengan masakan Ryeowook.

“ Aku juga Oppa, hihi ”

“ Lain kali buatkan Oppa bekal lagi ne? ” Yesung menggenggam tangan Ryeowook erat, membuat Ryeowook reflek mengalihkan pandangannya ke Yesung.

“ Ah, na-nae Oppa ” Entah kenapa, tiba-tiba hati Ryeowook sedikit menghangat saat Yesung menggenggam erat tangannya. Perasaan yang sudah beberapa hari ini menghilang kini telah Ryeowook dapatkan lagi dari seorang Yesung. Salahkah jika Ryeowook merasakan perasaan hangat ini dari orang lain?

“ Wookie ”

“ Hmm ” gumam Ryeowook menyahuti panggilan Yesung.

“ Bagaimana dengan namja cingumu? ” pertanyaan Yesung entah kenapa terasa begitu menyayat hati Ryeowook. perlahan hatinya yang baru saja menghangat kini harus kembali dingin dan terasa hambar. Sakit, sungguh sakit saat Ryeowook mulai memikirkan masalah ini.

“ Aku tidak tahu. Aku sedang berusaha untuk tak mendekat dengannya ” Ryeowook menundukkan kepalanya.

“ Kenapa? ”

“ Hanya memberi kesempatan padanya untuk bersenang-senang ataupun melepas rindu dengan kekasih lamanya ”

“ Kenapa kau melakukan itu? Bukankah kau sendiri yang bilang bahwa kau ingin mempertahankan hubunganmu sampai kau sudah lelah untuk bertahan? ”

“…”

“ Jika kau berniat untuk mempertahankannya, seharusnya kau berusaha keras untuk membuatnya tak kembali pada cinta masa lalunya ”

“…”

“ Seharusnya kau membuatnya semakin mencintaimu, sampai dia tak bisa lari dari jeratmu ”

“…”

“ Kau tahu? Cinta itu harus diperjuangkan, bahkan tak peduli saat semua orang mencemo’oh mu, karena yang terpenting adalah bagaimana cinta itu mengubahmu menjadi sosok yang kuat dan tegar saat semua orang mencemo’ohmu ”

“…”

“ pikirkan baik-baik perkataan Oppa ” terang Yesung.

Ryeowook semakin menundukkan kepalanya, mencermati setiap perkataan Yesung padanya.

 

_Choi Ryeosomnia_

 

“ Hei yeoja jalang, jauhi Kyuhyun kami. Atau kau akan tau akibatnya ” ancam salah seorang yeoja dari lima yeoja yang kini tengah mengepung yeoja bergigi kelinci yang menatap mereka bingung.

“ Kyuhyun kami? Apa maksud kalian? ” yeoja bernama Sungmin itu menatap meremehkan ke sekumpulan yeoja yang sepertinya geram menahan amarah.

“ Jangan berlagak bodoh. Seluruh siswa disini juga tahu kalau kau selalu menganggu Kyuhyun kami ”

“ Begitu eoh? Lalu apa masalah kalian? Bukankah Kyuhyun sendiri tak keberatan saat aku menganggunya? Jadi kenapa kalian yang kebakaran jenggot? Kalian iri eh? ” Lagi, Sungmin berucap dengan nada mengejek, membuat salah satu yeoja itu mengangkat tangannya dan menamparnya.

PLAK.. sebuah tamparan melayang di pipi sedikit chubby milik Sungmin. Sungmin meringis tertahan, mencob tak menampakkan sisi lemahnya.

“ Jaga bicaramu. Kau itu hanya murid baru yang tak tahu apa-apa tentang Kyuhyun kami, jadi jangan coba-coba untuk mendekati Kyuhyun kami ” ancamnya.

“ Ciih, tak tahu apa-apa kau bilang? Asal kalian tahu saja ya, AKU INI KEKASIH CHO KYUHYUN YANG KALIAN CLAIM SEBAGAI MILIK KALIAN ” teriak Sungmin seolah menunjukkan bahwa Cho Kyuhyun adalah miliknya. Ke lima yeoja itu pun semakin melotot tak suka akan apa yang dikatakan yeoja bergigi kelinci tak tahu malu itu. Bagaimana mungkin mereka tak melotot, jika Sungmin mengaku sebagai pacar Kyuhyun sedangkan kita semua dan seluruh siswa si Shappire Blue tahu bahwa Kyuhyun adalah kekasih Ryeowook siswa kelas 1-1.

“ Kau benar-benar mengada-ngada yeoja jalang ”

PLAAAAAAAKKKKKKK… lagi, sebuah taparan Sungmin terima meninggalkan jejak telapak tangan di pipi itu.

“ YA, AKU TAK PERNAH MENGADA-NGADA YEOJA SIALAN, AKU MEMANG KEKASIH KYUHYUN ” teriak Sungmin. Beruntung saat itu toilet sedang sepi jadi tak ada yang tahu tentang keributan itu. Ckck, sejak kapan kau menjadi kekasih Kyuhyun lagi Min?

“ heh?? Bagaimana bisa kita percaya begitu saja padamu, sedangkan kita semua tahu bahwa Kyuhyun itu kekasih― ”

“ Apa yang terjadi? ” yeoja mungil dengan rambut panjang sepinggang mencela ucapan yeoja yang baru saja hendak memberi tahu Sungmin siapa kekasih Kyuhyun.

“ Eh? Wook-wookie? ” gugup yeoja-yeoja itu.

“ Seharusnya Sunbae-sunbae tak melakukan hal seperti ini. Terlebih dia ini adalah murid baru ” titah Ryeowook sopan kepada Sunbae-sunbae nya itu.

“ Maafkan kami Wookie-ah, kami hanya tidak suka jika dia merebut Kyuhyun dari―”

“ Sudahlah, jangan di perpanjang lagi. Sekarang Sunbaenim minta maaflah pada dia ” Ryeowook menunjuk Sungmin yang kini tengah bersendekap tangan dengan tersenyum sinis.

“ Ta-tapi Wookie-ah, dia ini kan―” yeoja-yeoja itu langsung diam membeku saat Ryeowook menatap mereka dingin.

“ Ba-baiklah ” jeda sebentar “ Maafkan kami, kami tidak akan menganggumu lagi ” ujar salah seorang dari yeoja yang melabrak Sungmin tadi.

“ Kali ini aku maafkan kalian karena mungkin kalian memang tak tahu kebenarannya, dan perlu kalian catat dan ingat bahwa aku ini adalah kekasih Cho Kyuhyun ” terang Sungmin bangga.

Ryeowook meremas ujung rok sekolahnya, melampiaskan sesak di dadanya. Ryeowook bahkan hanya bisa mematung berdiri tanpa menyanggah atau pun mengucapkan sesuatu untuk mengatakan pada Sungmin bahwa dirinyalah kekasih Kyuhyun. Kenapa lidahnya terasa keluh saat seperti ini?

Ke lima yeoja itu menatap Ryeowook, yang ditanggapi dengan tatapan cepat-pergi-dari-sini. Dan tanpa menunggu lama lagi, ke lima yeoja itu permisi untuk pergi. Setelah kepergia ke lima yeoja itu, Ryeowook berniat pergi namun di cegah oleh Sungmin. “ Gomawo ” ucap Sungmin lembut, Ryeowook hanya mengangguk sebagai jawaban. Dilangkahkan kakinya untuk keluar dari toilet tersebut, namun baru tiga langkah Ryeowook berjalan, tangannya sudah ditahan lagi oleh Sungmin.

“ Lee Sungmin imnida, kau? ” tanya Sungmin sambil membungkukkan badannya lalu menatap Ryeowook intens.

“ Kim Ryeowook, senang berkenalan dengan anda Sungmin Sunbae ” Ryeowook memaksakan senyum, bagaimana pun juga ia tak boleh bertindak gegabah dengan membenci Sungmin yang notabenenya adalah seseorang yang mungkin saja akan membuatnya ditinggalkan oleh Kyuhyun. Ryeowook mencoba menjauhkan pikiran-pikiran negative yang menganggunya.

“ Sekali lagi terimakasih telah menyelamatkanku, huuh untung saja ada kamu kalau tidak, mungkin saja pipi ku ini akan di penuhi dengan bekas telapak tangan yeoja-yeoja gila itu ” celoteh Sungmin.

“ Sama-sama, kalau negitu samapi jumpa lagi Sunbae. Aku harus kembali ke kelas ” Ryeowook berjalan meninggalkan Sungmin dengan segala pemikiran yang berkecamuk di kepalanya.

‘Orang yang sangat ramah, pantas saja Kyuhyun sangat mencintaimu’ batin Ryeowook sambil tersenyum kecut.

Ryeowook berjalan keluar dari toilet tersebut tanpa menyadari bahwa sebenarnya dari tadi ada lima pasang telinga yang mengupingnya di luar toilet. Sebut saja mereka adalah Donghae, Eunhyuk, Yesung, Kibum dan Taemin.

“ Wookie ” panggil Eunhyuk lembut tapi masih bisa di dengar oleh Ryeowook. Ryeowook membalikkan tubuhnya, dan sedikit terkejut dengan adanya Eunhyuk dan lainnya yang  berada dibelakangnya. Dilangkahkan kaki kecilnya menuju teman-temannya tak lupa juga dengan senyum ceria yang Ia tampakkan.

“ Hei, kenapa kalian masih disini? Seharusnya cepat kembali ke kelas. Kajja Taemin-ah, Bummie ” ajak Ryeowook dengan menarik kedua tangan sahabatnya itu.

“ Kita duluan ne, sampai jumpa nanti Eunhyuk Eonnie, Donghae Oppa, Yesung Oppa ” Ryeowook melambaikan tangannya ke arah orang-orang yang baru saja disebut namanya. Ryeowook berusaha setegar mungkin untuk tak menampakkan kesedihannya, dia tak mau tampak lemah hanya karena masalah cinta ini, dia tak mau mengkhawatirkan orang-orang yang menyayanginya, sungguh jika boleh memilih Ryeowook ingin sekali menyimpan kesedihan ini dalam-dalam sampai tak ada yang tahu akan perasaannya yang benar-benar kacau.

“ Wookie-ah, apa ka-”

“ Gwenchana Taemin-an, aku baik-baik saja. Jangan khawatirkan aku dengan berlebihan begitu ” Ryeowook memotong ucapan Taemin yang sudah Ryeowook prediksi bahwa pertanyaan Taemin akan mengarah pada hal yang tadi.

“ Aku masih bisa bertahan ” Ryeowook menoleh ke belakang menampilkan senyum manisnya kepada Taemin agar Taemin tak begitu mengkhawatirkannya.

“ Kau begitu mencintai Kyuhyun? ” kali ini Kibum mencoba bertanya, walaupun sesungguhnya Kibum sudah tahu jawabannya tapi tetap saja ia ingin memastikannya. Ryeowook tersenyum ( lagi ) dan mulai menghela nafas berat seolah-olah ia ingin mengucapkan sesuatu hal yang sangat penting.

“ Kau bicara apa sih Bummie? Tentu saja aku mencintai Kyuhyun, sangat malah ” ujarnya semangat yang membuat Kibum dan Taemin terpengarah tak percaya.

Bagaimana mungkin yeoja mungil itu masih bisa mengucapkan dengan lantang dan semangat seperti itu setelah tadi ada yeoja lain yang mengaku sebagai kekasih namja cingunya ―Cho Kyuhyun? Apa hatinya benar-benar terbuat dari batu sehingga ia tak merasa sakit sama sekali? Apa cintanya sudah benar-benar membuatnya buta akan cinta yang lain? Begitulah pertanyaan-pertanyaan yang timbul di otak Taemin.

“ Ya!! Kim Ryeowook, kenapa kau begitu semangat seperti itu hah? Apa kau tak marah atau sakit hati setelah kejadian tadi? ” pekik Taemin tak percaya.

“ Aniyaa, aku mencintainya dan akan selalu mencintainya selama aku masih mampu mencintainya, tak peduli dia mencintaiku atau tidak, tak peduli apa kata orang nanti, tak peduli akan sesakit apa yang aku rasakan suatu saat nanti, selama aku masih bisa bertahan aku akan selalu mencintainya dan mendukung apa pun keputusannya, saat pilihan itu tak tertuju padaku maka aku akan pergi bersama cinta ini. Sekalipun aku tak dapat memilikinya setidaknya aku sempat merasakan sempurna saat bersamanya, meskipun aku hanya pelarian itu tak masalah, asal dia bahagia aku.. aku.. ” Ryeowook menggantung kalimatnya, ah tidak. Ryeowook tak menggantung kalimatnya, dia tak tahu lagi harus bicara apa. Dia sudah tak punya kata-kata untuk membela perasaan bodohnya itu. Terlalu sakit, sesak, nyeri, dan semuanya kini menumpuk di hatinya. Kibum dengan segera merengkuh tubuh mungil Ryeowook dalam pelukannya saat dia melihat liquid bening yang menetes di pipi chubby sahabatnya itu.

“ Cukup, kau tak perlu mencari kata-kata lagi hanya untuk meyakinkan kita bahwa kau mencintai Kyuhyun. ”

“ Kau akan mencintainya, maka kita akan mendukung, kau tersakiti olehnya maka kita akan setia menangis bersamamu . ” Kibum mencoba menenangkan Ryeowook. Taemin pun hanya bisa mengelus anak rambut rambut Ryeowook dengan sayang. Sakit rasanya jika melihat sahabatnya yang selama ini selalu ceria dan manja harus menangis karena namja yang dicintai.

“ Ssssttt, uljima Wookie ” bisik Kibum lembut saat dirasa seragam depannya yang basah. Bahu Ryeowook bergetar hebat, tak ada isakan yang terdengar. Mungkin Ryeowook mencoba menahannya.

 

Setetes air mata menyatukanku dengan mereka

Seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam kewujudan persahabatan ini

Aku merasa jauh lebih baik jika aku menangis didekapan sahabat-sahabatku

Dari pada aku harus menangis di depan orang lain dalam keadaan hidup yang menjemukan dan keputus asaan ^^

_Choi Ryeosomnia_

 

“ Si-siapa namanya tadi katamu? ” Kyuhyun sedikit terperanjat saat Sungmin menceritakan nama seseorang yang tadi menolongnya.

“ Eumm, kalau tidak salah Kim Rye Ryeo―Ryeowook. ya, itu namanya. Agak susah ”

Kyuhyun kembali terperanjat saat nama Kim Ryeowook disebut-sebut oleh Sungmin. Entah kenapa hatinya sedikit tak tenang saat Sungmin menceritakan semua yang baru saja menimpanya. Khawatir? Ya Kyuhyun khawatir pada Ryeowook, dia takut jika Ryeowook tahu kalau Sungmin adalah kekasihnya masa lalu. Dia takut jika Ryeowook meninggalkannya, dia takut Ryeowook akan salah paham, dia takut… ah terlalu banyak hal yang ditakutkan Kyuhyun jika saja Ryeowook benar-benar tahu tentang Sungmin.

Takut eoh? Apa yang perlu kau takutkan Kyu? Kau takut Ryeowook pergi dari kehidupanmu atau kau takut jika Sungmin juga akan meninggalkanmu saat Sungmin mengetahui bahwa Ryeowook adalah yeoja cingmu? Cih, kau benar-benar pengecut.

“ Kyu? ” Sungmin melambai-lambaikan tangannya didepan wajah Kyuhyun.

“ Akkh, iya Min. Ada apa? ”

“ Apa kau baik-baik saja? Kenapa kau suka melamun sih? ” gerutu Sungmin.

“ Mianhe, aku baik-baik saja. ”

 

_Choi Ryeosomnia_

 

Kyuhyun sedikit berjalan tergesa saat bel pulang sekolah berbunyi. Dia melangkahkan kakinya menuju kelas yeoja mungil yang dari tadi selalu di pikirkannya. Dan itu tentu saja setelah ia mencoba memberi berbagai alasan agar Sungmin tak memaksanya untuk mengantarnya pulang. Sudah cukup Kyuhyun mentelantarkan yeoja mungil itu. Dia tak mau lagi jika yeoja mungil itu harus menebeng orang lain.

Setelah sampai di depan kelas yeoja mungil itu, Kyuhyun sedikit mengintip keadaan kelas tersebut. Sepi, begitulah keadaannya, hanya ada Ryeowook yang masih membereskan alat-alat tulisnya. Kyuhyun sedikit tersenyum melihat yeoja mungil itu dari kejauhan yang berjalan mendekat ke arahnya. Tapi tunggu, Kyuhyun menangkap sebuah kejanggalan pada yeoja mungil itu. Sejak kapan Ryeowooknya berjalan dengan tatapan kosong seperti itu? Bukankah dia selalu memancarkan mata coklat caramel nya yang cerah itu? Dan lagi Ryeowook tak tersenyum? Oh, ada apa dengannya?. Batin Kyuhyun.

Duukkk…

“Aww.. ” ringis Ryeowook saat tubuhnya menubruk seseorang.

“ Ceroboh eoh? ” ucap seseorang yang tadi ditubruk oleh Ryeowook. seseorang yang ternyata adalah Kyuhyun itu kini mengelus kening Ryeowook yang tadi menubruk rahang Kyuhyun. Reflek Ryeowook mengangkat kepalanya dan melihat Kyuhyun yang tengah tersenyum lembut padanya.

DEEEGGGG…

sakit.. kenapa? Kenapa saat seperti ini jantung dan hatinya serasa sakit? Melihat senyum Kyuhyun yang lembut membuat hati Ryeowook sakit. Tanpa terasa Ryeowook kini tengah menggigit bibir bawahnya dan juga tangannya yang meremas rok nya sendiri. ‘senyum itu, senyum yang sudah bukan milikku seutuhnya’ batin Ryeowook. Kyuhyun mengernyit heran saat melihat Ryeowook menggigit bibirnya sampai berdarah.

“ Wookie, apa ada yang sakit? ” tanya Kyuhyun cemas sambil menangkupkan kedua tangannya di pipi Ryeowook. ibu jarinya bergerak menuju bibir Ryeowook. mengusap bibir yang mengeluarkan darah tersebut sekaligus menyuruh Ryewook untuk berhenti menggigit bibirnya sendiri.

“ K-kyu? Se-sedang apa disini? Kenapa kau tak pulang?”

Sekali lagi Kyuhyun mengernyit mendengar pertanyaan Ryowook yang terdengar aneh di telinganya.

“ Kau aneh Chagiya, tentu saja menjemputmu. Bukankah kita selalu berangkat dan pulang bersama? hei, apa jangan-jangan kau juga lupa bahwa kita tinggal satu atap? ” Kyuhyun memicingkan matanya.

Ryeowook sedikit kelabakan menyadari pertanyaan bodoh yang dilontarkannya barusan. Sepertinya memikirkan Kyuhyun dan Sungmin membuat Ryeowook sedikit linglung.

“ Engg, ku pikir kau ada acara dengan temanmu seperti kemarin ” ujar Ryeowook lemah sambil menggigit bibir bawahnya ( Lagi ).

“ Yak. Hentikan kebiasaan menggigit bibir mu itu, kau menyakiti dirimu sendiri. ” tandas Kyuhyun sedikit mengeras.

“ Na-nae ” jawabnya lemah. Kyuhyun menghela nafas berat, entah kenapa Ryeowook sekarang ini bukanlah Ryeowook yang biasanya. Ryeowook yang sekarang cenderung diam dan menuruti semua kemauannya. Sedikit aneh saat Ryeowook tak membalas teriakannya.

“ Kau kenapa? Apa ada yang sakit? ”

“ Aniyaa, aku hanya lelah. Kajja kita pulang ” bohong Ryeowook sambil melangkah pergi mendahului Kyuhyun. Tak seperti biasanya Ryeowook berjalan duluan. Biasanya dia akan selalu bermanja-manja pada Kyuhyun, bergelayut dilengan Kyuhyun, mencium pipi Kyuhyun, mengucapkan kata ‘Saranghae’ di setiap menitnya, membelai rambut ikal kecoklatan milik Kyuhyun, meminta Kyuhyun untuk menyanyikan sebuah lagu untuknya dengan manja dan masih banyak lagi. Kemana Ryeowook yang manja?

GREEEEPPP..

“ K-kyu~ ” gugup Ryeowook saat tiba-tiba Kyuhyun melingkarkan tangannya dipinggang ramping Ryeowook dari belakang yang tentu saja membuat langkahnya terhenti.

“ Kenapa berjalan dibelakangku? Kenapa tak manja sperti biasanya huh? ” Kyuhyun meletakkan dagunya di puncak kepala Ryeowook.

“ A-aku hanya sedang lelah dan ingin cepat pulang lalu tidur ”Ryeowook mencoba tenang.

“ Begitukah? Apa kau benar-benar baik-baik saja chagiya? ”

“ Eummm ”

CHUUUUUU~~

Kyuhyun mengecup singkat bibir Ryeowook lalu menariknya menuju mobilnya yang terpakir dihalaman sekolah.

Ryeowook bersemu merah mendapat ciuman dari Kyuhyun secara tiba-tiba tersebut. Sedikit kebahagiaan terselip di hatinya saat Kyuhyun mengkhawatirkannya. Sejenak Ryeowook ingin mengenyahkan rasa sakit nya jika mengingat bahwa Kyuhyun tak pernah mencintainya. Tapi toh tidak apa kan jika Ryeowook sedikit berbahagia dengan Kyuhyun yang mengkhawatirkannya?

 

 

~ TBC ~

 

Annyeong Cingudeul… *bungkuk-bungkuk di depan reader*

Oke oke, saya tahu saya salah karena telat mengupdate FF gaje ini, di tambah mungkin chap ini gak jelas dan gak memuaskan banget L

Jeongmal mianhe. *sujud-sujud di depan reader*

Sebenernya saya udah mau publish ni ff ini seminggu yang lalu, tapi apa?? Saat saya mau publish gak tau kenapa tiba-tiba file nya rusak, dan gak bisa di publish. Saat itu saya bener-bener down dan berniat untuk gak nglanjutin ni ff. Tapi karena kalian para reader tersayang yang masih setia review, saya jadi semangat lagi buat nglanjutin *hug reader*

 

Buat yang udah review Jeongmal Gomawo ^^

Yang minta supaya Kyuhyun juga ngrasain apa yang Wookie rasain kalian tenang saja, karena memang nanti Kyuhyun juga pasti akan merasakannya kok ^^

Oke, cukup sekian curhatan gak penting saya ini. Silahkan klik tulisan review di bawah itu, dan berikan komentar, kritikan, masukan atau bisa ide, dengan senang hati saya akan mempertimbangkannya.. ^^

 

 

Ryeowook’s Wife ^^~

3 thoughts on “(GS/Chapter) Choose Me Or Your Past~ 08

  1. knp sih kyu kau suka sekali bentak bentak wook , pasti wook sedih banget ,,,
    knp kau sangat berbeda memperlakukan wook sama miniie , ingat kyu minnie masa lalu mu , jangan buat wook untuk tinggalin kau ,,,,
    itu juga minnie udah tau kyu punya pacar masih aja kegatelan buat deket deket ama kyu ,,,
    gak kasian apa apa wook , udah ditolongin wook malah ngelunjak gitu ,,,
    kyu juga gak bisa jaga perasaan wook ni , jangan sampai nyesel kyu berbuat gitu ke wook ???

  2. Yewook moment nya bener2 bikin ngiri.. romantisnya yg lagi suap2an.. kenapa wook ga jadian aja sih ma yeye.. di jamin ga bakal sakit hati.. garansi bertahun tahun loh.. drpd ma kyu bisa cepet tua loh wook..
    kyumin tu.. isshh ga tau lagi mau ngomong apa soal dua org itu..
    kyu nya ga sadar2, min nya ga tau malu pake banget.. mau di bales gimanapun dr yg ringan ampe yg berat sekalipun kyk nya ga bakal bs ngilangin sakit nya wook.. jd biarin aja dah mau gimana2 terserah.. ntar jg dpt karma nya sendiri..
    Wook drpd bertahan dgn rasa sakit lebih baik mencari kebahagiaan yg lain..

  3. Cukup kyu berhenti menyakiti wook lagi T_T , kau tidak peka eoh? Kaulah yg membuat wook menjadi pendiam dan sedih~ , hikkss Yesung oppa gomawo sudah menghibur wook dengan cinta sepihak mu ~ kenapa wook yg selalu menderita ? Hiikss kyu kau harus memilih siapa yg kau cinta T_T

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s