(GS/Chapter) Choose Me Or Your Past ~12

Tittle : Past Or Future?

Chapter 12

Author : Choi Ryeosomnia

Rate : T

Cast  :

_Kim Ryeowook ( yeoja )

_Cho Kyuhyun

_Kim Jong Woon aka Yesung

_Lee Sungmin

And Other Person

Pair : Kyuwook, Yewook, slight Kyumin

Summary :

Aku yang selalu mencintaimu tanpa memikirkan perasaanmu yang sesungguhnya terhadapku..

Aku tak pernah tahu apakah kau benar-benar mencintaku atau tidak..

Tapi saat dia hadir diantara kita, itu membuatku merasa hancur..

Dan saat itu aku sadar, bahwa cinta ini tumbuh hanya dipihakku saja..

Saat ini rasanya ingin pergi saja dari dunia ini..

_Choi Ryeosomnia_

.

.

.

Ryeowook memasuki rumah mewahnya santai, sesekali bersenandung kecil. Pikirannya kembali pada ucapan Key di halte tadi. “ Apa maksud dari Sunbae tadi? Aku benar-benar tak mengerti maksud dan tujuannya mengucapkan itu ”

Ryeowook menggeleng-gelengkan kepalanya menghalau perasaan kacau yang mulai membuncah di ubun-ubunnya.

“ Aku pulang~ ” ucap Ryeowook saat memasuki pintu besar rumahnya. Ryeowook mengernyitkan dahinya saat tak mendapat sambutan apa pun. Biasanya Umma nya akan selalu menyambutnya dan memeluknya. Tapi sekarang? Kemana mereka?

Ryeowook berjalan menuju ruang tengah, “ Disini tak ada ”. kembali dilangkahkan kakinya menuju dapur dan disana pun juga tak ada siapa-siapa. Langkah Ryeowook semakin cepat mengelilingi seluruh ruangan yang ada dirumah mewahnya itu.

Dan hasilnya tetap sama : Dirumah itu tak ada siapapun.

Mengehla nafas berat, dan memilih mengambil ponselnya untuk menghubungi Umma nya. Klick, panggilan itu tersambung. Seseorang disana menyahut ‘Yeobseyo Chagiya~’

“ Umma~ sekarang Umma dimana? ” jawab Ryeowook manja.

‘Ah, mianhae. Umma lupa memberitahumu kalau sekarang Umma sedang dirumah keluarga Cho’

DEG..DEG..DEG.. jantung Ryeowook mendadak memburu mendengar nama ‘CHO’. Setaunya keluarga ‘CHO’ yang dikenal oleh Umma dan Appa hanya ada satu. Yeah, keluarga besar mantan namjacingunya—Cho Kyuhyun.

“ Engg, sedang apa Umma disana? ”

‘Umma Kyuhyun sedang sakit Chagy. Kau tahu kan kalau Umma Kyuhyun itu sekarang sendirian dirumah karena Appa Kyuhyun sedang ada bisnis di Singapore?’

Ryeowook mengangguk, dan langsung menjawab setelah menyadari bahwa Umma nya tak bisa melihatnya sekarang ini. “ Ne Umma~ lalu kapan Umma pulang? ”

‘Entahlah, tapi sepertinya kau harus kesini Wookie-ah. Umma Kyuhyun bilang Ia merindukanmu ”

Lagi, jantung Ryeowook berdetak tak karuan. Bagaimana bisa dia kesana? Sedangkan sekarang ini Ia tengah gencar-gencarnya menjauhi namja bernama Kyuhyun itu. Jika dia harus bertemu lagi dengan Kyuhyun, Ia tak bisa jamin jika Ia bisa melupakan Kyuhyun.

‘Kie..Wookie’

“ Ah ya Umma, ada apa? ”

‘Kyuhyun sedang diperjalanan menjemputmu, kau cepat siap-siap eum? ”

“ Mwoo?? Andwe Umma. Aku tak bisa kesana ”

‘Wae? Apa karena masalah itu? Hei, lupakan sebentar masalah itu. Yang terpenting sekarang adalah Umma Kyuhyun yang ingin bertemu denganmu’

“ Tapi Umm—PIIIPPPPPPP ”

“ Yaiisshh, kenapa dimatikan siihhhh ” gerutu Ryeowook sambil melempar ponselnya di sofa ruang tamu.

.

.

Ryeowook mondar-mandir gelisah dalam kamarnya. ‘eothokke? Aku masih belum siap bertemu Kyuhyun. Aarrghh, apa yang harus aku lakukan?’―jeritnya dalam hati.

‘Hai, apa kabarmu? ‘

‘Enggh, apa kau baik-baik saja?’

“ Yaiissh, semua terlihat aneh ” pekiknya frustasi saat semua cara untuk mencoba bersikap biasa pada Kyuhyun terdengar aneh.

Ting Tong.. Ting Tong..

Ryeowook menegang saat bel rumahnya berbunyi. Sungguh, dia ingin sekali lari dari kenyataan. Dia belum cukup punya keberanian untuk bertemu apa lagi berdekatan dengan mantan namjacingunya itu.

Ting Tong.. Ting Tong.. ―Lagi, bel itu berbunyi.

Ryeowook menghembuskan nafas berat, mencoba menghilangkan kegugupannya. Mencoba bersikap biasa saja saat nanti bertemu Kyuhyun. Dengan berjalan sedikit cepat Ryeowook menuruni tangga rumahnya dan mulai memegang gagang pintu rumah depannya.

CEKLEEEKKK~ Ryeowook membuka pintunya hati-hati. Seorang namja kini tengah menatapnya intens dengan senyum yang sangat manis. “ Yesung Oppa~ ? ” Ryeowook menarik nafas lega. Setidaknya saat ini bukan Kyuhyun yang sedang berada di depannya.

Yesung mengkerutkan keningnya, “ Kau berharap siapa? ” tanyanya sambil menyipitkan matanya. Ryeowook meanarik pergelangan tangan Yesung membawanya masuk ke ruang tamu. “ Apa kau berharap seseorang yang akan datang sekarang adalah orang lain? ” tanya Yesung lagi setelah tak mendapat jawaban apa pun dari Yeoja mungil itu.

“ Aniyaa~ ” timpal Ryeowook. “ Aku hanya sedikit gugup hari ini ” jujurnya.

“ Gugup? Wae? ” Yesung mengelus pucuk kepala Ryeowook yang kini menyender di bahunya. Ryeowook merasakan nyaman saat Yesung mengelus rambutnya lembut. Uggh, elusan sayang Yesung benar-benar membuat Ryeowook terlena. “ Umma menyuruhku untuk datang ke rumah Kyuhyun ”

Yesung mengangkat sebelah alisnya, “ Kenapa? ”

“ Umma Kyuhyun sedang sakit. Dan ingin bertemu dengan ku hari ini. Umma menyuruh Kyuhyun untuk menjemput ku ” papar Ryeowook dengan jujur.

Yesung mendesah berat. Kenapa selalu saja berhubungan dengan Kyuhyun? Tidak bisakah kisah mereka berdua berhenti cukup sampai saat itu saja? Tak bisakah cukup hanya dirinya yang mampu membuat Ryeowook gugup?. Yesung sudah melangkah sejauh ini, bahkan dia sudah berhasil mendapatkan yeoja mungil itu, walaupun mungkin kemungkinan untuk memilikinya masih sangat kecil, tapi bukankah kesabaran selalu berbuah manis?

“ Apa kau akan pergi dengan Kyuhyun? ”

“ Apa itu yang Oppa inginkan? ” Ryeowook balik bertanya.

Yesung menggeleng, “ Mana mungkin aku membiarkan yeoja yang aku kasihi harus kembali terluka? Tapi aku juga tak akan memaksakan kehendak ”

Senyum tercetak jelas diwajah Ryeowook. inilah yang dia suka dari Yesung, dia selalu bisa membuat hatinya merasa hangat hanya karena kata-kata manis Yesung. “ Oppa selalu bisa membuatku kembali tenang ” ucapnya sambil memeluk erat Yesung.

“ Wook―ie ” Kyuhyun langsung masuk ke dalam rumah Ryeowook karena memang setelah Yesung masuk Ia lupa tak menutup pintunya.

Yesung dan Ryeowook melepas pelukan mereka dan beralih menatap Kyuhyun yang sekarang sedang menatap tajam keduanya. “ Apa yang kalian lakukan? ” tanyanya dingin.

Yesung tampak menyeringai melihat Kyuhyun yang sepertinya cemburu karena melihatnya berpelukan dengan Ryeowook. Sebuah ide evil muncul dalam otaknya. “ Apa? Memang apa yang sudah kau lihat? Bukankah sudah jelas? ”

Ryeowook diam menunduk tak mau ikut campur dalam perdebatan.

“ Kim Ryeowook. ayo kita pergi, Umma mu menyuruhku untuk menjemputmu ” suara Kyuhyun masih terdengar sangat dingin. “ Aku akan mengantarnya. Kau tak usah khawatir. Pulanglah! ” Yesung berbicara santai seperti biasanya.

“ Umma nya menyuruhku bukan kau ” sergah Kyuhyun.

“ Tak masalah. Umma nya juga tak akan marah jika aku yang mengantarnya. Lagi pula, apa kau tak takut jika kekasih kelincimu itu melihatmu bersama Ryeowook yang notabenenya adalah mantan yeojacingumu? Ckck, aku tak yakin yeoja itu akan baik-baik saja ”

Ryeowook meremas ujung bajunya erat, mendengar perkataan Yesung yang menyinggung soal Sungmin benar-benar membuatnya merasa sangat kesal, sedih, marah dan merasa kalah. Ya, dia memang kalah kan? yeoja bergigi kelinci itu yang kini memiliki Kyuhyun sepenuhnya menurut pemikirannya.

“ Aku tak peduli lagi dengannya ” ucap Kyuhyun datar sembari menatap lekat Ryeowook yang justru membuang muka.

“ Woaah.. kenapa kau tak peduli padanya? Apa kau sudah bosan dengannya? ”

“ Tutup mulutmu. Aku tak ada urusan denganmu ” Kyuhyun berjalan mendekat pada Ryeowook lalu menarik pergelangan tangan Ryeowook dan menariknya keluar dari rumah. Ryeowook tak menolak ataupun meng’Iya’kan. yang dia lakukan hanyalah mengikuti Kyuhyun yang menarik tangannya kasar. Sedikit meringis saat secara tak sadar kuku-kuku jari Kyuhyun yang sedikit panjang menembus kulit pergelangan tangan Ryeowook.

Yesung diam, dia tak menahan atau pun menyuruh Kyuhyun berhenti. Dia hanya ingin melihat reaksi Ryeowook. jika Ryeowook berontak maka dia akan menahannya. Tapi nyatanya, Ryeowook hanya diam. Dan apa lagi yang bisa di lakukan Yesung? Mungkin hanya menangis dalam diam. Sekali lagi, ia harus menelan pil kepahitan yang secara tak kasat mata telah di torehkan oleh yeoja mungil itu.

Dengan langkah pelan Yesung pergi meninggalkan rumah Ryeowook setelah mobil Kyuhyun melaju meninggalkan pekarangan mewah milik keluarga besar ‘Kim’ itu.

.

Dunia ini memang ta semudah yang kita bayangkan

Ada kalanya kita harus merasakan penolakan dan ada kalanya kita akan menerima pernerimaan

Dan disini adalah awal dari pilihan kehidupanmu

Mencintainya tanpa batas namun tak memiliknya atau melepaskannya dan membiarkan hatimu terbang mencari cinta yang lain?

Pilihlah Kim Yesung ^^

_Choi Ryeosomnia_

.

.

.

Kibum menatap jengah sahabatnya yang tiada lelah menanyakan perihal hubungan sahabatnya yang lainnya dengan namja bernama Yesung.

“ Diamlah Taemin-ah. Aku sedang membaca jangan ganggu aku dengan pertanyaan konyolmu itu ” ujarnya sedikit malas.

“ Apa? Konyol? Hei, ini masalah kehidupan seseorang, kau tak boleh memandang kehidupan orang lain dengan sebutan konyol Bummie~ ” cerocos Taemin yang membuat telinga Kibum berdengung.

Kibum diam dan terus melanjutkan acara membacanya, mengabaikan Taemin yang lagi-lagi belum mendapat jawaban akan rasa penasarannya. “ Ck, aku tahu kau, Ryeowook, Eunhyuk Eonnie orang yang cukup pandai. Tapi bukan berarti kalian bisa meremehkan ku dan menutupi masalah Ryeowook padaku ” Taemin melangkah pergi dari bangku perpustakaan yang tadi ia gunakan duduk. Taemin berjalan menyari tempat duduk lain yang kiranya berjauhan dengan yeoja berhati dingin dan tak bisa bersosialisasi itu. Marah eoh?

Kibum masih diam, tak menahan Taemin. Dia tahu, mungkin Taemin kesal padanya. Tapi ya apalah yang akan Kibum lakukan? Menurutnya Novel lebih penting dari pada meladeni Taemin yang sedang ngambek.

Taemin memandang cermat seorang yeoja yang sedang duduk di sudut perpustakaan kota itu. Sepertinya ia mengenal yeoja itu, tapi salahkan saja ingatannya yang memang snagat payah. Yeoja yang menjadi obyek pandangan Taemin merasa terganggu dengan tatapan Taemin.

“ Apa? ”

Taemin berjengit dan duduk disamping yeoja itu, “ Eng, sepertinya aku pernah bertemu dengamu ” ucap Taemin.

“ Ya, tentu saja. Aku kan Sunbae mu di sekolahan. Kim Kibum, tapi biasa di panggil Key ” tersenyum renyah saat melihat Taemin mengubah ekspresi bingungnya menjadi raut bahagia. Sepertinya Taemin sudah bisa mengingatnya.

“ Ah, aku baru mengingatnya. Mianhae Sunbae ”

“ Gwenchana. Kau sedang apa? ” Key mulai berbicara berbisik-bisik dengan Taemin, kan ini perpustakaan.

“ Aku sedang menemani temanku yang memiliki nama sama dengan Sunbae ”

“ Kim Kibum? Yeoja berIQ tinggi itu? ”

“ Tepat sekali. Sunbae mengenalnya? ”

“ Tidak. Hanya sedikit mendengar tentangnya yang memang benar-benar cerdas ”

Taemin mengangguk-nganggukkan kepalanya mengerti.

“ Kau teman Ryeowook kan? ” Taemin kembali mengangguk.

“ Apa dia berpacaran dengan Ye―” Key tak meneruskan ucapannya karena seorang lebih dulu memutuskan ucapannya.

“ ―Min, ayo pulang ” ucapnya datar.

Taemin menoleh pada orang tersebut, “ Ku pikir kau melupakanku karena buku-buku membosankan yang kau bawa itu ” Taemin mengerucutkan bibirnya lucu.

Kibum dan Key hanya saling memandang dalam diam, entah apa yang tersirat dari tatapan mereka. Tapi yang pasti ada yang tak beres dengan tatapan mereka berdua.

“ Aku ada urusan lagi setelah ini, kau mau pulang dengan ku atau naik bus sendiri? ”

Taemin semakin mengerucutkan bibirnya imut mendengar kata-kata Kibum, seharusnya kan yeoja itu membujuknya karena sudah membuatnya kesal, tapi kenapa sekarang justru Kibum seperti memerintah sih? Issh, sahabatnya itu..

“ Arra..Arraa. tapi aku mau ke toilet sebentar. Tunggu sebentar disini bersama Key Sunbae ” dengan cepat Taemin melesat pergi ke toilet.

“ Hai ” sapa Key.

“ Hn ” jawabnya datar tanpa memandang Key.

“ Aku heran, bagaimana bisa Ryeowook yang manja dan ramah itu bisa mempunyai sahabat yang bahkan hanya bisa bergumam ‘Hn’ saat disapa Sunbae nya. Ku pikir dia pasti sangat bosan padamu ” sindir Key.

“ Jangan berbicara seolah-olah kau tahu tentang Ryeowook dan lagi dia bukanlah orang yang seperti sahabatmu itu. Yang hanya bisa menusuk dari belakang. Ciihh, pengecut sekali ”

Key tersenyum, “ Kau benar. Sungmin memang sangat pengecut. Dia merencanakan sedemikian rupa dan menyerang Wookie dari belakang ”

“ Kau tahu dia salah, lalu kenapa tak mencoba menghentikannya? ” kata Kibum tajam.

“ Apa? Memang apa yang bisa ku lakukan? Aku hanya seorang sahabat. Sudah jelas yang bisa ku lakukan hanyalah mendukung semua keputusannya ” bela Key.

“ Setidaknya kau mengingatkannya ” tandas Kibum. ”

“ Dari pada mengingatkannya yang keras kepala, aku jauh lebih suka melihatnya merasakan dan menuai hasil yang telah ia tanam. Bukankah itu jauh lebih berharga dari pada pelajaran MTK yang membosankan? ” ucap Key santai.

“ Maksudmu membiarkan Sungmin melihat hasil akhirnya dan belajar dari hal apa saja yang sudah ia lakukan? Begitu? ” tebak Kibum yang kini sudah mulai memfokuskan pembicaraannya dengan Key.

“ Kau memang sangat cerdas! Yah, kira-kira seperti itulah. Lagi pula aku juga sangat tidak menyukai seseorang yang hanya bisa menusuk dari belakang. Itu terlihat seperti pecundang ”

“ Lalu kenapa kau masih mendukungnya yang jelas-jelas seperti pecundang itu? ” geram Kibum.

“ Sudah ku bilang, aku hanyalah sahabatnya. Aku tak berhak melangkah lebih jauh dalam urusannya. Kau sendiri? Kenapa kau tak menceritakan yang sebenarnya pada sahabatmu yang malang itu? ”

Kibum memutar otaknya, sebenarnya dia juga tak tahu kenapa bisa menyembunyinkan kejadian tiga bulan yang lalu, yang secara tak sengaja ia dengar.

~Flashback~

Kibum berjalan menuju taman belakang sekolah yang sepi, seperti biasanya ia akan selalu menghabiskan waktu membaca buku-buku yang membosankan bagi teman-temannya di tempat tersebut.

Tapi sepertinya hari ini ia tak bisa melakukan kegiatan rutinnya karena tempat yang selalu ia gunakan kini telah di tempati oleh dua yeoja yang entah sedang membicarakan apa. Awalnya Kibum hendak memutar jalan dan kembali ke kelas, tapi Ia urungkan karena Ia penasaran dengan pembicaraan dua yeoja itu yang sepertinya sangat penting, terlebih setelah Kibum mengetahui siapa dua yeoja tersebut. Lee Sungmin dan Kim Kibum―Key.

Dengan berjalan sedikit mengendap-ngendap, Kibum mendudukkan dirinya di sekumpulan ilalang di dekat kursi tempat Key dan Sungmin mengobrol.

“ Jadi, Kyuhyun sudah punya kekasih? ” lirih Sungmin. Key mangangguk membenarkan pertanyaan Sungmin.

“ Ku pikir kau harus tahu hal ini, karena seluruh siswa mengecap mu sebagai yeoja yang merebut kekasih orang. Dan aku sebagai teman sekaligus sahabatmu tak mau jika sahabatku harus di hina seperti itu. Jadi ku putuskan untuk memberitahumu. Nah, sekarang jauhilah Kyuhyun agar mereka tak terus-terusan membully mu ” jelas Key panjang lebar.

Sungmin menunduk, “ Siapa yeoja yang menjadi kekasih kyuhyun? ”tanya Sungmin sambil mengepalkan tangannya erat.

“ Ryeowook. kim Ryeowook. dia yeoja yang baik dan sangat polos. Kyuhyun sangat mencintainya ”

Sungmin semakin mengepalkan tangannya erat sampai kukunya memutih. “ Aku akan merebut Kyuhyun kembali ”

Key mengkerutkan keningnya, ‘kembali? Apa maksudnya?’ batin Key.

Kibum yang mendengar semuanya hanya bisa membekap bibirnya meredam rasa terkejutkan. Beruntung dia tak mengajak Taemin.

“ Kembali? Apa maksudmu? Kau pernah mengenal Kyuhyun sebelumnya? ”

“ Ya! aku adalah yeojacingu Kyuhyun ”

Key kembali membelalak tak percaya, “ be-benarkah? Ba-bagaimana bisa? ”

“ 1 tahun yang lalu aku pindah ke jepang karena aku mendapat beasiswa. Aku meninggalkan Kyuhyun yang saat itu benar-benar menolak mentah-mentah rencanaku ”

“ Dan kau tetap pergi dan melepaskan Kyuhyun demi impianmu? ” tebak Key yang dibalas anggukan lemah oleh Sungmin.

“ Aku, aku tahu ini salahku. Tapi aku benar-benar ingin sekali meraih mimpiku pada saat itu. Aku..hikz..aku tak tahu lagi hikz..a-apa yang harus ku lakukan..hikz ”

Key memeluk tubuh Sungmin yang bergetar. Sekarang dia mengerti alasan bagaimana bisa sahabat barunya ini bisa sebegitu dekat dengan Kyuhyun yang sepengetahuan orang-orang hanya bisa dekat dengan yeojacingunya ―Ryeowook.

“ Dan sekarang aku sudah kembali. Maka aku akan berusaha merebutnya kembali. Tak peduli bagaimana caranya tapi yang jelas aku akan membuat yeoja yang berani merebut Kyuhyun ku menderita secara perlahan ”

DEGG.. DEGG.. DEGG.. jantung Key berdetak tak karuan. Satu hal lagi yang baru saja Ia sadari akan sifat Sungmin yang ‘Egois dan ambisius’

Key sedikit banyak mengetahui tentang bagaimana jalan pikiran orang yang berkarakter Egois dan Ambisius. Menurut yang Ia tahu, seseorang yang Egois dan Ambisius adalah seseorang yang akan selalu mengejar apa pun yang Ia ingikan. Yeah, ambisius bisa termasuk pekerja keras, tapi mungkin lebih mengarah kepada sesuatu yang di luar batas. Terlebih sifat Egosi Sungmin yang mungkin akan menambah jalan pikiran Sungmin sulit untuk di kendalikan.

“ Aku akan membuat yeoja itu meninggalkan Kyuhyun dan membuat hatinya mati rasa secara perlahan karena terlalu sering disakiti oleh Kyuhyun, ah tidak lebih tepatnya aku dan tanpa sepengetahuannya ataupun Kyuhyun ” Sungmin menyeringai yang membuat key bergidik ngeri.

“ Lalu apa yang mau kau lakuakan? ”

“ Aku akan selalu memantau yeoja itu dan Kyuhyun. dan mungkin akan membuat Kyuhyun melupakannya secara perlahan dengan cara selalu hadir dalam hidup Kyuhyun ”

“ Contohnya? ” tanya Key.

“ Aku akan lebih sering membuat Kyuhyun sibuk denganku, sampai Ia melupaka yeoja bernama Ryeowook. atau mungkin akan lebih sadis dari ini ” seringai Sungmin bertambah lebar.

Key menelan ludah keluh, yeoja di dekatnya ini benar-benar menakutkan. Dia memang bukan pembunuh, tapi dia terlihat seperti psikopat yang membunuh targetnya dari dalam. Bukankah pembunuhan dari dalam jauh lebih menyakitkan?

Satu hal yang Key tangkap dari yeoja bergigi kelinci itu, bahwa Sungmin sangat mengerikan.

“ Lakukan sesukamu, aku hanya akan mendukungmu dari belakang ” akhirnya hanya kata-kata itu yang mampu keluar dari bibir Key.

“ Terimakasih, aku memang sahabatku yang baik ”

Sungmin dan Key berpelukan tak menyadari jika sedari tadi ada orang lain yang menguping semua pembicarannya.

Kibum berjalan mengendap-ngendap, dan tanpa Kibum ketahui ternyata Key sempat melihat sekelebat bayangan Kibum yang sudah menghilang dibalik tembok pembatas Taman itu.

‘Ciih, dasar penguping’ cibirnya dalam hati.

.

Semenjak pembicaraan tersebut, Sungmin benar-benar membuat Kyuhyun melupakan Ryeowook. bahkan saat mengetahui Kyuhyun telah berjanji akan menemani Ryeowook jalan-jalan membeli ice cream dengan sengaja Sungmin meminta Kyuhyun menemaninya untuk membeli boneka kelinci berwarna pink. Ouh, jadi kau yang menyebabkan Ryeowook hampir mati membeku dit taman Sungmin-ssi?

Dan beruntung Kibum yang saat itu berbelanja di tempat yang sama dengan Sungmin dan Kyuhyun melihat mereka berdua dan langsung teringat akan sahabatnya yang tadi bercerita bahwa akan jalan-jalan dengan Kyuhyun. segera ia mengambil ponselnya dan mendial nomor Yesung untuk segera mengajak Ryeowook pergi dari taman itu. Percuma kan Ryeowook menunggunya jika pada akhirnya Kyuhyun tak datang?

Kibum tersenyum sinis melihat keduanya, dan sedikit rasa perih menghampiri hatinya. Yeah, hatinya sangat perih jika melihat apa saja yang sudah terjadi pada sahabat mungilnya itu dan mungkin akan terjadi selanjutnya. Memikirkan Ryeowook benar-benar membuat hatinya sangat miris.

Tidak, Kibum bukannya jahat dengan tak memberi tahu Ryeowook akan hal-hal yang ia dengar, Ia hanya tak mampu dan takut membuat sahabatnya lagi-lagi menangis. Sudah cukup Ia melihat Ryeowook yang setia hari harus tersenyum palsu dan menangis dengan tiba-tiba sampai sesak nafas.

~Flasback Off~

“ Kau tahu jika aku mencuri dengar pembiaraan kalian berdua? ” Kibum mengabaikan pertanyaan Key.

“ Ya, aku melihatmu saat kau berbalik pergi. Jadi apa alasan mu untuk tak memberi tahu sahabatmu itu ” tanya Key lagi mencoba mencari jawaban.

“ Aku? Aku hanya tak suka jika melihat sahabatku menangis lebih lama lagi. Aku hanya ingin Ia bahagia. Dan jalan satu-satunya adalah membiarkan ini semua mengalir hingga pada akhirnya sahabatmu itu menyadari kesalahannya, lalu Ryeowook pergi meninggalkan Kyuhyun dan mencari kebahagiaan baru ” ucapan Kibum membuat key mengekerutkan keningnya tak mengerti. Seolah mengerti jika yeoja di depannya tak paham, Kibum kembali menjelaskan apa maksud ucapannya.

“ Aku hanya takut jika Ryeowook tetap bertahan pada Kyuhyun Ia akan kembali merasakan kesakitan lebih lama lagi. Kau tahu Sungmin sangat egois dan ambisius, bukan tak mungkin jika Ia akan merencanakan hal baru lagi. Kau juga tahu sendiri jika pada dasarnya tujuan Sungmin hanyalah ingin membuat Ryeowook merasakan kesakitan dalan hatinya. Sungmin benar-benar tak mengerti apa arti cinta yang sesungguhnya. Dia sebenarnya tak memfokuskan dirinya pada cintanya dengan Kyuhyun, melainkan memfokuskan dirinya pada Ryeowook. hah~ seseorang yang hanya mengandalkan Egonya tak akan bisa memahami kenyataan menggunakan hati. Sungmin tak menyadari jika apa yang di lakukannya sia-sia. Seharusnya ia lebih memfokuskan bagaimana caranya agar Kyuhyun berhenti mencintai Ryeowook, bukannya malah membuat Ryeowook merasa kesakitan dalam hal batin. Itu hal yang sia-sia. Sama saja menggali kuburan untuk dirinya sendiri. Dan sekarang? See, Ryeowook tetaplah menjadi pemenangnya ”

Key tercengang mendengar ucapan Kibum. Wow, Key benar-benar tak menyangka jika pemikiran Kibum akan sejauh itu. Oke, Kibum memang jenius jadi wajar jika dia bisa menganalisa secermat itu.

“ Lalu sebenarnya apa yang kau harapkan saat ini? Berharap Kyuhyun dan Ryeowook bersatu lagi atau mendukung hubungan baiknya dengan Yesung Sunbae? ”

Kibum mendesah sesaat, dia bingung haru menjawab apa saat ini. “ Yang pasti aku mengharapkan kebahagiaan sahabat-sahabatku ”

“ Jika kebahagiaan Ryeowook ada pada Kyuhyun, apa kau akan membiarkannya? ”

“ Tentu ” jawabnya mantab.

“ Kibuum~ mianhae aku lama, tadi toiletnya penuh ” suara cempreng Taemin memutus pembicaraan mereka.

“ Gwenchana. Kkajja, kita pulang ” ajak Kibum sambil melambaikan tangannya pada Key yang kemudian dibalas anggukan kepala oleh Key.

“ Sunbae, aku senang bicara padmau. Lain kali kita mengobrol banyak yaaa~ ” teriak Taemin yang langsung dihadiahi jitakan oleh kibum karena seluruh pengunjung menatap tajam mereka berdua.

“ Bodoh. Ini perpustakaan. Ayo pulang ” ditariknya kasar tangan Taemin.

.

Ada saatnya seseorang harus berdiri melawan

Yaitu pada saat hati sahabatnnya di lukai

.

.

Sepanjang perjalanan Ryeowook hanya diam sembari mengelus pergelangan tangannya yang memerah dan ada setitik darah yang keluar akibat cengkraman erat tangan Kyuhyun.

“ Mianhae ” sesal Kyuhyun dengan mengehntikan mobilnya ke tepi jalan, lalu mengelus lembut pergelangan tangan Ryeowook yang tadi di lukainya.

“ Gwenchana. Cepat jalankan mobilnya, Umma mu sudah menungguku ” jawabnya datar.

“ Tidak, aku akan memplester luka mu dulu ” Kyuhyun mengambil plester di saku celana yang ia gunakan, dan menarik tangan Ryeowook sebelum meniup-niupkan nafas hangatnya di luka Ryeowook. dengan hati-hati Kyuhyun menempelkan plester bercorak jerapah tersebut. Sebuah perasaan hangat dan berdebar-debar yang sudah lama tak ia rasakan dari Kyuhyun kembali membuncah. Segera ia tepis segala bayangan-bayangan masa lalunya saat bersama Kyuhyun. cukup! Dia tak mau lagi seperti kemarin yang terpuruk dan seperti orang tak mempunyai nyawa.

“ Gomawo ” lirih Ryeowook sambil tersenyum manis.

Kyuhyun mengangguk dan kembali menjalankan mobilnya menuju kediamannya.

“ Kau.. apa kau.. berpacaran dengan namja itu? ” Kyuhyun bertanya sedikit ragu dan tak mau menyebut nama namja tersebut.

Ryeowook menoleh, “ Menurutmu? ”

“ Ya! aku bertanya dulu, seharusnya kau menjawabnya Wookie ” teriak Kyuhyun kesal.

Ryeowook sedikit mendengus menahan tawa melihat Kyuhyun berteriak, ‘sepertinya Kyuhyun tak pernah berubah’ batinnya.

“ Molla, aku sendiri juga tak tahu ” jawabnya lemah. Kyuhyun mendesah berat, ini bukan jawaban yang Ia ingikan. Ia ingin kepastian, ingin mendapat jawaban yang tak bertele-tele.

“ Bagaimana bisa kau tidak tahu? Kau kan yang menjalani hidupmu ” ketus Kyuhyun. oh, sepertinya Kyuhyun sudah melupakan bagaimana hubungan keduanya setelah beberapa kejadian yang berhasil merenggangkan hubungan mereka.

“ Jangan tanyakan hal itu lagi. Aku sungguh lelah. Bolehkah aku tidur? ”

Kyuhyun menatap bola mata karamel Ryeowook sayu, sepertinya dia benar-benar lelah. Lelah akan hal fisik maupun batin. Kyuhyun kembali merasa bersalah dengan apa saja yang telah ia lakukan pada yoeja mungil ini. Benar! Dia sangat bersalah bahkan sudah tak pantas jika harus meminta pemaafan dari yeoja yang disakitinya itu.

Kyuhyun mengangguk, “ Ne, tidulah. ” ucap Kyuhyun sembari mengelus sayang pipi Ryeowook. ryeowook memejamkan matanya menikmati elusan sayang yang di berikan Kyuhyun. rasanya benar-benar lamaaaa sekali ia tak merasakan seperti ini.

“ Bangukan aku jika sudah sampai ” itu kata terakhir Ryeowook sebelum akhirnya ia mencapai mimpi indahnya.

Kyuhyun memfokuskan matanya pada jalanan, sesekali melirik Ryeowook yang benar-benar terlihat seperti orang mati jika tidur. ‘Masih sama. Dia tak berubah ‘ gumam Kyuhyun.

.

Berikanlah kasih sayang mu pada seseorang yang memang kau sayangi

Barulah hidupmu akan terasa berarti

_Choi Ryeosomnia_

.

.

Kyuhyun memarkirkan mobilnya di pekarangan rumah mewahnya. Dilihatnya Ryeowook yang masih tertidur pulas. Ia tak cukup sampai hati untuk membangunkan tidur Ryeowook. akhirnya ia memutuskan untuk mengangkat tubuh mungil tersebut membawa masuk ke rumahnya.

“ Aigoo~ apa yang terjadi pada Wookie heoh? ” tanya Leeteuk sang Umma Ryeowook.

“ Dia tertidur Ahjumma, dan sebaiknya aku menidurkannya di kamarku. Karena ruang tamu masih belum di bersihkan. Bolehkah? ”

Leeteuk tersenyum bahagia, “ Tentu, biarkan dia tertidur di kamarmu ”

Kyuhyun mengagguk dan mulai membawa Ryeowook ke lantai dua ke kamarnya. Sesampainya Kyuhyun menurunkan tubuh mungil itu secara hati-hati agar sang empunya tak terbangun.

“ Hah~ badanmu ringan sekali Chagy, terakhir aku menggendongmu kau tak seringan ini ” hei, kenapa kau memanggilnya Chagy? Kau masih merasa berhak eoh?

Kyuhyun mengamati tubuh mungil itu dari kaki sampai ujung rambut. Sesuatu luput dari perhatiannya selama ini. Tubuh yeoja ini, yeoja yang sangat ia jaga telah berubah. Pipinya yang dulu sangat Chubby seperti bakpao kini telah berubah, tubuhnya yang dulu berisi kini malah kurus dan satu hal lagi yang membuatnya merasakan sakit di hatinya, wajah yeoja itu, senyum yeoja itu, dan tatapan yeoja itu selalu menyiratkan kesakitan kekecewaan.

“ Sebegitu menderitakah dirimu karenaku Chagy? ” Kyuhyun membaringkan tubuhnya dan memeluk Ryeowook yang tidur terlentang.

“ Mianhae, aku melukaimu dan melupakan jajiku. Aku membuat dirimu seperti ini. Bisakah? Bisakah kau memaafkanku? ” Kyuhyun menangis.

“ Apa kau bahagia bersama namja itu? ”

“ Jika kau bahagia bersamanya, maka aku akan tetap berusaha merebutmu kembali dan berbalik memilihku ” celotehnya.

Kau akan berusaha heoh? Ckckck, kau benar-benar..

“ Tidak peduli dia akan menahanmu seberapa kuat, karena aku akan kembali merebutmu dan menjadikanmu milikku seutuhnya. Dan akan ku buat kau mencintaiku ” Kyuhyun mengeratkan pelukannya seperti seekor ular yang ingin meremukkan mangsanya.

Ryeowook mengerang kesakitan akibat pelukan Kyuhyun yang terlalu kuat, “ Eungghh ”

Dengan segera ia berdiri dan menjauh dari Ryeowook yang sepertinya sebentar lagi akan membuka matanya.

“ Kyuu~ a-apa yang terjadi di-dimana aku? ” tanyanya yang masih setengah sadar.

“ Kau di kamarku. Tenanglah aku tak akan mcam-macam. Aku sudah cukup menyakitimu terlalu dalam, dan tak akan membuatmu merasa sakit untuk kesekian kalinya karena aku ”

Ryeowook diam, dia tak tahu harus menjawab apa.

“ Tidurlah jika kau masih lelah, dan aku akan pergi ke kamar Umma untuk memberi tahunya kalau kau masih tidur ”

Ryeowook mengangguk, “ Tapi jika aku sudah terbangun dari tidurku aku tak bisa tidur lagi, kecuali… ”

“ Kecuali? ” Kyuhyun mengangkat alisnya.

“ Kecuali ada Kiki ” wajah Ryeowook bersemu merah mengatakannya. Dia masih ingat jelas kalau boneka jerapah bernama Kiki itu masih ada di apartement Kyuhyun.

Kyuhyun mendengus menahan tawa. Langkah kakinya berjalan mendekati almari besar di kamarnya itu, membukanya dan mengambil sesuatu disana.

Mata Ryeowook membulat lucu mengetahui jika boneka jerapahnya ternyata ada disini, “ Ini Kiki. Untukmu ” Kyuhyun menyerahkan boneka tersebut.

“ Go-gomawo ” Ryeowook mengambilnya lalu memeluknya.

Kyuhyun tersenyum dan mengacak surai hitam milik Ryeowook, “ Kau benar-benar tak berubah. Tidurlah, aku akan menemui Umma ”

Kyuhyun pergi meninggalakn Ryeowook yang kini berbaring terlentang dengan boneka jerapahnya tersebut.

“ Hai, aku merindukanmu Kiki ”

Seperti biasa, Ryeowook akan berceloteh panjang dengan  boneka jerapahnya itu.

“ Apa Kau baik-baik saja? Ku pikir Kyu akan membuangmu atau membakarmu dan mengganti dirimu dengan kelinci berwarna pink ” ucapnya lirih saat mengucapkan kata kelinci berwarna pink. Yeaah, kelinci berwarna pink memanglah simbo dari yeoja itu―Lee Sungmin.

Kyuhyun yang sebenarnya dari tadi berada di balik pintu karena ingin melihat apa yang akan di lakukan Ryeowook dengan boneka kesayangannya itu tertawa saat tebakannya benar kalau Ryeowook pasti akan berbicara dengan boneka itu seperti dulu. Tapi senyum itu menghilang saat melihat ucapan Ryeowook barusan. Mata yang tadi berbinar bahagia kembali meredup. Sebegitu sakitkah wookie? Sebegitu beratkah selama ini hari yang kau lalui?

Apa yang bisa ku lakukan agar kau mau melupakan semua ini dan memulainya dari awal. Tanpa pejodohan dan tanpa bantuan kedua orang tuanya. Dalam hati kecil Kyuhyun selalu berdo’a agar Ryeowooknya masih mencintainya. Tapi sekarang setelah melihat keadaan Ryeowook, bolehka  ia pesimis? Ryeowook nya seperti kehilangan nyawa saat membicarakan yeoja penyuka kelinci itu.

Di tekan dadanya saat Ryeowook kembali termenung. Sungguh, bukan ini yang ia harapkan.

“ Kalau pun Kyuhyun membuangmu, pasti aku akan mencarimu dan mengambilmu lagi ” lagi, Ryeowook berceloteh.

“ Meskipun kata orang kau sangat tak imut dan lucu seperti tak seperti kelinci, tapi bagiku kau benar-benar binatang yang sangat manis dan membuatku iri ” wajah Ryeowook yang muram kini cemberut, “ kau sangat tinggi, sedangkan aku pendek. Uggh, kau benar-benar membuatku iri ” lanjutnya.

Kyuhyun kembali termenung akan ucapan Ryeowook. Ryeowook benar, jerapah memang tak imut dan lucu tak seperti kelinci. Membandingkan antara Jerapah dan kelinci benar-benar seperti menusuk hati Kyuhyun dan Ryeowook.

Anggap saja bahwa jerapah adalah Ryeowook dan kelinci adalah Sungmin.

Kyuhyun menelan ludah keluh, ‘kau lebih manis dari apa pun di dunia ini Wookie-ah’ ucapnya halus.

Perlahan Kyuhyun beranjak pergi dari tempat mengitipnya, dia benar-benar tak sanggup jika harus terus-menerus mendengarkan celotehan panjang yang berakhir membuat dadanya sesak. Dia lebih memilih menemui Umma nya yang mungkin juga ada Umma Ryeowook di dalam kamar sana.

.

.

Semua orang pasti akan mengalami penyesalan, sakit hati, kekecewaan dan sebagainya

Tak perlu khawatir, karena semua akan ada balasannya

Di dunia ini selalu ada puncak dan ada lembah

Tuhan selalu tahu apa yang harus di perbuatnya

Begitu pun dengan cinta dan kecemburuan

Cinta dan kecemburuan tidak akan pernah hilang selama masih ada keyakinan dalam dirimu kepadanya, kau akan tetap memiliki keduanya

Dan

Cinta tak selamanya harus menang

Tidak peduli siapa yang menjadi antagonis dan protagonis dalam masalah ini

Karena pada akhirnya semua akan jelas di akhir cerita

.

.

.

.

.

TBC ^^

6 thoughts on “(GS/Chapter) Choose Me Or Your Past ~12

  1. uaaa~ semangat yaa eonn! good luck buat ujiannya fighting~!! ^^
    mungkin semua yws juga merasakan hal sama kayak eonni termasuk aku kkk~ tadinya sih engga percaya dan kirain itu cuma postingan dari yws ehh ternyata setelah cek weibo dan ig benar adanya. aku cuma bisa cengo dan bilang ‘seriusan yesung ngepost ini?’ tapi setelahnya.. yaa tau lah jadi gila kayak apa hahaha. back to review😀 wouu sepanjang chapter ini aku senyum-senyum terus -(kecuali pas bagiannya eunhyuk lol)- apa lagi pas bagian yewooknya beuhh ikut merona lol, lucu dan romancenya dapet banget b. kalo bisa liat mereka secara langsung pasti udah mati karena melting lol haha. rasanya engga lengkap kalo engga ada kutipan kata-kata dari eon yg emang d’o’b. oiya masalahnya eunhae kayaknya udah ada tanda-tanda mau kelar yaa hehe aku jadi pengen tau nanti hyuk bisa temenan sama wook engga xD okokok lanjut chapther depan. semoga aja nanti ada moodboster lagi xD fighting eon~ ^^

  2. wah, wook ktmu lg sm kyu, udah gtu di jmpt lg sm kyu d rumahnya bwt dtng krmahnya kyu. sprtinya ada yg bkln skt patah hati lg nih.

    kyk nya bnh2 cnt antara wook dan kyu mash ada. ayo kyu kau hrs purjuangkan dan rbut cnta dan hatinya wook lagi yg smpt hncur brantakan oleh prbuatanmu kyu. kau hrus brjuang, jika wook kmbli dia slamanya akan jd milik mu kyu.ayo smangat kyu.

    smpah si ming tuh saiko dah. kyknya dah ga waras, sgala acara dia ambil buat mndapatkan apa yg dia mau. udahlah ming nyrah aja, cinta tuh ga hrs memiliki.biarkanlah orang yg kita cnta hidup bahagia dngn orng yg dia cnta n syngi.

  3. iihhhh.. ternyata sungmin org yg mengerikan.. wajah manis’a menyimpan
    ambisi yg menakutkan… tp semoga sadar deh setelah benar2 ditolak
    Kyuhyun n ga akan berbuuat sesuatu lg buat nyakitin Wookie…
    Adaaa aja hal yg bikin Kyuwook ketemu, biarpun itu keberuntungan
    sih buat Kyuhyun yg pengen dapetin Wookie lg… tapikan kasian
    Kim yesung, harus selalu memendam perasaan’a terus2an..
    Pa lagi Wookie jg masih plin plan ama perasaan’a sendiri, merasa
    nyaman ama Yesung tp ga bisa nerima hati yesung.. Merasa benci
    ama kyuhyun tp ttp menyimpan rasa cinta… Ahhh.. cinta memang
    buta.. ^^
    Eh iyya daebak tuh punya teman2 kaya Kibum dan Key.. ada ga ya
    teman spt itu didunia nyata???

  4. awalnya ga terlalu ngerti alasan kibum ngebiarin itu semua terjadi padahal dia tau rencana sungmin.. ngebiarin kyu terus nyakitin wook.. dan bikin wook sakit hati..
    mungkin dgn begitu aku pikir wook akan mudah ninggalin kyu tp ga taunya masih aja ada cinta..
    oh wook aku ga tau mesti ngomong apa..

    Dan aku sangat suka ma key.. sumpah ya ni org TOP dah.. kurasa bener jg sih yg dilakuin nya.. drpd susah2 nasehatin org sedang berambisi kuat yg udah pasti ga bakal didenger mending biarin aja toh akhirnya sungmin bakal sadar sendiri kan.. dgn cara yg paling menyakitkan tentunya.. DIBUANG..

    hanya aja kenapa kyu begitu beruntung.. udah nyia-nyiain wook masih aja ada org yg mau bantu kyu dapetin wook lg.. *lirik teuk ma heechul*
    aku yakin wook yg diminta ke rmh kyu itu salah satu modus mereka buat ngedeketin kyuwook lg..
    yah aku jd penonton aja lah.. semoga beruntung kyu..
    meski aku lebih setuju wook ma babeh yesung..

  5. wah wah kibum the best jadi sahabat , dia ngebiarin semuanya agar sahabatnya bahagia ,,,walau sakit dulu sih si wooknya , dia ngak ngebiarin sahabatnya untuk twerus”an bertahan disisi kyu saat ada sungmin ,,

    dan key juga sangat keren jadi sahabat , suka banget dengan apa yg dilakuin key agar sohibnya itu sadar akan tindakannya ,,,
    walaupun disalahkan umin tp key bersikap dan bertindak tepat ,,

    kyu beneran butuhin wook yaa , makanya kyu jagan sia-siakan orang yang bener” mencintai mu ,, berjuanglah kyu agar wook bener” mau balik lagi kepelukan mu,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s