(GS/Chapter) Choose Me Or Your Past ~13

Tittle : Past Or Future?

Chapter 13

Author : Choi Ryeosomnia

Rate : T

Cast  :

_Kim Ryeowook ( yeoja )

_Cho Kyuhyun

_Kim Jong Woon aka Yesung

_Lee Sungmin

And Other Person

Pair : Kyuwook, Yewook, slight Kyumin

Summary :

Aku yang selalu mencintaimu tanpa memikirkan perasaanmu yang sesungguhnya terhadapku..

Aku tak pernah tahu apakah kau benar-benar mencintaku atau tidak..

Tapi saat dia hadir diantara kita, itu membuatku merasa hancur..

Dan saat itu aku sadar, bahwa cinta ini tumbuh hanya dipihakku saja..

Saat ini rasanya ingin pergi saja dari dunia ini..

_Choi Ryeosomnia_

.

.

.

Ryeowook mengerjap-ngerjapkan matanya lucu saat di rasa aroma sedap menyapu indra penciumnya. Dia sedikit terkejut saat bangun di sebuah kamar yang benar-benar tak bernuansa ungu seperti di kamarnya. “ Ahh~ ini kan kamar Kyuhyun ” diuceknya matanya beberapa kali dan mulai merenggangkan otot-ototnya yang sedikit kaku karena mungkin terlalu lama tidur. Di liriknya jam yang berada di meja nakas sebelah kanannya. “ Omoo~ jam 7.30 malam. Aku benar-benar terlalu lama tidur ” Ryeowook berjengit dari kasur dan langsung melesat turun ke bawah menuju dapur untuk melihat siapa yang memasak. Tapi dari harumnya sih Ryeowook bisa menebak kalau pasti Umma nya itu yang sedang memasak. Lagi pula kan Heechul Ahjumma sedang sakit jadi mana mungkin ia memasak.

Saat sampai di dapur matanya mengerjap-ngerjap lucu. ‘Ekkhh? Apa aku tak salah lihat?’ batin Ryeowook serta tangannya ia gerak-gerakkan untuk lagi (lagi) mengucek matanya. “ Ah, Umma? Kyu? ” Ryeowook memanggil sedikit ragu saat menyebut ‘Kyu’ . ck, setahunya Kyuhyun kan tak bisa memasak, jadi untuk apa Kyuhyun di dapur bersama dengan Umma nya?

“ Aigooo~ anak Umma baru bangun eoh? Ck, tidurmu benar-benar seperti kerbau ” ejek Leeteuk yang membuat Ryeowook berlari kearahnya dan mencubit lengan sang Umma. “ Ya! kenapa mencubit Umma? ”

“ Salah sendiri Umma mengataiku kerbau ” di poutkan bibirnya imut.

“ Apa? Memang begitu kan? buktinya kau tidur sangat lama sekali. Umma pikir kebiasaanmu yang tak bisa tidur di kamar orang lain masih melekat, ahh~ ternyata Umma salah. Kau begitu nyenyak tidur di kamar Kyuhyun ”

Muka Ryeowook sudah bertransformasi menjadi semerah tomat matang saat mendnegar ocehan Umma nya. Uggh, disini kan masih ada Kyuhyun, seharusnya Ummanya itu tak boleh berbicara seperti itu. Ryeowook menggembungkan sebelah pipinya lucu, yang tentu saja membuat Leeteuk dan juga Kyuhyun tersenyum akan tingkah gadis mungil itu.

Leeteuk mengendus-ngendus seperti kucing ke badan Ryeowook. “ Ck, kau belum membersihkan badanmu? Bau sekali ” lagi-lagi sang Umma membuat Ryeowook tersipu malu. Hah~ terkadang memiliki Umma seperti Leeteuk benar-benar membuatnya harus rela menurunkan harga dirinya di hadapan mantan kekasihnya itu. “ Umma~ aku kan baru bangun tidur ja— ”

“ —Sudah sana cepat mandi. Masakan Umma nanti tertular air liurmu dan bau mu itu ” Leeteuk terkikik setelah mengucapkan hal tersebut. Dengan langkah yang di hentak-hentakkan, Ryeowook berjalan menjauh dari dapur, menyisakan Leeteuk dan juga Kyuhyun yang tertawa kecil.

.

Perasaan yang telah perlahan hampir memudar itu kini telah kembali tumbuh

Kau percaya pada takdir kan?

Ikuti saja jalan takdirmu dan berusalah agar mendapat kebaikan dalam takdirmu

_Choi Ryeosomnia_

.

.

Sungmin memandang pantulan dirinya di cermin. Entah apa yang ada dalam pikirannya saat ini. Tapi dari sorot matanya, bisa kita lihat dengan jelas bahwa mata itu menyiratkan keterpurukan dan kesedihan. “ Apa yang harus ku lakukan? ” bisiknya pada pantulan dirinya di cermin.

.

.

Ryeowook memutar-mutar dirinya di cermin. Wajahnya berulang kali cemberut—tersenyum—bibirnya maju kedepan—tersenyum—menggembungkan pipinya lucu—cemberut lagi—tersenyum dan selalu begitu berulang-ulang.

“ Aiish! Bajunya terlalu besar. Aku jadi tak enak memakainya. Uhh, mana pundakku terlalu kecil lagi. Kan jadi sering melorot-melorot sendiri ” kesalnya yang masih berdiri di depan cermin besar milik Kyuhyun.

Ryeowook membenahi bajunya yang melorot di pundak kiri. Dan berhasil. Namun sedetik kemudian pundak kanannya terlihat karena kini gantian yang melorot. Ryeowook cemberut.

CEKLEEEKK~

Ryeowook memutar tubuhnya untuk melihat siapa yang datang.

“ Apa yang kau lakukan? Kau asyik bercermin dan membuat kita semua kelaparan tahu ” Oh, ternyata magnae evil kita lah yang telah membuka pintu itu.

“ Mianhae. Kalian makan saja duluan. Aku akan menyusul nanti ” jawab Ryeowook sembari menutup kedua pundaknya agar tak terlihat Kyuhyun.

Kyuhyun mengangkat sebelah alisnya, “ Umma tak mau makan jika kau tak berada disana. Lagian kau ini, apa sih yang kau lakukan? ” Kyuhyun bertanya penasaran dengan mendekati Ryeowook. tangan Ryeowook semakin mendekap tubuh mungilnya erat. “ A-aku ha-hanya, enggg..”

“ Apa? ”

“ Ba-bajunya Heechul Ahjumma terlalu besaaar. Jadi pundakku sering terlihat jika bajunya melorot ” rengeknya manja dengan sedikit tersipu saat mengucapkannya. Hei, mereka ini kan mantan kekasih, jadi wajar kan kalau masih ada rasa malu atau pun canggung mengingat masalah mereka juga cukup serius.

Kyuhyun mmebuang muka sembari mendengus menahan tawa. Sungguh, ekspresi muka Ryeowook baru saja jarang sekali dilihat oleh Kyuhyun semenjak kehadiran Sungmin. Hah~ rindu sekali rasanya. Tak mau berlama-lama akhirnya Kyuhyun berhasil membuat tawanya tak meledak dan kembali memandang Ryeowook. “ Sudahlah, toh hanya untuk makan malam saja kan, tak ada orang lain. Jadi kau tak perlu malu ”

Dengan sekali tarik Kyuhyun berhasil menyeret Ryeowook sampai di meja makan. “ Ya! kau ini apa-apaan sih? Kenapa di kamar lama sekali? ” sungut Leeteuk Umma Ryeowook.

“ Sudahlah Teukie, mungkin Wookie kita yang manis ini masih berdandan agar Kyuhyun semakin mencintainya, iya kan Wookie chagy? ” Heechul mengerlingkan sebelah matanya menggoda Ryeowook. jelas saja Ryeowook langsung terbatuk. “ Uhukk..uhuk..uhukk.. ”

Kyuhyun mengambil segelas air putih dan menyodorkannya pada Ryeowook. dengan sedikit mengelus punggung yeoja itu agar sedikit tenang. “ Lain kali hati-hati ” titah Kyuhyun lembut sembari tersenyum. Tidak, bukan senyum evil seperti biasa, melainkan ini adalah senyum lembut yang begitu menawan. Entah sadar atau tidak kini Ryeowook dan Kyuhyun saling berpandangan. Mereka saling menatap dalam seolah-olah terbawa ilusi di dunia yang mana hanya ada mereka berdua.

“ Ekhem, berpandangannya nanti saja dong. Kita kan kesini mau makan ” deheman kecil Leeteuk berhasil menyadarkan kedua insan yang tenggelam dalam pemikiran mereka masing-masing.

Ryeowook tersenyum kikuk dan langsung menyantap makanan yang sudah tersedia di piringnya begitu pun dengan Kyuhyun. jantung keduanya seolah berpacu cepat. Rasanya sudah lama sekali mereka tak saling menatap dan memberi kehangatan seperti tadi. Rindu eoh? Ckckck.

.

Beri aku satu alasan kenapa aku tak mampu melupakanmu

Beri aku satu alasan kenapa hatiku selalu berdetak cepat saat memandangmu

Dan cukup berikan aku satu jawaban mengapa aku selalu memikirkanmu?

_Choi Ryeosomnia_

.

.

Pagi ini suasana di kediaman rumah Cho tampak ramai dan diselimuti rasa bahagia. Mengingat semalam Leeteuk memutuskan untuk menginap sementara di rumah kediaman Cho itu selama Heechul belum sembuh total. Dan dengan sedikit paksaan oleh Heechul, akhirnya Ryeowook pun terpaksa ikut andil dalam masa-masa menginap itu.

Ryeowook berdiri di gerbang depan rumah milik keluarga ‘Cho’ tersebut. Sepertinya dia menunggu seseorang. Tapi siapa?

Tiinn.. Tiin.. Tiinn..

Ryeowook menyingkir sedikit karena mobil milik Kyuhyun mau lewat. “ Ayo! ” ajak Kyuhyun.

Ryeowook menggeleng. “ Wae? Kita kan satu sekolah? ”

“ Yesung Oppa sudah berjanji akan menjemputku Kyu, kau pergilah dulu ” ujarnya lembut.

Kyuhyun tertegun dan rahangnya mengeras. Tidak bisa apa untuk hari ini saja tak usah menyebut nama namja saingan beratnya itu. Ck, membuat mood nya rusak saja.

Kyuhyun membuka pintu mobilnya keras, dan menarik kasar tangan Ryeowook lalu mendorongnya untuk duduk di samping kemudinya. Ryeowook berontak tapi tak ditanggapi apa pun oleh Kyuhyun. di kuncinya pintu mobil tersebut agar Ryeowook tak macam-macam. Dengan sedikit kencang diinjaknya gas mobil tersebut dan melajukannya dengan kecepatan yang tak bisa dibilang pelan.

“ Kyuu~ aku sudah berjanji pada Yesung Oppa untuk menunggunya ”

“ … ”

“ Kyu, berhenti! Yesung oppa sedang dalam perjalanan menuju rumahmu ”

“ Aku tak peduli ” jawabnya dingin.

“ Ku bilang berhenti! ” pekik Ryeowook yang tentu saja tetap tak di gubris oleh namja disebelahnya itu.

“ Ya! berhenti sampai sini Tuan Cho ” lagi, teriaknya yang dianggap angin lalu oleh Kyuhyun.

Merasa sia-sia, akhirnya Ryeowook pun hanya pasrah dan mengalihkan perhatiannya ke jendela samping mobil untuk menatap keluar. Malas sekali rasanya berteriak pagi-pagi begini dengan manusia tuli seperti Kyuhyun.

“ Aku tak akan membiarkanmu disentuh oleh namja lain selain aku ”

Ryeowook menoleh, “ Cih, kau sudah tak ada hubungannya denganku ” desisnya.

Kyuhyun menyeringai, “ Tapi aku masih merasa ada hubungan denganmu bahkan sampai kapan pun itu ”

“ Kau egois ”

“ Ya, aku memang egois ” jawab Kyuhyun santai.

.

_Choi Ryeosomnia_

.

.

Yesung tertidur di bangu taman sekolah tersebut dengan berbantalkan paha kecil Ryeowook untuk menopang kepalanya yang ekhem diatas rata-rata itu. Tak ada yang lebih menyenangkan baginya selain keadaan yang seperti ini. Yeah, dengan begini dia bisa merasa sepenuhnya memiliki Ryeowook seutuhnya, tentunya tanpa Kyuhyun yang begitu egois ingin merebut kembali yeoja ini.

“ Oppa~ apa Oppa tidak lapar? ”

“ Aniyaa, disaat seperti ini Oppa bahkan melupakan semuanya. Hanya kau yang Oppa ingat ” Yesung menjawab dengan mata yang masih menutup rapat.

Ryeowook menyentuh dadanya, rasa sesak itu memenuhi hatinya. bagaimana mungkin bisa seperti ini? Kenapa Yesung selalu saja membuat hatinya berdenyut sakit?. Ah aniyaa, bukan Yesung. Melainkan ucapan Yesung. Ryeowook benar-benar merasa menjadi orang jahat di dunia ini. Seolah menjadikan Yesung pelarian.

.

Tidak ada yang terjadi tanpa alasan, semuanya itu saling berkaitan

_Choi Ryeosomnia_

.

.

“ Apa lagi yang kau mau? ” desisi Kyuhyun tajam memandang yeoja kelici itu.

“ Kyunnie~ kau tak bisa memutuskan aku dan pergi meninggalkan aku begitu saja ” ungkapnya dengan suara bergetar.

Kyuhyun berdecih, “ Kenapa tidak? Kau dulu bahkan meninggalkan aku dengan keadaan yang jauh lebih menyakitkan di banding ini? ”

Sungmin tertohok akan yang didengar. Ya! dulu ia memang yang meninggalkan Kyuhyun. tapi ia pergi untuk mengejar mimpinya. Dia ingin menjadi yang terbaik, dan bukan meninggalkan dirinya untuk orang lain. “ Tapi pada akhirnya aku kembali lagi padamu Kyunnie!! ”

“ Memang benar kau kembali lagi padaku. Tapi sayangnya semua sudah berubah. Aku sudah menemukan orang lain yang lebih baik dari dirimu. Ciih, bodohnya aku yang harus menyakiti dirinya hanya karena yeoja tak tahu diri sepertimu ”

Nyuuuuutttttt~

Hati Sungmin remuk akan hinaan Kyuhyun. tak tahu diri?

“ Ya kau benar. Aku memang tak tahu diri. Aku memang yeoja sialan. Aku memang yeoja pengecut yang hanya bisa menikam musuh dari belakang. Tapi asal kau tahu Kyunnie, aku melakukan ini semua karena aku terlalu mencintaimu, aku melakukan ini karena aku tak sanggup kehilangangmu, aku melakukan ini semua karena hanya memang aku yang berhak memilikimu ” Sungmin jatuh berlutut di hadapan Kyuhyun. air mata itu merembes jatuh membasahi lantai atap yang terbuat dari marmer.

Kyuhyun yang selalu tak tega jika Sungminnya menangis kini telah berbanding terbalik. Tak ada belas kasihan sama sekali yang diberikan Kyuhyun untuk yeoja yang berlutut di hadapannya itu. Bahkan matanya berkilat mengobarkan kebencian yang mendalam. Yeah, Kyuhyun memang mengetahui semuanya. Dia sudah mendengar semuanya dari Key. Dan demi Tuhan, Kyuhyun benar-benar mengumpat nama Sungmin dengan kutukan dan sumpah serapahnya.

“ Demi Tuhan Lee Sungmin. Aku benar-benar membencimu. Kau benar-benar iblis. Bisa-bisanya kau merencanakan ini semua. Kau hampir saja membuat Wookie mati membeku di taman karena kau membuatku lupa akan janji ku padanya ”

“ Kenapa kau menyalahkanku? Bukankah kau sendiri pun juga melupakannya? Seharusnya kau tak melupakannya ” lirihnya lemah karena sudah tak mampu lagi berteriak. Tenggorokannya kering dan teramat sakit.

Kyuhyun diam mematung. Benar! Dia pun juga bersalah, dia memang melupakan Ryeowook saat itu. Tapi sungguh, jika saja Sungmin tak terus-terusan memohon dan memelas padanya mungkin kejadian ini tak akan terjadi.

“ Ku mohon kembalilah padaku Kyunnie ” isaknya pelan.

Kyuhyun tak menghiraukan isakan mau pun ucapan Sungmin. Dengan langkah panjang ia pergi meninggalkan Sungmin yang masih berlutut sambil menangis.

Key yang melihat Kyuhyun pergi, langsung berjalan mendekati Sungmin dan memeluknya.

“ Puas. Sudah puas kau mengkhianatiku hah? ”

Key menggeleng, “Bukan begitu Minnia-ah. Aku hanya tak ingin kau jatuh terlalu dalam lagi ”

“ Semua tak akan seperti ini jika saja mulut brengsekmu itu tak membocorkan semuanya pada Kyuhyun ”

Key tercekat akan nada dingin Sungmin. “ Aku melakukan ini semua demi kamu Minnie-ah ”

BRAAAKKK~ di hempaskannya tubuh kurus Key sampai terjatuh di lantai dengan kasar. Key meringis sakit pada pantatnya.

“ Demi aku? Jika kau mengatakan ini semua demi aku, kau benar-benar bodoh Key. Demi Tuhan, kau sudah membuat Kyuhyun membenciku bahkan tak mau melihatku lagi ”

“ Tapi—”

” Jika kau memang sahabatku, seharusnya kau mendukungku. Bukankah kau sendiri yang mengatakan kalau kau akan selalu mendukung keputusanku? Bahkan kau juga bilang bahwa beberapa hari yang lalu bahwa aku harus meneruskan semuanya. TAPI SEKRANG APA? KAU JUSTRU MENUSUKKU DARI BELAKANG ” seru Sungmin keras.

Key mematung, tak tahu apa yang harus di ungkapkan lagi. Berbicara pada seseorang dalam keadaan genting seperti ini tak akan ada gunanya.

“ Kenapa kau diam? Kau sudah sadar bahwa kau bersalah hah? ”

Key menggeleng, “ Tidak Minnie. Aku benar-benar melakukan ini untukmu. Aku tulus menganggapmu sebagai sahabatku. Aku tak ingin kau jatuh lebih dalam lagi sungguh ”

Sungmin tertawa hambar. “ Cihh, jangan sok baik dan pengertian. Ku pikir kau benar-benar temanku. Tapi nyatanya kau..” Sungmin menggantung kalimatnya dan berjalan mendekat pada Key, menjambak rambut yeoja bertubuh kurus itu kasar sehingga menghasilkan ringisan sakit dari Key. “ ..Kau tak lebih dari seekor tikus jelek yang lebih pantas jika di musnahkan ” berakhir dengan kata-kata barusan yang meluncur dari bibir M milik Sungmin, dengan sedikit kasar Sungmin menyuruh Key berdiri dengan menjambak rambutnya kasar. Key meringis kesakitan. Sungmin benar-benar tampak mengerikan.

BRUKKKK..

Lagi, Sungmin menjatuhkan Key ke lantai dengan amat tak manusiawi. Kakinya menendang-nendang wajah Key beberapa kali dengan amat keras sehingga membuat wajah mulus tanpa cacat milik yeoja kurus itu mulai memar dan keluar darah segar dari bibir tipisnya.

Buagghh.. Buagghh.. Buaagghh.. dengan amat lincah kaki itu terus menerus menendang apa saja dari bagian tubuh Key. Hati dan fikirannya bahkan sudah seperti hewan yang tak punya belas kasihan.

“ Lebih baik kau mati saja tikus jelek ” kali ini Sungmin menarik rambut Key lagi untuk berdiri. Key yang memang sudah lemah hanya bisa menurut. Tangan kanan Sungmin yang bebas mengepal kuat bersiap-siap memberikan bogem mentah untuk Key. Namun usahanya terhalang begitu sebuah tangan mendorong tubuhnya dan menampar pipi kirinya.

PLAAKKKK

“ Kau! APA YANG KAU LAKUKAN PADA KEY SUNBAE HAAHH? ” seseorang tersebut berteriak kencang setelah mendaratkan tamparan yang cukup keras untuknya. Sungmin menggeram kesal dengan memegangi pipi kirinya yang terasa sangat panas. Menatap mengejek pada seorang yeoja yang menganggu kesenangannya bersama Key. Berdecih sebentar sebelum akhirnya berdiri dari jatuhnya yang secara sengaja di dorong oleh yeoja sok pemberani itu. “ Senang bertemu denganmu Wookie-ah ” sapa Sungmin sok manis dengan seringaian yang terbentuk sempurna di bibirnya.

“ Jangan pernah berani menyebut namaku dengan bibir jalangmu itu ” Ryeowook berucap dingin dengan menatap nyalang pada Sungmin. Matanya menyiratkan begitu kental akan kebencian pada yeoja kelinci itu. Aura membunuh masih bisa Key tangkap dalam diri Ryeowook. beginikah yeoja mungil itu jika sudah marah besar? Batin Key.

“ Berani-beraninya kau— ”

” Apa? Kau pikir aku tak berani dengan seorang pengecut jalang sepertimu hah? ” tantangnya sangar yang semakin membuat rahang Sungmin mengeras. Yeoja mungil itu berani-beraninya memanggil dirinya jalang. Apa dia tak tahu bahwa Sungmin sedang berada dalam tahap buruk saat ini dan itu bisa berbahaya bagi dirinya. Sungmin sedikit kaget saat yeoja di hadapannya itu menyebut kata ‘pengecut’. Mungkinkah dia tahu?

“ Kau yang jalang. Kau merebut Kyuhyun dariku, membuatnya melupakanku dan lebih memilihmu ”

Ryeowook mengangkat sebelah alisnya “ Apa? Aku merebut Kyuhyun darimu? Apa tak salah? Ku pikir kaulah yang seperti itu. Ciih, berperilaku sok baik tapi hatimu busuk. Kau memiliki harga diri yang tak lebih mahal dari seorang pelacur murahan ”

Demi Tuhan, Key maupun Sungmin tak menyangka bahwa gadis manja dan selalu bertutur kata lembut itu kini bisa mengeluarkan ucapan pedas dan begitu menusuk.

Sungmin mengangkat sebelah tangannya dan bersiap menampar wajah Ryeowook yang berdiri tegak di hadapannya, tapi terlambat. Ryeowook lebih dulu menangkis tangan tersebut dan..

PLAAKKK~ PLAKK~ PLAAKKK~

BRUUKK…

Damn it!!! Apa yang dilakukan oleh Ryeowook??? yeoja itu dengan beraninya menampar pipi kanan dan kiri Sungmin secara bergantian lalu mendorong tubuh Sungmin hingga terhuyung kebelakang. Sungmin begitu terkejut akan perlakuan yeoja itu. Yeoja yang selalu ia anggap lemah dan tak berdaya itu menamparnya? Ingat!! ME-NAM-PAR-NYA!!!!!

“ Kau boleh menyakitiku, tapi tidak dengan orang-orang yang penting untukku. ”

Ryeowook mendekati Key yang masih setia tengkurap pada posisinya awal, memapah tubuh kurus itu untuk pergi menjauh meninggalkan Sungmin yang masih diam dan memegangi pipinya yang memerah.

.

.

.

Ryeowook mengobati luka Key dengan hati-hati. Tak ada percakapan, hanya diam dan deru nafas mereka yang beradu yang mengiringi keheningan di antara mereka. Key bingung. Ia bingung harus berbuat bagaimana, sungguh ini benar-benar situasi yang tak mengenakkan. Banyak hal yang ingin dia ucapkan tapi semuanya tertelan begitu saja saat melihat wajah datar di depannya. Ryeowook yang seperti ini berbeda sekali dengan Ryeowook yang dikenal oleh orang lain. Dia tak banyak bicara bahkan diam saja semenjak terakhir mengucapkan kalimatnya pada Sungmin tadi. Key tak dapat menebak apa yang ada dalam pikirannya. Tapi yang jelas Key mulai berfikir bahwa mungkin Ryeowook tadi sudah mendengar semuanya dan bisa jadi membencinya. Tidak masalah jika Ryeowook membencinya karena mendukung Sungmin, karena dia merasa pantas untuk di benci memang. Tapi Key sangat berharap bahwa gadis di depannya ini bisa kembali ke pelukan Kyuhyun dan memulai semuanya dari awal. Ia memang tak mengenal Kyuhyun maupun Ryeowook secara dekat, tapi ia faham betul akan hubungan keduanya.

“ Gomawoyo ” Key sedikit gugup saat mengucapkannya.

“ Aku yang seharusnya mengucapkannya padamu Sunbae ” jawabnya dengan masih mengobati luka Key di area sekitar pelipisnya.

“ Ehh? ”

Ryeowook menghela nafas berat dan mulai membersihkan peralatan-peralatan yang ia gunakan untuk mengobati luka Sunbaenya tersebut. “ Terkadang di dunia ini banyak sekali hal-hal yang tak bisa diutarakan dengan kata-kata. Sama seperti perasaan Sunbae yang tulus pada Sungmin Sunbae. Aku tahu Sunbae melakukan itu semua demi meyelamatkan Sungmin Sunbae untuk tak melangkah terlalu jauh dalam kegelapan. Aku tahu Sunbae benar-benar memiliki hati yang tulus ” senyum tipis ia berikan pada Key.

“ Kau mengetahui semuanya? ”

“ Ya, Kibummie sudah menceritakan semuanya padaku. Oke awalnya aku memang marah padanya, tapi perlahan aku mulai menyadari akan tujuan Kibum yang menyembunyikan semuanya padaku. Perasahaan murni dalam ikatan persahabatan, perasaan ikut tersakiti saat melihat sahabatnya menangis, perasaan simpati ketika melihat orang yang sudah dianggap saudara. Aku tahu Kibum melakukan ini semua karena ia teramat menjaga perasaanku. Dia tak ingin melihatku menangis lagi. Dan aku hargai usahanya itu ”

Key tersenyum memandang yeoja mungil itu. Kagum padanya karena gadis yang terkenal manja ini bisa menyikapi semuanya dengan kepala dingin.

.

Semua masalah pasti ada jalan keluarnya

.

.

.

Ryeowook berbalik memutar arah saat hendak berpapasan dengan Kyuhyun. hatinya masih belum siap, dan entah sampai kapan akan terus seperti ini. Semua yang dikatakan oleh Kibum perihal Sungmin membuatnya sedikit melunak. Ryeowook semakin mempercepat langkah kakinya saat merasa seseorang yang mengikutinya dari belakang. Oh Tuhan, tolong jangan biarkan Kyuhyun untuk dapat mengejar Ryeowook.

“ Wookie-ah, ayo kita pulang bersama ” ajak Kyuhyun sembari tersenyum yang sudah mensejajarkan langkahnya dengan gadisnya itu. Eh? Gadisnya?

“ Tidak, aku bisa naik bis ”

“ Kenapa harus naik bis kalau ada aku? ”

“ Karena aku tak mau naik mobilmu ”

“ Kenapa? ”

“ Kau tahu jawabanku ”

“ Tidak ” balas Kyuhyun singkat yang masih mengekor. Ryeowook memutar bola mata bosan, lebih baik diam dari pada meladeni ucapan Kyuhyun yang sudah seharian ini selalu membuatnya jengah karena terus-terusan mengajaknya berkencan. Ck, apa dia tak tahu bahwa kelakuannya itu benar-benar membuat dirinya kesal.

“ Bagaimana kalau kita mampir ke kedai ice cream dulu? ” tawarnya yang kini berjalan mundur di depan Ryeowook dengan tangan yang melipat di tengkuknya.

“ Aku sedang tidak bernafsu untuk membeli ice cream ”

“ Aku yang akan menraktirmu? ”

“ Tidak per—Yesung Oppa!! ” Ryeowook tak melanjutkan kalimatnya saat melihat namja bernama Yesung yang kini sedang hampir masuk ke dalam mobil Audy merah miliknya. Yesung tersenyum dan melambaikan tangannya membentuk isyarat agar gadis itu menghampirinya. Dengan gesit Ryeowook berlari kecil menuju Yesung. Kyuhyun tersenyum kecut. Usahanya sia-sia untuk membujuk gadis itu kembali padanya. Ini terlalu sulit. Hah~ apa sebegitu bencinya dirimu padaku Wookie?

.

Bisakah kita kembali ke awal?

Kita mulai semuanya dari nol..

Dan aku berjanji tak akan membuatmu terluka sedalam ini

.

.

Kyuhyun berjalan lemas menaiki tangga rumahnya untuk sampai di lantai dua. Pikirannya melayang pada hal-hal tentang Ryeowook. Dia cemburu pada Yesung, cemburu karena pada akhirnya apa yang dikatakannya waktu di UKS saat itu benar. Dirinya terlalu sombong sehingga tanpa sadar menyakiti gadis itu teramat dalam. Dia sadar saat ini bahwa rasa cinta seseorang bisa saja pudar meskipun sedalam lautan perasaan tersebut tapi jika terus disakiti pasti rasa itu akan hilang.

“ Umma? ” Kyuhyun sedikit terkejut saat mendapati sang Umma yang berada di kamarnya. Setahunya Umma nya itu jarang sekali masuk ke kamarnya, yeah kecuali jika Kyuhyun sangat sulit untuk di bangunkan pagi.

Heechul tersenyum dan menepuk sisi sampingnya mengisyaratkan sanga anak untuk duduk disampingnya. “ Kau lelah hmm? ” dibelainya surai ikal kecoklatan milik Kyuhyun saat dengan lemah Kyuhyun menidurkan kepalanya di pangkuan Heechul.

“ Sangat ” ucapnya lirih. Heechul tahu apa penyebab perubahan sikap anaknya akhir-akhir ini, tentu saja pasti berhubungan dengan malaikat kecil milik Leeteuk. “ Dimana Wookie? Kau tak pulang dengannya? ”

“ Dia lebih memilih pulang bersama dengan Sunbae ku bernama Yesung ” sangat ketus saat menyebut nama Yesung, membuat Heechul terkekeh akan kecemburuan anaknya ini. Hei, Umma nya itu sangat mengenal Kyuhyun, dia tahu bagaimana Kyuhyun jika sudah cemburu. Pasti akan sangat kacau dan marah-marah. Tapi sekarang dia lebih terlihat errrr frustasi mungkin.

“ Kau tak berusaha menahannya? ” Kyuhyun menggeleng sebagai jawaban. “ Kenapa kau tak mengejarnya? ” tanya Heechul lagi dengan masih tetap mengelus rambut Kyuhyun.

“ Aku tahu dia pasti akan tetap lebih memilih Sunbae ku itu di banding aku. Dari pada aku kehilangan muka di depan rival ku, lebih baik aku disini menangis yang hanya dilihat Umma ”

Heechul benar-benar tak bisa menyembunyikan tawanya lagi kali ini. Sungguh, sifat anaknya kali ini benar-benar berbeda sekali. Sejak kapan anaknya yang sangat dingin dan selalu percaya diri bahwa semua yeoja akan memilihnya menjadi pesimis seperti ini? Dan Oh, jadi dia masih memikirkan gengsinya? Ck, benar-benar namja pabbo.

“ Seharusnya kau mengejarnya. Kau tak perlu malu jika Ryeowookie menolakmu, tapi setidaknya kau sudah berusaha kan? lagi pula siapa yang tahu akan apa yang terjadi nanti? Ya kan? ”

Kyuhyun memejamkan matanya sebentar, menimang-nimang ucapan Umma nya. Ya, Heechul benar. Kita memang tak akan tahu apa yang akan terjadi nanti. “ Aku akan mencobanya Umma ”

Senyum sumringah pun terpatri di bibir kissable milik Heechul. Ah, rupanya anaknya yang tampan dan sedikit angkuh itu sekarang sedikit dewasa dengan memikirkan dan mencoba memakai saran orang lain.

.

_Choi Ryeosomnia_

.

.

“ Ahjumma~ Umma kemana? ” Ryeowook yang saat ini sedang membantu memasak Heechul menanyakan keberadaan Umma nya yang tak terlihat sejak kepulangannya dari sekolah tadi. “ Ohh, tadi Umma mu ada urusan penting katanya dan akan pulang nanti larut malam, jadi dia tak bisa ikut makan malam bersama kita ” terangnya. Ryeowook mengangguk-ngangguk mengerti. “ Ohya, mungkin Ahjumma juga tidak bisa ikut kalian makan malam soalnya Ahjumma ada janji dengan dokter yang menangani kesehatan Ahjumma. Tak apa kan kalau kau makan malam hanya dengan anak nakal itu? ” Heechul berucap dengan santai tak memperdulikan seseorang yang diajaknya berbincang kini tengah memasang muka keruh. Bersama Kyuhyuh? Oh..God!! katakan ini hanya lelucon.

“ Ne~ ” Ryeowook menjawab setengah tidak rela.

.

.

Ryeowook mendesah berat saat berada di depan pintu kamar Kyuhyun. ingin mengetuk tapi ragu, jika tidak mengetuk nanti dia makan malam dengan siapa? Dan lagi juga dia tak setega itu sampai membiarkan Kyuhyun tak makan malam. Hah~ dengan menarik nafas panjang tangannya mulai terangkat untuk mengetuk pintu tersebut.

Tokk.. Tokk..

Ryeowook mengernyit heran saat tak ada pintu terbuka atau pun sahutan panggilannya. Sekali lagi ia mencoba mengetuk pintu itu, tapi hasilnya tetap tak ada jawaban. Dengan sedikit tidak sabar, Ryeowook mulai membuka pintu itu.

Cekleekk~

“ Eh? Tidak di kunci? ” herannya.

Kaki-kaki kecilnya melangkah mendekati seseorang yang masih terbaring damai dalam gulungan selimut itu. Mata Ryeowook melebar saat mendapati ‘KiKi’—boneka Jerapahnya di peluk erat oleh Kyuhyun. jantungnya berdegup kencang. Kenapa selalu saja seperti ini?

“ Kyu~ ireona.. Kyuuu~ ireona ” diguncangnya lembut tubuh Kyuhyun. sedikit ada pergerakan pada diri Kyuhyun. ah, Kyuhyun menggeliat pelan tanpa melepas pelukan eratnya pada boneka jerapah milik Ryeowook. senyum tipis terukir di bibir tipis milik Ryeowook. tangannya terangkat untuk mengelus rambut Kyuhyun yang …ah entah sudah berapa lama tak ia sentuh. Ryeowook masih bisa merasakan bagaimana rambut ikal kecoklatan itu masih tetap sama terasa lembut dalam telapak tangannya.

DEG~

Jantungnya seakan ingin copot saat bertatapan dengan Kyuhyun yang baru saja membuka matanya dan langsung menatap intens pada bola mata coklat karamel miliknya. Hampir saja Ryeowook menurunkan tangannya tapi dicegah oleh Kyuhyun. “ Jebaal~ lakukan itu lagi Wookie-ah ” pintanya memelas dengan sorot mata yang memohon. Awalnya Ryeowook ingin menolak, tapi melihat bagaimana pandangan memohon Kyuhyun rasanya seperti tak bisa mengabaikannya begitu saja. Ryeowook mengangguk dan mulai mengeluskan elusan lembutnya pada rambut milik namja yang kini tengah menutup matanya menikmati frasi bergerakan tangan mungil tersebut. Ah~ rasanya seperti kembali ke waktu itu. Waktu mereka masih tinggal satu atap.

“ Jangan tinggalkan aku lagi ”

Ryeowook memandang Kyuhyun bingung.

“ Jangan acuhkan aku lagi ”

Ryeowook semakin tak mengerti dengan namja yang masih setia menutup matanya tersebut.

“ Aku..Kau jangan pernah mengabaikanku lagi Wookie-ah ”

DEG..

Kembali jantungnya berpacu begitu cepat saat kedua mata itu saling memandang. Ryeowook tak mengerti apa yang diinginkan Kyuhyun. “ Aku tak mengerti apa maksudmu ” tangannya kini digenggam hangat oleh Kyuhyun. “ Maaf ” gumamnya lagi yang semakin membuatnya tak mengerti.

“ Maaf membuatmu menangis, maaf jika selama ini aku selalu mengabaikanmu, maaf karena selalu membentakmu setiap pagi, maafkan aku karena selalu tak bisa bersikap romantis padamu, dan maaf jika selama ini kau selalu terbebani akan perasaanku yang tak kau mengerti ” Kyuhyun berucap lirih dengan tetap tak mengalihkan sepasang matanya pada karamel cerah milik Ryeowook. mata karamel itu kini terlihat berair. “ Jangan menangis Wookie-ah, kau semakin membuatku merasa bersalah. Bencilah aku sesukamu tapi tolong jangan tinggalkan aku ”

Ryeowook menggeleng. “ Aku tahu, meskipun aku mengatakan ini mungkin kau sudah tak dapat percaya lagi padaku. Aku tahu kau sangat membenciku ” ujar Kyuhyun.

Ryeowook menggeleng lagi, “ Aku tak pernah membencimu Kyu ”

Kyuhyun langsung mendudukkan dirinya, menatap mata caramel itu mencoba mencari kebohongan disana, namun nihil. Mata itu justru memancarkan kehangatan tersendiri padanya, mata itu selalu bisa membuat dirinya seolah terjerat dalam dimensi gadis itu.

“ Meskipun aku tahu bahwa selama ini aku pelarian, tapi apa dayaku saat itu? Aku memang mencintaimu dan mencintai juga harus berani tersakiti ”

“ Kau salah, aku tak pernah menjadikanmu pelarian ” ungkapnya sembari menangkupkan tangannya membingkai wajah mungil nan imut gadis didepannya itu. Di usapnya lelehan liquid bening itu dari pipi sang gadis. Ini benar-benar menyakitkan.

“ Saranghae~ ”

DEG!!

Satu kata itu, kata yang benar-benar membuat Ryeowook melayang jauh, kata yang selama ini selalu ia nantikan meluncur dari bibir namja di depannya kini. Ryeowook bingung harus menjawab apa, tapi satu hal yang ia tahu bahwa ia merasa bahagia dengan ucapan Kyuhyun.

“ Jangan pernah pergi dari ku Wookie-ah ” pintanya.

Ryeowook diam, tak mengiyakan dan tak menjawab. Masih banyak hal yang harus ia bertimbangkan.

.

.

.

Makan malam di ruangan makan itu terasa begitu sunyi. Dua manusia yang sedang menikmati santapan malam mereka masing-masing diam begitu canggung. Sesekali mata mereka saling bertatapan dan berakhir dengan saling menunduk. Kyuhyun mendesah berat. Dia benci diabaikan apa lagi jika diabaikan oleh gadis di depannya ini.

“ Wookie-ah! ”

“ Hmm? ”

“ Maaf ”

Ryeowook menggeleng, “ Jangan meminta maaf terus Kyu ”

“ Tidak! Aku akan terus meminta maaf sampai kau mau memaafkanku dan kembali padaku ”

DREETT.. bunyi kursi yang di duduki Ryeowook brderit. Ryeowook bangkit dari duduknya dan membawa piringnya ke dapur untuk mencucinya. Sepertinya ia sudah usai makan dan lagi ia juga sudah tak mau membicarakan hal tersebut. Hatinya masih sakit dan belum mampu memberi jawaban.

Kyuhyun pun menghentikan makannya dan melangkah mengikuti Ryeowook.

“ Kyu! Apa yang kau lakukan? Leppaskan akuu ” pekiknya sembari melepas lengan kekar Kyuhyun yang kini memeluk pinggangnya dari belakang. Kyuhyun tak bergeming, bahkan ia menaruh dagunya di pundak kecil Ryeowook dan menolehkan wajahnya menghadap Ryeowook. “ Mianhae ” ucapnya pelan sembari mengecup lembut pipi Ryeowook. tangannya semakin erat memeluk pinggang gadis itu seolah tak akan pernah ia lepaskan lagi. Ryeowook memejamkan matanya, mencoba menahan air mata yang sudah mulai terasa mmenuhi pelupuk matanya. ‘jebaal~ jangan menangis’

“ Aku mencintaimu Wookie-ah ” diciumnya tengkuk yeoja itu dengan menyesap harum yang menguar begitu menenangkan. “ Aku akan merebutmu dari Yesung Sunbae ” ujarnya lagi.

Tangan kecil Ryeowook perlahan menuju lengan kekar Kyuhyun, mengelusnya lembut saat merasakan air mata Kyuhyun jatuh di pundaknya. Ini pertama kalinya baginya melihat Kyuhyun menangis, terlebih karenanya. Hatinya sedikit bahagia saat mengetahui bahwa Kyuhyun menangis untuknya. Tapi tidak!! Ini tak boleh terjadi. Dia tak boleh luluh begitu saja. Dilepasnya lengan kekar tersebut, “ Tolong jangan ganggu aku lagi, aku sudah lelah terus-terusan seperti ini Kyu. Hatiku sudah teramat lelah mencintaimu yang dulu tak kunjung kau sambut. Aku sudah lelah menangis untukmu bahkan aku sudah teramat lelah untuk mempertahankan perasaanku padamu ”

TESS.. TESS.. TESS..

Air mata Kyuhyun meluncur begitu saja. Kyuhyun berlutut di kaki Ryeowook. menangis dan menggenggam sebelah tangan Ryeowook erat. Matanya menatap manik karamel hangat milik Ryeowook. sesak rasanya begitu sesak saat ucapan itu keluar dari bibir tipis gadis yang sudah ia sia-siakan dulu. “ Beri aku kesempatan untuk memperbaikinya Wookie, aku..aku janji tak akan membuatmu menangis lagi. Jeball Wookie-ah ” pintanya lemah.

Ryeowook menggeleng dengan bibir yang melafatkan kata ‘Mianhae’. Di lepasnya tangan Kyuhyun dan mulai berjalan menuju kamarnya dengan tak menghiraukan keadaan Kyuhyun yang benar-benar menyedihkan.

Bagaimana rasanya Kyu? Sakit kan saat seseorang yang kau cintai mengacuhkan bahkan membiarkanmu menangis sendirian? Yah, aku tahu itu sangat menyakitkan. Tapi kau salah jika sakit yang kau rasakan begitu berat, karena gadis mungil itu jauh lebih sakit dari yang kau rasakan.

.

Semua yang telah kau lakukan pasti akan selalu ada balasannya

Tuhan tak pernah tidur, dia selalu memantau anak-anaknya di dunia ini

Menyakiti salah satu anaknya sama dengan menyakiti dirinya

Tenanglah, Tuhan itu panjang sabar

Dia akan selalu memaafkanmu, hanya sedikit pelajaran darinya agar kau tak mengulanginya lagi tak apa kan?

_Choi Ryeosomnia_

.

.

.

Pagi itu Ryeowook datang terlalu pagi di sekolahnya. Sebenarnya salahnya juga sih yang memang berniat menghindari Kyuhyun dengan cara bernagkat pagi dengan Eunhyuk. Ryeowook mendesah berat di samping Eunhyuk dan Donghae yang tengah berciuman panas. Ck, mereka itu selalu saja memperlihatkan adegan seperti itu tanpa memikirkan Sikon. Ryeowook memutar bola mata bosan dan lebih memilih meninggalkan keduanya untuk pergi ke perpustakaan sekolah.

Dengan langkah yang terkesan kecil dirinya berjalan menyusuri koridor sekolah yang masih tampak lenggang, hanya beberapa siswa saja sepertinya.

“ Hoaammzz ” menguap sedikit lebar dengan menutupinya menggunakan tangan kecilnya. Ryeowook benar-benar kurag tidur sepertinya. Semalam ia terus-terusan memikirkan Kyuhyun. berfikir cara bagaimana menghadapi Kyuhyun, bagaimana bicara dengannya atau bahkan bagaimana agar keduanya kembali seperti dulu! Eh, berpacaran maksudmu Wookie?? Oppzzz!!

SREETTT

“ Ah ” pekik Ryeowook tertahan saat bibirnya langsung di bungkam oleh seseorang dengan errrr bibir orang tersebut. Ryeowook membelalak seraya memukul-mukul dada orang tersebut. Sungguh, ini di luar dugaan. Orang tersebut tak menghiraukan pukulan Ryeowook dan lebih memfokuskan mencium bibir merah bak bunga mawar yang begitu memabukkan itu begitu seduktif. Matanya terpejam mencoba menyesapi bibir gadis itu. Tangannya perlahan menekan tengkuk Ryeowook untuk memperdalam ciumannya, dan tangan lainnya yang masih terbebas ia gunakan untuk menarik pinggan Ryeowook agar lebih menempel pada dirinya. Ah, Ryeowook rasanya benar-benar tak percaya dengan ini. Bagaimana bisa???

.

.

.

TBC!!!

.

.

Oke, mendekati Ending!! So, bersediakan anda untuk mengisi kotak review di bawah ini~ *pasang puppy eyes*

.

.

.

Ryeowook’s Wife ^^

10 thoughts on “(GS/Chapter) Choose Me Or Your Past ~13

  1. mwo??? itu wookie di cium sama sapa .
    bukan yesung kan?? kyu aja ya ya . qw rela🙂

    huft . akhirnya . kyu ngungkapin perasaannya juga ke wookie . gomawo atas nasehat eomma kyu .
    moga wookie mau nerima kyu lagi #semoga

    ok eonni . he . reviewnya dikit yee . next chap jangan lama lama nde

  2. akh jd trharu sama prjuangannya kyu, dan smoga prjuangannya kyu ga sia2. wook trima lg ne kyu nya. btw siapa yg cium wook????

  3. anneyeong chingu…mian bru komen di chap ni ^^…ehhh siapa tu yg lngsung cium2 aja…yeppa or kyuppa??? klau q sih pngennya kyu aja hehhhe…dan endingnya nanti kyuwook bersatu….dsini ming jhat amat ya…n q suka bnget adegan wookiee yg nmpar sungmin…hahhaha…jd nggk klihatan lemah bnget si wookiee nya….next chap jgn lama2 y chingu cs pnsrn tu ama yg nyium wookiee

  4. Diih.. ngeri amat sih sungmin bisa jadi kesetanan kaya gitu, bisa bertingkah
    mengerikan seperti itu, apalagi sama sahabatnya sendiri..
    untung deh ada Wookie yg nyelametin dia, kl ga mungkin bisa mati
    tuh Key ditangan Sungmin..
    kyuhyun bisa menyedihkan seperti itu juga ya didepan wookie, ampe mohon2 gitu..
    udah lupa dia ama sikap dia yg ketus, sengak, seenaknya sendiri..
    ahh.. Wookie untung kamu ga lgsg luluh ngeliat airmata kyuhyun..
    biarpun km masih cinta Kyuhyun tp setidaknya beri dia pelajaran biar
    ga akan semena2 lagi ama kamu…
    Ommo!!! ssiapa itu yg berani2ne langsung nyium Wookie, disekolah lg??
    kalo kyuhyun kayane ga mngkin deh, masa dia mau tambbah dibenci
    Wookie kl nekat ngelakuin itu??
    Eh, jgan2 yesung lg, karna dah frustasi selalu memendam perasaannya
    ke wookie selama ini…
    #tebak2buahManggis😀

  5. Hehehe… ^^
    Annyeong haseyo~ salam kenal ^^
    saya reader baru dan baca ff eonnie jadi seneng hehehe ^^
    nyari ff dengan pair wookie itu lumayan susah apalagi yang bagus kayak ff eonnie
    itu yang nyium si wookie kyuhyun ya kan?

  6. gila.. sungmin klo marah kejam amat..
    tp masih hebat wook lah.. dimana-mana kan jerapah lebih kuat drpd kelinci..
    pokoknya wook kereeeenn.. tp kurang puas harusnya sungmin ga cuma ditampar dong.. ditambah apa gitu..

    oh akhirnya aku nemu part kyu minta maaf langsung ke wook..
    itu udah aku tunggu dr awal kyu ketauan nyium sungmin di koridor sekolah.. ampe ditinggal wook tp masih aja sok.. dasar kyu egois.. harusnya aku pukul pake panci dulu palanya sebelum aku restuin ma wook..

  7. wookie daebakkk , keren bisa nampar umin mpe gitu , ^^
    beruntung banget punya sahabat kaya wook , dia ngak mau sahabat” atw teman”nya disakitin sama umin atw org lain , wook jadi lbih kuat ne ,,

    kyu frustasi bgt tuh smpai curhat ke ummanya gak semangat gitu ,,,
    kyu bener” tulus mnta maafnya ama wook , sampai mohon” lagi ,,
    wook beruntungnya km dapet air mata kyu tp air mata penyeselan kyu yg terlambat mnydri kesalahannya ,,

    ommona siapa yg nyium wook pagi” gitu ,, jgn” yesung atw kyu lagiii ,,,
    huwaaaa

  8. aigooooo yu wookie spa yg nyium smiga ja kyu #berdoa #berharap …apa yu yesung??? omoooooo no no andweeee hiks hiks…jeball eon next chap’a kpn ???? udh galau badai ne ngguen kljntnya…pplli ne kkkk^^

  9. Anyeong… saya reader baru… mian baru review dsini, keasyikan baca…
    Minie jahat, dan kyu jg egois bgt.. wook yg sbar (always)..
    Adakah ksempatan kdua untuk kyu?? Mampukah kyu membuat wook kembali??
    Fighting Kyu!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s