(GS/Chapter) Choose Me Or Your Past~ 09

Tittle : Past Or Future?

Chapter 9

Author : Choi Ryeosomnia

Rate : T

Cast  :

_Kim Ryeowook ( yeoja )

_Cho Kyuhyun

_Kim Jong Woon aka Yesung

_Lee Sungmin

And Other Person

Pair : Kyuwook, Yewook, slight Kyumin

Summary :

Aku yang selalu mencintaimu tanpa memikirkan perasaanmu yang sesungguhnya terhadapku..

Aku tak pernah tahu apakah kau benar-benar mencintaku atau tidak..

Tapi saat dia hadir diantara kita, itu membuatku merasa hancur..

Dan saat itu aku sadar, bahwa cinta ini tumbuh hanya dipihakku saja..

Saat ini rasanya ingin pergi saja dari dunia ini..

_Choi Ryeosomnia_

.

.

.

Enjoy!

.

.

.

Seorang namja tengah berbaring di tempat tidur berukuran king size di sebuah kamar yang terlihat sangat rapi dengan sebuah aquarium di pojok kamar tersebut. Bukan, bukannya namja itu menaruh ikan di dalam aquarium, melainkan Ia menaruh seekor kura-kura mungil yang lucu yang errr panggil saja Ia Ddangkoma. Ya, begitulah namja tersebut menamai hewan yang sepertinya hanya bisa mengedipkan matanya. Membosankan? Memang. Tapi entahlah, namja itu memang terkenal dengan sifatnya yang aneh dan ajaib.

Kembali ke namja tersebut, kali ini sepertinya Ia tengah memikirkan sesuatu. Terlihat dari dahi nya yang tampak berkali-kali mengkerut, seperti orang yang tengah mengerjakan soal matematika, tapi pada kenyataannya kini namja itu tengah menatap langit-langit kamarnya.

“ Apa yang harus aku lakukan? ” gumamnya lirih sebelum akhirnya ia menarik selimut seatas dadanya lalu matanya pun perlahan memejam.

.

.

.

.

Choi Ryeosomnia

.

.

“ Umma, bi-bisakah jika kita hentikan ini semua? ” Yeoja mungil itu berbicara dengan nada lirih bahkan hampir terdengar seperti bisikan.

“ Waeyo Chagi? Bukankah selama ini baik-baik saja? ” yeoja paruh baya dengan senyum malaikat yang tadi yeoja mungil itu panggil ‘Umma’ kini tengah menatap anak semata wayangnya dengan pandangan tak mengerti.

“ Anio Umma, kita memang baik-baik saja selama ini. Tapi sungguh, aku benar-benar tak bisa jika harus hidup dengan seseorang yang tak mencintaiku ” sang anak itu kini tengah menahan lelehan liquid bening yang sedari tadi ditahannya.

“ Wookie―”

“ Jebalyoo Umma, ak-aku sungguh, Hikz tak bisa. Dia tak mencintaiku hikz.. ” yeoja mungil―Ryeowook itu kini pun terisak setelah tak mampu menahan desakan-desakan air mata yang sudah sedari tadi ditahannya.

“ Di-dia bahkan tak pernah mengucapkan kata ‘Saranghae’ padaku Umma, hikz.. Ku mohon batalkan perjodohan ini ”

“ Wookie” yeoja paruh baya itu hanya bisa memeluk Ryeowook dengan erat, berharap akan sedikit mengurangi beban yang di pikul anaknya selama ini. Sungguh, Ia benar-benar tak tahu menahu perihal perasaan anaknya selama ini, yang ia tahu hanyalah bahwa anaknya selalu tertawa bahagia ketika dekat dengan namja yang sudah dipercaya untuk menjaga Ryeowook nya itu. Dia merasa bersalah sekali saat mengetahui bahwa ternyata namja yang sudah digadangkan untuk menjaga sekaligus menjadi pendamping putri nya itu ternyata tak pernah sedikit pun mencintai putrinya.

Terbesit kata menyesal karena telah memaksakan kehendaknya dan suaminya hanya untuk mempererat hubungannya dan keluarga besar ‘Cho’ itu dengan cara menjodohkan putri semata wayang nya yang manja dengan anak dari keluarga ‘Cho’ tanpa mempertimbangkan bagaimana perasaan keduanya.

“ Mianhe, Umma dan Appa tak pernah memikirkan perasaanmu sebelumnya, Mianhe Umma dan Appa mengesampingkan masalah mu, Mianhe Umma dan Appa memaksamu untuk melakukan ini semua, Mianhe Umma dan Appa..”

TESS.. TESS.. TESS..

Sepasang mata Onyx yang bersinar itu kini menitihkan air matanya, menitihkannya hanya untuk menyadari kebodohannya yang tanpa sengaja membuat hati putri kesayangannya harus menelan kenyataan bahwa namja yang dijodohkan dengannya tak membalas perasaannya.

“ Umma, hikz, sungguh, aku tak bermaksud menghancurkan bisnis Appa. Tapi aku benar-benar tak bisa dengan Kyuhyun, dia tak mencintaiku Ummaa..hikz..hikz.. dia mencintai orang lain Umma”

“ Dia tak membalas cintaku Umma, hikz..hikz.. aku harus bagaimana? Aku.. aku seperti orang bodoh yang mengharapkan cintanya yang tak mungkin bisa ku gapai. Aku bersikeras untuk bertahan hanya untuk membuatnya memilihku, tapi pada akhirnya aku sendiri yang menyerah, Aku menyedihkan Umma, hikz..hikz.. Ummmaaaa..hikz..”

Leeteuk― Umma Ryeowook kini hanya bisa memeluk putrinya yang sepertinya dalam keadaan sangat rapuh. Hatinya sakit melihat Ryeowook yang selama ini selalu manja kini tampak seperti orang gila yang menangis meraung-raung. Sebegitu cintakah Ryeowook dengan Kyuhyun? Tapi kenapa namja itu begitu mudah menyakiti Ryeowook yang sudah dia janjikan untuk dijaganya?

Sakit? Itu sudah pasti. Orang tua mana yang tak akan sakit jika melihat anaknya menderita sedemikian dalam? Terlebih itu ikut campur tangan dirinya sendiri.

Perlahan, pikiran Leeteuk pun melayang pada suatu hal yang baru saja menyayat hati Ryeowook. ya, dia pun iku tersayat dengan hanya mendengar cerita anaknya.

 

~Flashback~

 

Bruukkk..

Tubuh Ryeowook jatuh terduduk dilantai koridor sekolah yang sepertinya tampak lenggang mengingat ini sudah 15menit dari jam yang sudah seharusnya waktu pulang sekolah. Otot-otot di kakinya terasa lemas. Jantungnya berdenyut sakit melihat pemandangan didepannya. Bagaimana bisa? Bagaimana bisa namja yang berstatus kekasihnya itu kini tengah berciuman mesra dengan yeoja lain? Ah ani, maksudnya yeojacingunya di masa lalu?

Matanya terasa panas melihat kemesraan itu secara live. Bahkan kedua manusia berbeda jenis itu pun tak menyadari keberadaan Ryeowook yang tadi jatuh terduduk cukup keras. Apa sebegitu menikmatinya sampai tak menyadari bahwa ada seorang manusia yang kini tengah menangis sambil memegangi dada sebelah kirinya?

Tak ada yang bisa Ryeowook lakukan selain menangis, menangis dalam diam. Matanya sudah tak mampu untuk melihat ciuman dengan penuh kemesraan itu lebih lama lagi, tapi entah kenapa mata itu tak mau sedetik pun mengalihkan perhatiannya dari pemandangan yang sangat menghancurkan hatinya.

Semakin kencang Ryeowook menekan dada kirinya, bahunya bergetar cukup kencang, tangan lainnya yang tak ia gunakan untuk menekan dada kirinya kini tengah mengepal keras sampai kuku-kukunya memutih.

“Hikz” satu isakan tanpa sadar kini keluar dari bibirnya, sontak saja kedua anak manusia itu melepas kedua tautan bibir tersebut dan menolehkan suaranya ke arah sumber suara. Betapa kagetnya mereka ketika melihat Ryeowook yang tengah duduk dengan air mata yang sudah tak bisa dibilang sedikit. Kyuhyun menganga lebar. Kedua mata coklat caramel Ryeowook yang sendu dan penuh air mata itu kini tengah bertatapan dengan pupil mata Kyuhyun yang bulat. Hati Kyuhyun merasa dihujami jutaan pisau melihat Ryeowook nya yang seperti itu.

“ Wookie ” panggil Kyuhyun lirih terbesit nada bersalah, menyesal, sedih aah sangat sulit untuk mengungkapkannya.

“ Sakit, hikz..hikz.. ” Ryeowook semakin mengecangkan remasannya pada dada kirinya. Kyuhyun mulai berjalan mendekati Ryeowook yang berjarak cukup dekat dengannya dan Sungmin sedikit tergesa.

“ Kyuuu~ ” Sungmin memanggil Kyuhyun sedikit manja. Sepertinya yeoja ini tak menyadari akan posisinya. Tapi lihat, kali ini Kyuhyun tak menghiraukan panggilan manja dari yeoja itu, dia tetap berjalan mendekati Ryeowook yang masih tetap sama dengan posisinya tadi.

GREEEPPPP.. Kyuhyun melepas cengkraman tangan Ryeowook di dada kirinya lalu memeluknya sambil mengucapkan lafal ‘mianhe’ berulang kali.

“ Mianhe, jeongmal mianhe ” ucap Kyuhyun berulang kali dengan semakin mengecangkan pelukannya. Tak terasa Kyuhyun pun ikut meneteskan air matanya. Menyesal eoh? Kenapa baru kali ini kau menyesal? Kenapa kau menyesal setelah kau melihatnya menangis saat kau berciuman dengan yeoja masa lalu mu itu? Kenapa baru sekarang Kyu?

Ryeowook berontak sekuat tenaga agar terlepas dari pelukan Kyuhyun. Tapi sepertinya tenaganya tak cukup kuat untuk melepas pelukan itu. Dengan sisa-sisa tenaga yang ia punya, ia pun mendorong Kyuhyun cukup keras sampai Kyuhyun terjengkal kebelakang dan melepas pelukannya pada Ryeowook.

“ Mianhe, aku mengganggu acara kalian ” ucapnya datar. Tak ada emosi dalam suara tersebut, tak ada tatapan cinta maupun kebencian di mata caramel itu, sudah tak ada isakan dari bibirnya. Bahkan ekspresi wajahnya saat ini pun benar-benar seolah tak terjadi apa-apa. Hampa? Kosong? Ya, itulah yang sekarang terlihat dalam diri seorang Kim Ryeowook kita yang manja dan selalu ceria itu.

“ Wookie ”

“ Aku permisi, annyeoong ” Ryeowook *bow* sempurna dihapan Kyuhyun dan Sungmin lalu segera berlari, tapi Kyuhyun berhasil mencengkeram pergelangan tangannya.

“ Aku bisa jelaskan ini semua Wookie-ah ”

Ryeowook menggeleng “ Tak ada yang perlu dijeaskan Kyuhyun-ssi, semua sudah terlihat dengan jelas ”

Kyuhyun tercekat mendengar Ryeowook memanggilnya dengan embel-embel seperti itu. Perlahan cengkraman tangannya pun mengendur, dan itu tak di sia-sia kan oleh Ryeowook, dengan cepat ia menghempaskan tangan Kyuhyun kasar lalu berlari meninggalkan tempat itu. Tempat yang menjadi saksi bisu akan bagaimana hancurnya hati Ryeowook menjadi kepingan-kepingan yang tak beraturan.

Kyuhyun ingin mengejarnya tapi sebuah tangan memeluknya dari belakang.

“ Jangan mengejarnya, kau sudah punya aku ” kata Sungmin. Kyuhyun tersenyum pahit mendengar perkataan Sungmin. Entah kenapa hatinya kali ini benar-benar tak tenang, bukankah selama ini Ia masih sangat mencintai Sungmin dibanding Ryeowook? tapi kenapa seteah semua sudah terbongkar hatinya malah menolak akan ini semua?

.

Ryeowook berlari sekencang mungkin dengan masih mencengkram dada kirinya kuat, kenapa sesakit ini? Kenapa sesakit ini balasan yang harus ia terima akan jerih payahnya yang selama ini bertahan? Bertahan dan berharap serta menunggu akan cinta Kyuhyun? Kenapa sakit sekali?

Kaki kecil itu tetap berlari meskipun kini nafasnya sudah tersenggal-senggal, tak ia hiraukan berapa banyak sumpah serapah yang ia dapatkan saat secara tak sengaja menabrak orang yang berbeda jalur dengannya. Akal sehatnya sudah tak bisa diajak kompromi saat ini. Kumpulan awan yang tadi cerah kini sudah bertransformasi menjadi hitam keabu-abuan. Rintik-rintik hujan perlahan turun membasahi permukaan bumi, tapi lihatlah yeoja itu. Dia tetap berlari menerjang hujan.

Saat hendak melintasi jalan raya ia pun tak memperhatikan ke kanan dan kiri seolah jalan itu adalah miliknya sendiri. Dia berlari menembus banyak kendaraan yang bisa saja menabraknya dan membuatnya mati ditempat, tapi siapa yang tahu akan perasaan orang yang sedang patah hati dan putus asa? Saat seseorang patah hati dan putus asa ia bisa saja melakukan hal-hal yang tak terduga.

Sebuah truk besar yang tengah membawa minyak melaju dengan kencang ke arah Ryeowook. semua yang menyaksikan itu berteriak histeris mencoba memberitahu pada yeoja mungil itu untuk segera menyingkir, tapi sekali lagi saya tekankan, bahwa orang yang patah hati dan putus asa bisa melakukan apa pun yang tak wajar.

Ryeowook mematung seketika, perlahan di tutuplah kedua mata indah itu. Dia pasrah akan apa yang akan menimpanya setelah ini. Ryeowook menunggu saat-saat dimana ia akan terpental jauh lalu tak merasakan apa-apa lagi dan mulai terbang menuju surga bersama Tuhan nya.

BRAAAKKKK..

“ Kenapa aku tak merasakan apa pun? Apa aku sudah mati? ” pikir Ryeowook.

“ YA!! APA YANG KAU LAKUKAN KIM RYEOWOOK? KAU MAU MATI HEOH? ” suara lantang seorang namja yang terasa begitu dekat dengannya membuat Ryeowook membuka matanya mencoba melihat apa yang sebenarnya terjadi. Bukankah ia sudah mati?

“ Ye-yesung Oppa ” Ryeowook membulatkan matanya tak percaya melihat Yesung yang kini berbaring disampingnya sambil memeluknya possessive. ‘jadi aku tidak mati? kenapa aku tak mati saja?’ ― entah ini sebuah kebahagiaan atau penyesalan bagi Ryeowook. ryeowook mendudukkan tubuhnya dengan Yesung yang berada di sampingnya.

“ Wookie, kau tahu? Mati tak akan menyelesaikan masalah. Kau harusnya menghadapinya? ” Yesung membuka percakapan setelah lama keheningan melanda keduanya.

“ Bagaimana bisa Oppa muncul? ”

“ Aku mengikutimu, jangan tanya aku mengikutimu darimana, karena aku pun juga sudah melihat semuanya ” Oh, sepertinya Yesung pun juga turut menyaksikan semuanya secara live.

“ Lihat, bahkan Tuhan pun menertawakanku dengan cara menurunkan hujan untuk mengejek akan kebodohanku selama ini ” jawab Ryeowook yang sepertinya tak ada hubungannya dengan jawaban Yesung tadi.

“ Mereka semua benar Oppa, bahwa seharusnya aku tak perlu bertahan. Kalau saja saat itu aku mendengar nasehat Taemin dan Kibum, mungkin sakit ini tak akan sedalam ini ”

Yesung masih setia mendengarkan celotehan Ryeowook.

“ Kenapa harus seperti ini Oppa? Apa salahku dimasa lalu? Apa aku pernah menjalankan kejahatan sampai aku harus menerima kehidupan yang seperti ini? Kenapa Tuhan menghukumku seperti ini? Kenapa? JAWAB AKU OPPA!! ”

“ Hikz.. Hikz.. rasanya sangat sakit Oppa. Dia membuatku melambung lalu menjatuhkanku begitu keras. Op-oppa hikz.. Umma.. Appa.. hikz.. sakiiiittt ” Ryeowook memukul-mukul dadanya keras.

“ Wookie, berhenti menyakiti dirimu sendiri, jangan seperti ini. Ini hanya cobaan dari Tuhan. Ku mohon jangan seperti ini. ” Yesung menggenggam tangan Ryeowook agar tak terus-terusan memukul dadanya sendiri.

“ Tapi ini sangat sakit Oppa, aku harus melenyapkan sakit ini. Harus Oppa.. hikz..hikz.. ”

Di rengkuhnya tubuh ringkih Ryeowook dalam dekapan hangatnya, mengelus punggung Ryeowook sayang. Dibawah guyuran hujan yang amat deras seperti ini benar-benar tak baik untuk kesehatan. Terutama kesehatan Ryeowook. bukankah ia tak bisa terlalu terkena dingin?

“ Op-oppa hah..hah..sess..saak..sessakk.. haaakkhh.. sessaakkhh Oppaahh ” Ryeowook berucap dengan orang yang seperti kehabisan nafas. Sepertinya penyakit pernafasan yang di derita Ryeowook kini kambuh.

“ Wook-wookie, ka-kau kenapa? ” Panik Yesung.

“ Sessakk,,hakkhh..hakkhh.. sessaakkkhh.. ”

Dengan kepanikan yang teramat, Yesung pun akhirnya menggendong tubuh Ryeowook yang basah kuyup ke dalam mobilnya. Disepanjang perjalanan Ryeowook terus-terusan bergumam terbatah-batah dengan nafas yang tersenggal-senggal.

Yesung membawanya ke rumah sakit, dan langsung menghubungi keluarga Ryeowook ketika Ryeowook sudah berada dalam penanganan dokter.

Dan disinilah semuanya terjadi, Ryeowook yang sudah mulai sadar mulai menangis dan membatalkan perjodohannya di depan kedua orang tua nya yang juga di saksikan oleh Yesung, Kibum dan Taemin yang tadi juga dihungi oleh Yesung.

“ APA MAKSUDMU MEBATALKAN INI SEMUA KIM RYEOWOOK? KAU MAU MEMBUAT MALU APPA HEOH? ” sang Appa berteriak lantang di depan wajah Ryeowook yang benar saja membuat seluruh orang yang berada di ruangan rawat inap itu terlonjak kaget.

“ Mianhe Appa, tapi aku benar-benar tak bis―”

PLAAAKK..

“ Cukup sudah alasan bodoh itu, Appa tak mau mendengarnya lagi. Apa pun yang terjadi, ini semua akan berjalan dengan rencana semula. Cinta bisa datang dengan terbiasa. ”

BRAAAKkk..

Kangin― Appa Ryeowook membanting pintu kamar rawat itu dengan keras.

Ryeowook diam membeku dengan pandangan kosong. Sebuah bayangan tangan tercetak jelas di pipi chubby mulus itu. Leeteuk mendekat ke arah Ryeowook dan langsung memeluknya.

“ Mianhe, Umma tak bisa berbuat apa-apa untukmu Chagi ” sesalnya dengan meneteskan air mata.

Ryeowook diam. Matanya terpejam mencoba menetralisir perasaannya yang sepertinya sedang campur aduk.

Sedangkan Yesung, Kibum dan Taemin lebih memilih berpamitan. Mereka cukup tahu diri untuk tak ikut campur dalam masalah ini.

 

~Flashback Off~

.

.

.

Leeteuk membaringkan tubuh ringkih Ryeowook ke tempat tidur di ruang rawat inapnya tersebut. Sesekali di sekanya keringat yang mengucur dari pelipisnya. Bahkan saat tidur wajah Ryeowook yang murung dan lelah pun masih terlihat jelas. Tak jarang Ryeowook mengigau memanggil nama Kyuhyun dan berakhir pada sesak dan seperti kehabisan nafas. Leeteuk tersenyum miris melihat buah hatinya yang seakan tertekan dengan yang dialaminya.

.

.

.

_Choi Ryeosomnia_

.

.

Dua hari Ryeowook terbaring di rumah sakit, dan hari ini hari pertamanya masuk sekolah sejak kejadian itu. Dan sejak kejadian itu pun pula Ryeowook seolah mencoba melupakan Kyuhyun dan tak memnghubungi Kyuhyun sama sekali. Lagi pula apa peduli Kyuhyun? Toh Kyuhyun sudah punya Sungmin. Sudah tak ada lagi celah untuknya masuk dalam hati Kyuhyun.

Seluruh siswa memandang aneh pada Ryeowook yang kini berjalan di koridor sekolah. Aneh? Tentu saja, bagaimana bisa saat ini ia sedang berjalan dengan seorang namja yang juga merupakan incaran para yeoja disekolah  dengan bergandengan tangan?

Apa Ryeowook sudah putus dengan Kyuhyun? Begitulah pemikiran siswa-siswa yang menyaksikan hal itu. Ryeowook mencoba menunduk menyembunyikan wajahnya, dia tak cukup punya keberanian untuk mengangkat wajahnya. Lihat, seluruh siswa yeoja menatapnya dengan pandangan membunuh, ada juga yang tersenyum, ada yang kagum dan ah masih banyak lagi.

“ Angkat wajahmu ” titah namja disebelahnya yang kini tengah menggandeng tangannya.

“ Yesung Oppa, mereka terlalu menakutkan ” jawabnya polos, Yesung tertawa mendengarnya. Bukankah selama ini dia selalu mendapat tatapan membunuh juga saat dia dengan Kyuhyun? Tapi kenapa dia merasa takut? Dulu Ryeowook selalu acuh akan hal ini.

“ Kau takut? ”

“ Ekkhh? ” reflek Ryeowook mengangkat wajahnya dan tampaklah memar bekas tamparan Appa nya di pipi sebelah kanannya.

Sekali lagi, para penghuni SM SHAPPIRE BLUE terperangah dengan apa yang mereka lihat. Ryeowook? bekas tamparan di pipinya? Hey, siapa yang berani melakukan hal tersebut pada kekasih seorang Cho Kyuhyun?

“ Ah, sudahlah. Kajja, Oppa antar ke kelasmu ” Yesung menarik tangan Ryeowook untuk mengikuti langkahnya. Mau tak mau Ryeowook pun mengikuti langkah panjang Yesung.

“ Ya!! kenapa berhenti tiba-tiba? ” pekik Yesung saat Ryeowook berhenti tiba-tiba dan membuatnya sedikit tertarik kebelakang.

Ryeowook diam, tak menyahuti pekikan Yesung, matanya memandang lurus ke depan. Memandang seseorang? Ah ani, tapi dua orang. Wajahnya berubah datar. Matanya kembali kosong sama seperti saat kejadian waktu itu. Yesung mengikuti arah pandang Ryeowook, tak lama kemudia Yesung pun mengerti akan apa yang dilihat Ryeowook, dengan cepat di tutupnya kedua mata Ryeowook agar Ryeowook tak melihat lebih lama lagi.

“ Jangan lihat itu Wook, kau akan lebih terluka ”

“ Gwenchana, aku bisa mengendalikan ini semua ” tukasnya cepat sambil menarik tangan Yesung yang menutupi pandangannya. Yesung tampak khawatir, tapi sedetik kemudian Ia tersenyum saat melihat Ryeowook tersenyum hangat seperti dulu saat pertama kali mereka bertemu.

Haah~ Ryeowook memejamkan matanya dan menghela nafas berat mencoba menenangkan hati dan fikirannya dan “ Ppalli Oppa, bukankah kau ingin mengantarku sampai kelas? ”

Yesung terperangah, benarkah ini Ryeowook? Ryeowook yang dua hari yang lalu seperti orang kehilangan jiwanya? Dia merubah mimik wajah, senyum dan cara bicaranya dengan semangat dan secepat ini?. Yesung hampir tak percaya dengan ini semua. Tapi bagaimana pun Ia juga tahu bahwa itu hanya topeng untuk menutupi kesedihannya.

“ Nae, kajja ” Yesung menautkan jari-jari mungilnya dengan jari-jari kecil milik Ryeowook. woow, mereka terlihat seperti sepasang kekasih baru.

Saat Ryeowook hampir melewati dua orang yang tadi sempat membuat hatinya kembali nyeri, sebuah suara menginterupsi langkahnya.

“ Ryeowook-ssi, masih ingat dengan aku? Aku yang kemaren sempat kau tolong saat para yeoja-yeoja sialan itu mengangguku ” suara lembut tapi menusuk itu terdengar sangat menyebalkan bagi Yesung.

Ryeowook berhenti dan menatap seseorang yang tadi mengucapkan kata tersebut lalu tersenyum kecil. “ Ya, saya ingat Sungmin Sunbae ”

Seseorang disamping Sungmin sedikit menatap tajam tautan jari Ryeowook dan Yesung.

“ Ah ya, perkenalkan. Ini Kyuhyun, Cho Kyuhyun namjacingu ku yang diklaim oleh yeoja-yeoja kemarin ”

NYUUUUTTTTTT…

Kenapa seperti ini? Kenapa harus dalam saat seperti ini? Siapa pun tolonglah yeoja mungil itu, bawa dia pergi sejauh mungkin dari sana.

Kyuhyun memandang tak percaya dengan apa yang di ucapkan oleh Sungmin. Namajcingu? Apa ini? Ohh God, lalu Ryeowook apa untuk Kyuhyun?

Dan Sungmin? Apa maksudmu mengatakan itu hah? Dua hari yang lalu bukankah kau melihat Ryeowook yang menangis dalam keadaan tak baik karena melihatmu berciuman dengan Kyuhyun? Dan Kyuhyun juga berjalan mendekati Ryeowook agar Ryeowook mendengar penjelasannya? Apa kau tak befikir bahwa Ryeowook dan Kyuhyun ada ‘sesuatu’ ? dan ah, aku yakin kau bukan yeoja bodoh yang tak bisa membaca situasi. Tapi kenapa sekarang kau malah seolah membuktikan pada yeoja di depanmu itu bahwa Kyuhyun adalah milikmu? Apa kau sengaja?

Ryeowook meremas jari-jari Yesung, “ Salam kenal Kyuhyun-ssi ” ucap Ryeowook datar dengan menekankan kata Kyuhyun-ssi.

“ Kajja Wookie-ah, Kibum dan Taemin sudah menunggu kita ” Yesung yang mulai tak tahan melihat wajah Ryeowook yang seperti akan menangis lebih memilih membawanya pergi dari situasi yang tak mengenakkan itu. Ryeowook sekali lagi hanya mampu mengikuti langkah Yesung. Badannya sudah lemas hanya untuk memberontak cengkraman kuat Yesung. Matanya berkunang-kunang, perlahan pandangannya mengabur, terakhir yang ia dengar hanyalah suara-suara orang yang memanggil namanya. Bahkan ia sempat mendengar suara yang sangat ia kenali.

BRUUUKKKKK….

.

.

.

.

.

~TBC~

 

Biar saya semakin semangat untuk meneruskan cerita Gaje ini, silahkan isikan tulisan anda dalam kolom bertuliskan ‘REVIEW’ dibawah sana ^^

Oke.. thanks.. /peluk Ryeowook/

 

.

.

.

Ryeowook’s Wife ^^

12 thoughts on “(GS/Chapter) Choose Me Or Your Past~ 09

  1. Sebelumnya maaf aku baca baru sekarang dari part 1sampai 9 jadi aku pikir buat coment semua disini😀
    Cerita ini tuh sweet banget ryeo sama kyu, kyu nya terlalu cuek tapi dia sayang banget sama ryeo. tapi kenapa sungmin harus datang lagi sih kasian ryeo nya waktu udah datang sungmin. terus kyu malah ngeladenin sungmin udah itu yang paling ngena ke hati itu waktu ryeo ngebandingin dia sama sungmin. Untung ada yesung :)) terus puncaknya juga bikin sakit kyu mau aja di cium sama sungmin padahal dia udah punya ryeo dan di situ sungmin ngeselin banget
    tapi ceritanya aku suka ko :))
    keep writing ne^^

  2. tega banget kyu ngelakuin hal nista gitu ma minnie dibelakang wook , wook ngeliat lagi ,, gimana gak hancur perasaan wook saat tau pacar sendiri berciuman dengan mantan kekasihnya sendiri ,, udah dicuekin ma kyu eh sekarang malah ketauan kiss ma mantan lagiii ,,, jahat banget kyu pengen gue tonjok aja ( tapi kasian ganteng ilang nanti ) ,,,
    dasar min keganjenan banget jadi yoeja , udah tau kyu mau ngejar wook malah di tahan lagiii ,,,
    kyu juga ah pengecut banget ,,,

    kasian banget wook sakit 2 kali , mana ditampar appanya lagii ,,
    bener” ya kau min jahat amat jadi yoeja ,,, kyu knp malah diam ajaa sih ,,,,
    ih ngeselin banget kyu ama minnya ,,,,

  3. unni berani jamin klo sungmin tu udah gila, kronis, stadium akhir jd ga bakal bisa di sembuhin meski udah di masukin ke RSJ sekalipun..
    hah.. kenapa unni bs lupa klo wook tu di jodohin ma ortu nya.. pantesan masih aja mencoba bertahan.. pasti wook jg mikirin keluarganya..
    tp appa nya wook tu gimana sih.. tanya dulu dong alasan nya wook yg pengen ngebatalin pertunangan nya jgn asal main tampar aja..
    ga liat apa wook udah kyk gtu..
    tp salut ma wook.. bs ngontrol emosi pas liat kyumin kisseu2.. ga menggila dgn marah2.. di liatnya lebih bermartabat..
    sumpah keren wook nya.. ailopyuWook..

  4. aigooo, umin menyebalkan banget disini uuukh……….. kasihan banget wookie,,, evilnya juga sey menyebalkan uuukh gemes…… ayo-ayo update …

  5. annyeong hyerin imnida🙂 . Hyerin iseng2 searcing di ahjusi google ekh tau2 ktmu ini ff . Mianhae hyerin comentnya di chapter ini ne😦 . Kyuhyun pabbo kau menyia-nyiakan ryeowook oppa. Ceritany feel nya sungguh dapet tetapi disini hyerin gk suka sama sungmin oppa, kok dia jahat banget ya =,= . Lanjut2 . Oh iya hyerin manggil author apa? Gomawo

  6. meski udah pernah baca ff ini , masih aja sesek di dada ,
    hiks😥
    cerita cerita mu selalu hebat ,
    fighting april , GWS sayang🙂

  7. Hiikkss eoh kyu kau selalu menyakiti wook, apa kau tau betapa sakitnya hati wook? Kau selalu berada di sisi sungmin dan itu membuat wook menangis T_T , hikkss Yesung oppa romantis banget selalu ada untuk wook di saat sedih ^^ , sungmin jangan rebut kyu dari wook ! Karna kyu hanya untuk wook ~

  8. ahh,,, ternyata aq banyak ketinggalan ff baru..
    chap 10 udah nongol eh ternyata yg chap 9 blm baca..😀
    Sungmiiiiiiiiiiinnnnn… I hate you!!! #lemparBom
    kagak punya perasaan banget sih tuh org, ampe tega ngmg gitu
    ama wookie,, hmmm.. apa dia sengaja ya biar Wookie ngejauhin kyuhyun
    kan dia pasti tau dong kl Kyuhyun ada sedikit perasaan ke Wookie pas
    kejadian ciuman kmrn…
    Dih kangin appa jg tega banget sih ampe nampar anak sendiri demi
    bisnis…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s